Demo Pemakzulan Jokowi di Jakarta Ricuh! Massa Mahasiswa Bentrok dengan Polisi: Woi Temen Gue Kenapa Dipukul?

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Rabu, 07 Februari 2024 | 18:32 WIB
Demo Pemakzulan Jokowi di Jakarta Ricuh! Massa Mahasiswa Bentrok dengan Polisi: Woi Temen Gue Kenapa Dipukul?
Demo Pemakzulan Jokowi di Jakarta Ricuh! Massa Mahasiswa Bentrok dengan Polisi: Woi Temen Gue Kenapa Dipukul? (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Seusai long march dari Tugu Reformasi Universitas Trisakti ke kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, demo ratusan mahasiswa yang tergabung dalam beberapa kampus di Jakarta terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang berjaga.

Mulanya mahasiswa protes dengan tindakan aparat yang membuat barikade di lokasi demonstrasi. Pantauan Suara.com, beberapa polisi berbanjar di belakang massa mahasiswa sembari membawa tongkat pentungan.

“Sebelum kami memulai aksi, kami meminta agar tidak ada petugas yang berjaga di belakang. Tarik pasukan kalian,” kata salah seorang demonstran di atas mobil komando, di Rabu (7/2/2024).

Tak lama berselang, bentrokan antara mahasiswa dengan para aparat kepolisian pun pecah.

Para polisi muda berpangkat rendah ini pun tersulut emosi. Terlihat beberapa dari mereka sudah mengangkat tongkat seakan ingin memukul massa. Mukanya pun memerah tanda menahan amarah.

“Woi kenapa temen gue dipukul? Itu temen gue dipukul pak,” kata salah seorang mahasiswa mengadu kepada polisi yang berpangkat lebih tinggi.

Beruntung gesekan tersebut dapat dihindarkan, saat massa dan petugas lainnya melerai.

Isi Tuntutan Mahasiswa

Dalam aksinya, para mahasiswa ini akan menyampaikan 4 tuntutan. Adapun keempat tuntutan yang akan disuarakan diantaranya yakni memakzulkan Presiden Joko Widodo.

baca juga

Kemudian memboikot partai politik yang tidak mendukung pemakzulan Jokowi, kemudian mendesak agar para menteri untuk mundur dari kabinet pemerintahan kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Terakhir, menyerukan protes di berbagai seluruh Indonesia sampai Presiden Joko Widodo dimakzulkan.

Aksi long march massa mahasiswa saat demo pemakzulan Jokowi di Jakarta. (Suara.com/Faqih)
Aksi long march massa mahasiswa saat demo pemakzulan Jokowi di Jakarta. (Suara.com/Faqih)

Kemudian ada 10 isu yang akan digaungkan oleh massa mahasiswa, yakni tentang pemilu curang, korupsi, kolusi dan nepotisme. Kemudian soal konflik agraria, monopoli sumber daya alam.

Kerusakan lingkungan, pendidikan dan kesehatan mahal, serta kebebasan sipil.

Keadilan ekonomi dan gender, kemudian kekerasan aparat, dan produk hukum bermasalah, juga menjadi isu yang akan disuarakan.

Intimidasi

Sebelumnya, kalangan mahasiswa dari berbagai kampus mengalami intimidasi diduga dari sekelompok preman ketika sedang menggelar diskusi dan konsolidasi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2/2024) malam.

Iqbal yang saat itu berada di lokasi mengatakan, saat diskusi sedang berlangsung ada sekelompok orang tidak dikenal (OTK) mencoba merangsek masuk dan membubarkan acara diakusi tersebut.

“Ketika dilarang mereka marah dan terjadi cekcok,” ucapnya.

Akibat cekcok tersebut, seorang mahasiswa kampus Trilogi menjadi korban usai kepalanya disundul oleh salah seorang pria berpostur tegap dengan kulit gelap tersebut.

Wajah terduga preman yang hendak bubarkan konsolidasi mahasiswa di Kalibata, Jakarta Selatan pada Rabu (3/2/2024) malam. (Tangkap Layar)
Wajah terduga preman yang hendak bubarkan konsolidasi mahasiswa di Kalibata, Jakarta Selatan pada Rabu (3/2/2024) malam. (Tangkap Layar)

“Korban disundul kepalanya, sekelompok orang berbadan besar ini intinya ingin membubarkan diskusi,” jelasnya.

Iqbal menyebut, kelompok ini juga yang sempat menggelar aksi di depan kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Saat itu mereka menuding KontraS dan YLBH menjadi pelopor isu tentang pemakzulan Presiden Jokowi.

“Kelompok-kelompok ini juga yang kemarin melakukan aksi di LBH dan kontraS,” ucapnya.

Atas kekerasan mahasiswa Trilogi ini, Iqbal mengaku pihaknya telah menyiapkan langkah hukum. Mereka mendesak agar kepolisian mengusus dalang di balik aksi intimidasi terhadap diskusi mahasiswa itu.

“Kita minta kapolri untuk segera menyelidiki dan mengungkap aktor intelektual serta motif intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok tersebut,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Pemakzulan Jokowi, Ratusan Mahasiswa Sobek Senyum Manis Para Caleg di Spanduk dan Anggap Sampah

Aksi Pemakzulan Jokowi, Ratusan Mahasiswa Sobek Senyum Manis Para Caleg di Spanduk dan Anggap Sampah

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 18:01 WIB

Tuntut Jokowi Dimakzulkan, Ratusan Mahasiswa Bergerak dari Tugu Reformasi Trisakti ke Harmoni

Tuntut Jokowi Dimakzulkan, Ratusan Mahasiswa Bergerak dari Tugu Reformasi Trisakti ke Harmoni

Video | Rabu, 07 Februari 2024 | 16:00 WIB

Demo Pemakzulan Jokowi: Bergerak dari Trisakti, Massa Mahasiswa Long March ke Ring 1 Istana!

Demo Pemakzulan Jokowi: Bergerak dari Trisakti, Massa Mahasiswa Long March ke Ring 1 Istana!

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 16:49 WIB

Kumpul di Tugu Reformasi Trisakti, Massa Mahasiswa Demo Tuntut Jokowi Dimakzulkan!

Kumpul di Tugu Reformasi Trisakti, Massa Mahasiswa Demo Tuntut Jokowi Dimakzulkan!

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 14:58 WIB

Terkini

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

×