Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:10 WIB
Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI
Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan nilai tukar rupiah pada 18 Agustus 2026 tercatat di level Rp17.855 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 0,78% secara point to point (ptp) dibandingkan dengan level akhir Juli 2026. Foto Antara
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,78% ke Rp17.855 per dolar AS.
  • BI naikkan insentif lindung nilai untuk menjaga stabilitas rupiah.
  • Cadangan devisa Juli 2026 mencapai US$145,3 miliar.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengklaim stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus terjaga. Mata uang Garuda bahkan mencatat penguatan hingga pertengahan Agustus 2026, seiring respons kebijakan stabilisasi yang ditempuh bank sentral.

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan nilai tukar rupiah pada 18 Agustus 2026 tercatat di level Rp17.855 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 0,78% secara point to point (ptp) dibandingkan dengan level akhir Juli 2026.

"Perkembangan ini didukung strategi Bank Indonesia dalam mengoptimalkan seluruh instrumen moneter dan memperluas kebijakan insentif untuk meningkatkan aliran masuk investasi portofolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah, sekaligus mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas (PUVA)," kata Destry dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara virtual, Rabu (19/8/2026).

Menurut Destry, penguatan rupiah turut ditopang oleh sejumlah insentif yang diberikan BI kepada pelaku pasar. Salah satunya berupa kenaikan insentif Swap Jual Lindung Nilai menjadi 12,5%.

Selain itu, BI memberikan insentif untuk transaksi Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Jual Lindung Nilai sebesar 15%.

Bank sentral juga memperkuat kebijakan untuk mendorong transaksi menggunakan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra.

Insentif tersebut antara lain berupa premi Swap Beli Lindung Nilai sebesar 10% serta pengurangan premi DNDF Jual Lindung Nilai sebesar 10%.

Destry menegaskan BI masih akan mengoptimalkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah dinamika pasar keuangan global.

"Bank Indonesia akan terus menempuh berbagai strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan tetap stabil didukung penguatan respons kebijakan stabilisasi Bank Indonesia," jelasnya.

baca juga

Selain nilai tukar, BI juga memastikan kondisi eksternal Indonesia masih dalam posisi aman. Hal ini tercermin dari posisi cadangan devisa yang tetap tinggi.

Destry menyebut cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 mencapai US$145,3 miliar. Posisi tersebut setara dengan pembiayaan sekitar 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan ketahanan eksternal tetap kuat ditopang sinergi kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia dalam menghadapi gejolak global," kata Destry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:47 WIB

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Geram Ada Yayasan Minta Setoran Tanpa Kerja, BGN Buka Opsi Ganti Mitra SPPG

Geram Ada Yayasan Minta Setoran Tanpa Kerja, BGN Buka Opsi Ganti Mitra SPPG

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin

Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Sabun Batang vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Sehat untuk Kulit?

Sabun Batang vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Sehat untuk Kulit?

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:36 WIB

×