Rusuh di Papua Nugini, Jokowi dan Prabowo Malah Disalahkan, Netizen: Ketebak Pendukung Paslon Mana

Galih Prasetyo

Sabtu, 13 Januari 2024 | 08:21 WIB
Rusuh di Papua Nugini, Jokowi dan Prabowo Malah Disalahkan, Netizen: Ketebak Pendukung Paslon Mana
Ilustrasi kerusuhan. [Shutterstock]

Suara.com - Viral video aksi penjarahan dan kerusuhan yang terjadi di negara tetangga Indonesia, Papua Nugini. Pada video yang beredar luas di laman sosial media Instagram, tampak chaos terjadi di Papua Nugini.

Seperti pada video unggahan akun Instagram @borneostreetid yang bersumber dari Akun Youtube AFP News Agency, terlihat massa menjarah toko dan mengambil sejumlah makanan dan barang.

Selain itu, massa juga merusak sejumlah bangunan dan terjadi aksi pembakaran di sejumlah titik. Menariknya, sejumlah komentar netizen justru banyak yang kemudian mempersalahkan Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait kerusuhan di Papua Nugini.

Baca Juga: 

Bangga Terhadap Penampilan Ganjar saat Debat, Alam Langsung Kena Ulti: Ajarin Bapak Lo Sopan Santun!

Momen Alam Ganjar Kunjungi Tanah Kelahiran Eca Aura, Nikmati Beragam Kuliner Sampai Tak Berhenti Makan

"Para entitas tak dikenal: woy menteri Pertahanan nya ngapain aja!!!" tulis akun @arte***

"Jokowi ngapain?" sambung akun @rich***

"gara2 cak mimin lupa beli alutsista," timpal akun @bursa***

baca juga

"Menhan sama presiden ngapain sih kok bisa rusuh gitu," tulis akun @iams****

"Menteri pertahanan sibuk joget bukannya ngurus keamanan," ungkap akun @nao***

"Bodo amat.indonesia semakin kacau sejak Jokowi menjabat.jika hidup di Papua sudah makmur gak bakal terjadi seperti itu," tulis akun @iays***

Sontak saja sejumlah komentar ini kemudian dibalas netizen lain yang menerangkan bahwa Papua Nugini bukan bagian dari negara kesatuan republik Indonesia (NKR).

Ada juga netizen yang kemudian menyebut komentar yang kaitkan Jokowi dan Prabowo dengan kerusuhan di Papua Nugini berasal dari pendukung paslon capres tertentu.

"Kejadiannya di Papua Nugini yang di salahkan pemerintah Indonesia , pentingnya belajar membaca bukan cuman tau nonton debat. Menhan sama presiden jadi sasaran mungkin 01/03 ini," balas komentar @fari****

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diserang Isu Alutsista Bekas, Wamenhan Sebut Prabowo Cetak Sejarah dengan Membeli 42 Pesawat Tempur Baru

Diserang Isu Alutsista Bekas, Wamenhan Sebut Prabowo Cetak Sejarah dengan Membeli 42 Pesawat Tempur Baru

Bisnis | Sabtu, 13 Januari 2024 | 06:51 WIB

Partai Berkarya Resmi Jatuhkan Dukungan Ke Prabowo-Gibran

Partai Berkarya Resmi Jatuhkan Dukungan Ke Prabowo-Gibran

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 00:15 WIB

Digadang-gadang Bakal Moncer, Sebaliknya Pengamat Justru Sebut Khofifah Tak Banyak Dongkrak Elektabilitas Prabowo

Digadang-gadang Bakal Moncer, Sebaliknya Pengamat Justru Sebut Khofifah Tak Banyak Dongkrak Elektabilitas Prabowo

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 05:35 WIB

Ucapan 'Goblok' Prabowo Dibalas Anies: Tak Usah Menjelekkan Lawan Setelah Debat

Ucapan 'Goblok' Prabowo Dibalas Anies: Tak Usah Menjelekkan Lawan Setelah Debat

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 07:35 WIB

Para Nelayan Kunjungi Kediaman Prabowo, Ramai-ramai Video Call Keluarga di Rumah

Para Nelayan Kunjungi Kediaman Prabowo, Ramai-ramai Video Call Keluarga di Rumah

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 21:59 WIB

Terkini

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

×