Ratusan Korban Jiwa Berjatuhan Akibat Serangan Israel, Dubes Palestina: Semua Rakyat Biasa, Wanita dan Anak-anak

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Selasa, 10 Oktober 2023 | 16:28 WIB
Ratusan Korban Jiwa Berjatuhan Akibat Serangan Israel, Dubes Palestina: Semua Rakyat Biasa, Wanita dan Anak-anak
Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun saat menyampaikan pernyataannya mengenai perang Hamas dan Israel di Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2023). (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Sekitar 1.000 orang lebih terdampak akibat perang antara Israel dan Palestina. Korban terus berjatuhan dari warga sipil karena hingga saat ini eskalasi peperangang sakin bergejolak.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun mengatakan banyaknya korban berjatuhan akibat tentara Israel melakukan serangan tanpa pandang bulu.

Mereka tak hanya menyerang pejuang Palestina, tapi serangan juga menyasar wanita dan anak-anak yang turut menjadi korban.

"Agresi Israel selalu seperti itu. Sekarang yang menjadi korban di Gaza semua itu adalah rakyat biasa, anak dan perempuan juga menjadi korban,” kata Zuhair di kantor Kedubes Palestina, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2023).

Selain menyerang warga sipil, tentara Israel secara membabi buta melakukan pengeboman dan penyerangan terhadap gedung-gedung yang ada, bahkan tempat beribadah seperti masjid.

“Dan juga mereka menyerang gedung-gedung yang dimana terdapat masyarakat di dalamnya," ucap Zuhair.

Zuhair mengaku geram atas kekejaman Israel. Negara Yahudi tersebut dinilai telah melanggar aturan internasional.

"Hanya dari Israel yang tidak patuh terhadap hukum dan aturan internasional, dan juga melawan humanisme. Terlihat dari cara mereka memperlakukan rakyat kami," ucapnya.

"Ini adalah situasi terkini, saya tidak akan menerima pertanyaan karena saya akan melakukan konferensi pers lainnya di DPR jam 14.00 WIB," tuturnya.

baca juga

Seperti diberitakan sebelumnya, kelompok militan Palestina, Hamas menyerang Israel dengan 5.000 roket dalam waktu 20 menit pada Sabtu (7/10) pagi.

Peluncuran roket tersebut merupakan respons atas penindasan terhadap warga Palestina yang dilakukan Israel. Israel kemudian membalas serangan roket tersebut dengan mendeklarasikan perang terhadap Hamas.

Alhasil, pembalasan yang dilakukan dengan meluncurkan serangan udara ke Jalur Gaza dengan menarget bangunan tempat tinggal, rumah sakit, hingga menewaskan warga sipil.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebut hampir 400 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan Israel. Lebih dari 2.000 lainnya luka-luka sejak serangan itu pada Sabtu (7/10) malam waktu setempat.

Dalam serangan umum 7 Oktober itu, Hamas menewaskan 700 warga Israel dan menawan ratusan lainnya. Sementara itu Israel, dalam serangan balasannya ke Gaza, sudah menewaskan lebih dari 400 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas Pakai Senjata Korut, Kim Jong Un: Israel Kriminal, Kami Dukung Negara Palestina Merdeka

Hamas Pakai Senjata Korut, Kim Jong Un: Israel Kriminal, Kami Dukung Negara Palestina Merdeka

News | Selasa, 10 Oktober 2023 | 16:05 WIB

DPR Dukung Kemenlu Evakuasi WNI di Palestina

DPR Dukung Kemenlu Evakuasi WNI di Palestina

DPR | Selasa, 10 Oktober 2023 | 15:48 WIB

Jokowi: Indonesia Mendesak Perang Palestina-Israel Segera Dihentikan!

Jokowi: Indonesia Mendesak Perang Palestina-Israel Segera Dihentikan!

News | Selasa, 10 Oktober 2023 | 15:44 WIB

Terkini

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

×