Kakek 81 Tahun Cabuli Anak di Bawah Umur, Minta Korban Jangan Cerita ke Siapapun

Farah Nabilla, Dyah Ayu Nur Wulan

Selasa, 14 November 2023 | 12:20 WIB
Kakek 81 Tahun Cabuli Anak di Bawah Umur, Minta Korban Jangan Cerita ke Siapapun
Ilustrasi pelecehan (Freepik)

Suara.com - Kekerasan seksual kembali terjadi pada anak di bawah umur. Seorang kakek inisial FW (81 Tahun) mencabuli pelajar SMP sejak akhir 2022 sampai Juli 2023. Menurut Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Henrikus Yossi mengungkap kalau korban sempat merasa tertekan saat pelaku memberi peringatan agar tidak bercerita pada siapapun soal pencabulan.

FW mengaku kerap memberi uang kepada korban inisial KC (16 tahun) sebesar Rp20 ribu hingga Rp50 ribu setelah merudapaksanya.

"Dia mewanti-wanti atau dia memperingatkan kepada si korban jangan cerita ke siapa-siapa, jangan kasih tahu ke siapa-siapa," ujar Yossi.

Pelaku dan korban merupaka tetangga di wilayah Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Orang tua korban diketahu mengenal dengan FW yang bekerja sebagai pemulung.

Menurut Yossi, korban dicabuli lebih dari 10 kali. Mulanya korban diiming-iming dengan diberikan uang namun berakhir dengan disetubuhi.

FW merupakan perantau, ia mengaku melakukan perbuatan ini dengan motif ingin memenuhi kebutuhan biologinya.

Meski sempat merasa takut dan tertekan, korban pertama kali mengungkap apa yang dialaminya kepada sang adik. Lalu adiknya memberitahu kepada ibunya.

"Korban pun kemudian bercerita kepada orang tuanya dan orang tuanya membuat laporan polisi," tutur Henrikus Yossi.

Atas kejadian ini, KC pun mengalami trauma psikologis dan diberi pendampingan oleh Unit Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DKI Jakarta. Hasil visu et repertum korban juga menunjukkan terdapat luka di bagian kelamin.

baca juga

FW saat ini sudah ditahan dan menjadi tersangka. Ia dijerat Pasal 76D tentang Persetubuhaan terhadap Anak dan 76E tentang Pencabulan Terhadap Anak Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joe Biden Minta Rumah Sakit di Gaza Dilindungi: Serangan Israel Jangan Ganggu RS!

Joe Biden Minta Rumah Sakit di Gaza Dilindungi: Serangan Israel Jangan Ganggu RS!

News | Selasa, 14 November 2023 | 09:17 WIB

Diduga Dilecehkan Anggota BEM, Korban Mahasiswi Baru UNY sampai Ingin Akhiri Hidup

Diduga Dilecehkan Anggota BEM, Korban Mahasiswi Baru UNY sampai Ingin Akhiri Hidup

Video | Senin, 13 November 2023 | 12:45 WIB

Netizen Bagikan Tips Move On Usai Jadi Korban Perselingkuhan: Kuncinya Jangan Salahkan Diri Sendiri

Netizen Bagikan Tips Move On Usai Jadi Korban Perselingkuhan: Kuncinya Jangan Salahkan Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 13 November 2023 | 11:23 WIB

Terkini

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

×