Tiga Petani di Sigi Sulteng Ditangkap Gegara Tolak Penggusuran, Aliansi Gerakan Reforma Agraria: Segera Bebaskan!

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 17 Desember 2023 | 18:17 WIB
Tiga Petani di Sigi Sulteng Ditangkap Gegara Tolak Penggusuran, Aliansi Gerakan Reforma Agraria: Segera Bebaskan!
Ilustrasi petani menolak penggusuran lahan. [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Tiga orang petani asal Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dikriminalisasi oleh Tim Operasi Pengamanan Hutan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi bersama dengan Tim Patroli Pengamanan Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TLL). Hal ini diduga berkaitan dengan perlawanan terhadap upaya penggusuran lahan petani di lokasi.

Ketiga petani yang ditangkap petugas pada 11 Desember 2023 lalu itu atas nama Farid alias Papa Fangky, Arwin alias Papa Angga dan Emon alias Papa Dafa.

Ketua Umum Aliansi Gerakan Reforma Agraria, Mohammad Ali mengatakan, tindakan penangkapan ini improsedural sebab surat penangkapan baru dilayangkan pada tanggal 13 Desember, yaitu dua hari setelah ketiga orang petani tersebut di tahan tanpa kabar sama sekali kepada pihak keluarga.

"Proses penyidikan juga dilakukan tanpa memberikan hak bagi tiga orang tersebut untuk meminta dan mendapatkan pendampingan hukum," ujar Ali kepada wartawan, Minggu (17/12/2023).

Menurutnya, tindakan kekerasan dan kriminalisasi di wilayah Taman Nasional Lore Lindu ini bukan kali pertama. Namun, tindakan kriminalisasi kali ini menjadi pelengkap dari catatan buruk tindakan pelenggaran HAM yang telah dilakukan oleh BBTNLL terhadap rakyat lingkar Kawasan TNLL.

Pada 2013 lalu, telah terjadi penangkapan terhadap satu orang petani di Kabupaten Poso dengan tuduhan melakukan pembalakan liar. Selanjutnya pada 2014 tercatat 13 orang petani dongi-dongi dikriminalisasi dengan tuduhan melakukan penebangan liar. Lalu pada 2016 14 orang petani Dongi-dong ditembaki saat sedang melakukan persiapan aksi demonstrasi menuntut tapal Batas TNLL.

"Kami menilai bahwa muara dari serangkaian tindakan kekerasan dan kriminalisasi di wilayah TNLL ini adalah klaim BBTNLL terhadap tanah dan wilayah rakyat lingkar kawasan TNLL yang sejak lama telah dipermasalahkan rakyat lingkar TNLL," ucapnya.

Apalagi, jauh sebelum kehadiran BBTNLL, kawasan tersebut bukanlah tanah kosong melainkan tanah yang telah digarap dan dimanfaatkan oleh rakyat sekitar. Pemanfaatan tersebut masih berlangsung hingga saat ini.

Ali mengatakan, kehadiran BBTNLL dengan pengusaan tanah yang sangat luas yaitu mencapai 215.733,70 hektare belum ditambah dengan berbagai izin perkebunan yang juga berada di sekitar lingkar kawasan TNLL.

baca juga

Selain itu, peristiwa penangkapan terhadap tiga orang saat ini bertolak belakang dengan program Reforma Agraria. Negara juga dianggap semakin tidak serius dalam menjalankan program reforma agraria yang telah dicanangkan.

"Reforma Agraria yang diprogramkan Jokowi adalah Reforma Agraria Palsu sebab semakin mempertegas monopoli atas tanah di tangan para tuan tanah di satu sisi dan semakin mengenyampingkan hak rakyat atas tanah di sisi yang lain," jelasnya.

Lima tuntutan dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria, yaitu:

1. Bebaskan Bapak Farid, Arwin dan Emon dan hentikan semua proses hukum terhadapnya karena mereka tidak melakukan tindakan pelanggaran hukum sebagaiman yang dituduhkan.

2. Berikan hak rakyat Sidondo I dan seluruh rakyat lingkar Taman Nasional Lore Lindu untuk berladang dan memanfaatkan hasil hutan serta seluruh sumber daya alam yang terkandung di dalamnya secara adil dan bertanggung jawab.

3. Hentikan tindakan terror, intimidasi, kekerasan dan kriminalisasi terhadap rakyat SIdondo Idan seluruh rakyat lingkar TNLL.

4. Cabut SK Penetapan BBTNLL karena merampas tanah dan wilayah rakyat.

5. Laksanakan reforma Agraria Sejati sebagai solusi tenurial sejati bagi rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar ke Kabupaten Bekasi, Dicurhatin Petani dan Nelayan: Pupuk Mahal, BBM Solar Langka

Ganjar ke Kabupaten Bekasi, Dicurhatin Petani dan Nelayan: Pupuk Mahal, BBM Solar Langka

Kotak Suara | Kamis, 14 Desember 2023 | 22:39 WIB

Hadirmu Membawa Berkah dan Keuntungan Berlipat

Hadirmu Membawa Berkah dan Keuntungan Berlipat

Bisnis | Kamis, 14 Desember 2023 | 15:55 WIB

Petani Tembakau Menjerit Keras Soal Godokan RPP Kesehatan

Petani Tembakau Menjerit Keras Soal Godokan RPP Kesehatan

Bisnis | Kamis, 14 Desember 2023 | 14:14 WIB

Terkini

Setelah Cabai, Harga Bawang Merah Juga Mulai Naik

Setelah Cabai, Harga Bawang Merah Juga Mulai Naik

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:42 WIB

Pintu dan Pagar Terkunci, 2 Pemuda Tewas Terjebak Kebakaran di Matraman

Pintu dan Pagar Terkunci, 2 Pemuda Tewas Terjebak Kebakaran di Matraman

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:42 WIB

7 Cara Mengusir Semut Hitam di Rumah agar Tidak Datang Lagi

7 Cara Mengusir Semut Hitam di Rumah agar Tidak Datang Lagi

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Bali | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:24 WIB

×