Tsamara Amany Dicap Tak Konsisten, Dulu Ogah Mendukung Sekarang Bela Prabowo Mati-matian

Hairul Alwan | Suara.com

Kamis, 25 Januari 2024 | 14:44 WIB
Tsamara Amany Dicap Tak Konsisten, Dulu Ogah Mendukung Sekarang Bela Prabowo Mati-matian
Profil Tsamara Amany. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Politisi muda, Tsamara Amany menjadi bahan perbincangan usai beredar video lawas tentang dirinya yang ogah mendukung Prabowo Subianto.

Dalam video yang diunggah dalam akun TikTok @beritapolitikpalembang, Tsamara dengan lantang mengatakan tidak akan mendukung Prabowo karena masa lalunya terkait tentang penculikan aktivis.

"Saya gak mungkin bersama pak prabowo karena saya tidak mungkin berada di barisan dimana ada seseorang yang punya sejarah kelam terhadap penculikan aktivis bangsa ini, dan saya gak mau," kata Tsamara Amany dalam video viral tersebut.

"Dan itu sampai sekarang pak Prabowo tidak pernah berhasil mengklarifikasinya dihadapan Komnas HAM," imbuhnya menjelaskan dirinya enggan mendukung Prabowo.

Namun meski pernah berseberangan pada tahun 2019 lalu, kini Tsamara berada di pihak Prabowo dan telah menjadi bagian dari tim pendukung Paslon nomor 02 yakni Prabowo-Gibran.

Bahkan, Tsamara menghadiri sebuah acara televisi ia maju sebagai perwakilan pendukung Prabowo-Gibran. Seperti yang diunggah dalam akun TikTok @tumgrd politisi muda itu nampak mati-matian memberi dukungan serta pembelaan bagi Paslon tersebut.

Tsamara Amany mempertanyakan etika cawapres nomor urut 3 Mahfud MD, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang mereka tunjukkan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Ia mengatakan, dalam debat Cawapres Profesor Mahfud MD banyak mengkritik Presiden Jokowi terkait 'food estate' gagal, hingga menyinggung soal hukum yang tajam ke atas, tapi tumpul ke bawah.

"Saya mau tanya Prof. Mahfud itu pembantu presiden loh? Beliau adalah Menkopolhukam, bagian dari pemerintah tersebut. Apakah etis seorang pembantu Presiden, mengkritik pemerintah di mana dia ada di bagian pemerintah tersebut?," tanya Tsamara.

Tak berhenti disitu, ia juga menyinggung Cawapres Muhaimin Iskandar yang merupakan ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga bagian dari pemerintah saat ini namun tetap memberikan kritikan.

"Apakah etis Gus Muhaimin mengkritik pemerintah saat ini, masih menjadi bagian dari pemerintah saat ini? Saya mau tanya lagi, Pak Tom Lembong. Ketika itu dia menjadi menterinya Pak Jokowi, sekarang menyerang Jokowi dengan soal contekan dan lainnya. Apakah ini etis?," ujar Tsamara kembali bertanya.

Terakhir, Tsamara membahas soal Anies Baswedan dalam debat pertama dan ketiga lantaran menyerang Prabowo secara membabi buta.

"Pak Anies ketika diberhentikan oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri, yang menolong, yang mensupport, yang menjadikan Pak Anies Gubernur DKI Jakarta namanya bapak Prabowo Subianto Ketua Umum partai Gerindra,"ungkap Tsamara.

"Pak Anies menyerang membabi buta pak Prabowo dalam debat pertama dan ketiga, orang yang menolong beliau, apakah itu etis ? saya sekarang tanyakan kembali, silahkan publik menilai, kalau kita mau bicara santun-santunan akan ada banyak hati tersakiti," pungkasnya.

Melihat unggahan tersebut sejumlah netizen mempertanyakan konsistenitas Tsamara yang sebelumnya sempat menyatakan tidak akan mendukung Prabowo Subianto.

"sbnrnya tsamara di pihak siapa sie min? soalnya aq liat vt lain dia gk dukung pak prabowo," kata @Jacka Tringual mengomentari unggahan tersebut.

"dalam dunia politik..semua bisa berubah pikiran..yng dulunya gk mau milih 02 skrang pilih 02 karna dibelakangnya orang yng dulu dia pilih..," ujar @n'chon$.

"tsamara tak konsisten," tulis akun TikTok @Syaichu. "Play victim (emoji tertawa)," timpal @hi5timpal menambahkan. "Tamara ,,maju tak gentar membela yg bayar," papar @efni.

Selain pihak yang mempertanyakan mengapa Tsamara kini mendukung Prabowo setelah sebelumnya menyatakan ogah mendukung Ketua Umum Partai Gerindra itu. Ada juga yang menganggap tidak ada etis ataupun tidak etis dalam berpolitik.

"Demokrasi itu tidak ada yang namanya Etis, apa lagi dalam berdebat untuk memenangkan Demokrasi. itu hal yang wajar," ujar @IrvanZ.

Kontributor : Mira puspito

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Mayor Teddy Saat Dampingi Prabowo Kampanye Dipuji: Tanpa Ngomong Dia Sudah Tahu

Respons Mayor Teddy Saat Dampingi Prabowo Kampanye Dipuji: Tanpa Ngomong Dia Sudah Tahu

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 14:32 WIB

Prabowo Unggah Momen Sarungan Nonton Timnas RI VS Jepang, Netizen Ramaikan Kolom Komentar

Prabowo Unggah Momen Sarungan Nonton Timnas RI VS Jepang, Netizen Ramaikan Kolom Komentar

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:10 WIB

Prabowo Bertemu Aburizal Bakrie: Malah Dijemput, Janganlah, Kau Ini!

Prabowo Bertemu Aburizal Bakrie: Malah Dijemput, Janganlah, Kau Ini!

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:04 WIB

Pesan Menohok Pandji Pragiwaksono untuk Jokowi: Richard Nixon Lengser Gegara Itu

Pesan Menohok Pandji Pragiwaksono untuk Jokowi: Richard Nixon Lengser Gegara Itu

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 12:34 WIB

Gibran Diremehkan, Gus Kautsar Cerita Dulu Jokowi Alami Hal Sama: Kurus, Mesam Mesem

Gibran Diremehkan, Gus Kautsar Cerita Dulu Jokowi Alami Hal Sama: Kurus, Mesam Mesem

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:44 WIB

TKN Bela Jokowi Soal Presiden Boleh Kampanye Dan Berpihak: Undang-undang Jauh Di Atas Etika

TKN Bela Jokowi Soal Presiden Boleh Kampanye Dan Berpihak: Undang-undang Jauh Di Atas Etika

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:41 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB