Imbas Kemarau Panjang, 18 Kelurahan di Jakarta Krisis Air PAM

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 22 September 2023 | 19:38 WIB
Imbas Kemarau Panjang, 18 Kelurahan di Jakarta Krisis Air PAM
Ilustrasi krisi air bersih. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya mencatat 18 kelurahan di Jakarta mengalami krisis air. Hal ini terjadi lantaran kemarau panjang yang melanda Ibu Kota beberapa bulan terakhir.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasruddin, menjelaskan 18 kelurahan itu berada di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Suplai air kepada pelanggan di 18 kelurahan ini menjadi minim dan bahkan mati.

Wilayah yang mengalami krisis itu adalah Penjaringan, Pejagalan, Pluit, Kapuk, Kalideres, Rawa Buaya, Pegadungan, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Pegadungan, Semanan, Duri Kosambi, Wijaya Kusuma, Jelambar Baru, Kapuk Muara, Tegal Alur, Kamal, Kamal Muara, dan sekitarnya.

Krisis air ini terjadi akibat adanya penurunan kualitas air baku di Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Hutan Kota sejak 8 September lalu. Air menjadi kotor dan tak sesuai standar untuk dialirkan ke rumah warga.

"Kemarau Panjang ini menyebakan nterusi air laut ke air sungai sehingga mengakibatkan total TDS (Total Disolve Solid) yang menjadi kualitas air tidak sesuai dengan Permenkes," ujar Arief kepada wartawan, Jumat (22/9/2023).

"Berdasarkan standar Permenkes, TDS air harus dibawah 200 sedangkan saat ini TDS air baku yang ada di IPA Hutan Kota mencapai 2000," Arief menambahkan.

Akibatnya, PAM Jaya harus menyetop IPA Hutan Kota yang suplainya sebanyak 450 liter per detik. Apalagi, IPA Hutan Kota tidak memiliki fungsi desalinasi.

"Dampak dari pemberhentian tersebut mengakitbatkan daerah yang sebelumnya mendapatkan suplai air dari IPA Hutan Kota menjadi terhenti," ucap Arief.

Sebagai upaya perbaikan, PAM Jaya melakukan realokasi pada titik-titik yang berpotensi menjadi sumber distribusi untuk diatur lalu lintasnya menuju utara dan barat Jakarta.

baca juga

Selanjutnya, PAM Jaya akan memaksimalkan pelayanan air tangki gratis sebagai bentuk bantuan untuk Masyarakat yang mengalami kekurangan air.

"Kita juga akan melakukan reinvestment berupa pemasangan membrane baru untuk bisa memproses air baku yang memiliki TDS tinggi atau mampu mengurai air laut. Untuk reinvestment ini memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikapi Seruan Prabowo, Unhan Undang Pakar hingga Perusahaan Bahas Krisis Air

Sikapi Seruan Prabowo, Unhan Undang Pakar hingga Perusahaan Bahas Krisis Air

News | Jum'at, 22 September 2023 | 13:05 WIB

3 Pekerjaan Rumah Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad, Dari Krisis Air hingga Tawuran Berdarah

3 Pekerjaan Rumah Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad, Dari Krisis Air hingga Tawuran Berdarah

Bekaci | Kamis, 21 September 2023 | 16:53 WIB

Cemari Udara, Pemprov DKI Hukum Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit di Jakarta Utara

Cemari Udara, Pemprov DKI Hukum Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit di Jakarta Utara

News | Rabu, 20 September 2023 | 15:12 WIB

Digeruduk Netizen Gegara Air PAM Terganggu, Wali Kota Bekasi Ketar Ketir Buka Instagram

Digeruduk Netizen Gegara Air PAM Terganggu, Wali Kota Bekasi Ketar Ketir Buka Instagram

Bekaci | Selasa, 19 September 2023 | 18:42 WIB

Derita Warga Kota Bekasi, Krisis Air Bersih Sebabkan Gatal-gatal hingga Keluarkan Rp2 Juta untuk Berobat

Derita Warga Kota Bekasi, Krisis Air Bersih Sebabkan Gatal-gatal hingga Keluarkan Rp2 Juta untuk Berobat

Bekaci | Selasa, 19 September 2023 | 17:03 WIB

Terkini

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:01 WIB

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Riau | Senin, 28 September 2026 | 18:00 WIB

Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!

Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 18:00 WIB

Google Maps Rilis Citra Satelit Terbaru: Jalur Gaza Berubah Jadi Lautan Puing

Google Maps Rilis Citra Satelit Terbaru: Jalur Gaza Berubah Jadi Lautan Puing

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 17:58 WIB

Kemenkeu Telah Lunasi Utang Gagal Bayar Waskita Senilai Rp722 Miliar

Kemenkeu Telah Lunasi Utang Gagal Bayar Waskita Senilai Rp722 Miliar

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:57 WIB

22 Saham Gocap Langsung ARB, Ini Daftarnya

22 Saham Gocap Langsung ARB, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:53 WIB

KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi

KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:52 WIB

Purbaya Bikin Aturan Baru Sebelum Dipecat dari Menkeu: Dana SAL Tak Lagi Disimpan di BI

Purbaya Bikin Aturan Baru Sebelum Dipecat dari Menkeu: Dana SAL Tak Lagi Disimpan di BI

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:51 WIB

Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga

Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 17:51 WIB

5 Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan dari Dalam Kapal, 64 Masih Dicari

5 Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan dari Dalam Kapal, 64 Masih Dicari

News | Senin, 28 September 2026 | 17:50 WIB

×