3 Mitos dan Legenda di Kalimantan Timur, 'Hantu Penyelam' hingga Pamali Tolak Tawaran Makanan di IKN Nusantara

Rifan Aditya

Kamis, 28 September 2023 | 12:43 WIB
3 Mitos dan Legenda di Kalimantan Timur, 'Hantu Penyelam' hingga Pamali Tolak Tawaran Makanan di IKN Nusantara
Sejumlah alat berat beroperasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa] - Mitos dan Legenda di Kalimantan Timur Bakal Jadi Ibu Kota Baru IKN Nusantara

Suara.com - IKN Nusantara akan berlokasi di Kalimantan Timur di mana tempat itu memiliki banyak cerita rakyat yang sudah melegenda. Berikut ini mitos dan legenda di Kalimantan Timur.

Salah satu cerita rakyat yang terkenal di Kalimantan Timur adalah tentang Pesut Mahakam, yaitu hewan endemik Kalimantan yang mirip dengan lumba-lumba. Pesut Mahakam bahkan dijadikan maskot provinsi Kalimantan Timur.

Namun selain legenda Pesut Mahakam, Kalimantan masih punya sejuta mitos dan legenda yang tak kalah menarik. Berikut beberapa di antaranya.

Mitos dan Legenda di Kalimantan Timur

1. Buaya Tak Memangsa Warga Asli Kalimantan

Mitos ini mencuat ketika ada seekor buaya yang berenang dari tengah sungi menuju ke tepi sambil membawa jenazah balita yang tenggelam.

Aksi buaya ini mencuri perhatian banyak orang karena jasad balita yang dibawa dalam keadaan utuh, tanpa kekurangan apa pun.

Mitos di balik kisah heroik ini adalah masyarakat asli Kalimantan memiliki hubungan kekerabatan dengan buaya sehingga mereka percaya, tak ada buaya yang berani memangsa warga asli.

2. Ular Penghuni Sungai Mahakam

baca juga

Masih di seputar sungai Mahakam, mitos lainnya yang dipercaya masyarakat adalah penghuni sungai yang berwujud ular naga dan muncul ke permukaan pada tengah malam sekitar tahun 1980.

Kala itu saksi mata mengatakan wujud naga terlihat jelas dengan mata yang terang dan tubuhnya besar. Jauh sebelum kisah naga ini muncul, warga sekitar percaya jika sungai terpanjang di Kalimantan Timur itu memiliki penghuni berupa ular.

3. Hantu Penyelam di Sungai 

Di balik keeksotisan sungai Mahakam, tersimpan juga sebuah kisah mistis tentang hantu penyelam yang bergentayangan di sekitar sungai.

Penyelam ini tenggelam ketika melakukan aksi penyelamatan pada korban yang terlebih dahulu tenggelam di sungai tersebut. Penyelam ini kemudian dipercaya menjadi hantu dan masih sering beredar di sekitar sungai.

Secara umum, warga di Kalimantan sendiri memiliki beberapa aturan tak tertulis tentang hal-hal apa saja yang boleh dilakukan atau dilarang. Ini biasa disebut dengan pamali.

Satu hal yang paling umum terdengar adalah pamali menolak tawaran makanan karena akan membawa bencana. 

Jika kalian diberi makanan atau minuman oleh warga asli Kalimantan, maka sebaiknya diterima saja dan dicicipi tapi tidak boleh dihabiskan. 

Untuk menangkal segala kemungkinan terburuk, kalian bisa menjilat ujung jari dan menyentuh leher. Hal sederhana ini dipercaya bisa menghindari kita dari bencana. Demikian deretan mitos dan legenda di Kalimantan Timur. 

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Investasi di PPU Terus Bertambah, Karena IKN?

Nilai Investasi di PPU Terus Bertambah, Karena IKN?

Kaltim | Rabu, 27 September 2023 | 20:54 WIB

Menteri Basuki 'Goda' Pengusaha China Investasi di IKN: APBN Hanya 20 Persen

Menteri Basuki 'Goda' Pengusaha China Investasi di IKN: APBN Hanya 20 Persen

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 13:20 WIB

Hanya Kendaraan Ramah Lingkungan, Alphard Hingga Avanza Dilarang Wara-Wiri di IKN

Hanya Kendaraan Ramah Lingkungan, Alphard Hingga Avanza Dilarang Wara-Wiri di IKN

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 10:35 WIB

Terkini

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Sport | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Ikano Unpad Desak Reformasi Hukum Notaris Hadapi Ancaman AI dan Cyber Notary

Ikano Unpad Desak Reformasi Hukum Notaris Hadapi Ancaman AI dan Cyber Notary

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi

Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:48 WIB

×