Ryaas Rasyid Turun Gunung! Pakar Otonomi Ini Sebut Jokowi Tidak Tahu Malu dan Nekat

Galih Prasetyo | Suara.com

Senin, 26 Februari 2024 | 10:07 WIB
Ryaas Rasyid Turun Gunung! Pakar Otonomi Ini Sebut Jokowi Tidak Tahu Malu dan Nekat
Ryaas Rasyid Turun Gunung! Pakar Otonomi Ini Sebut Jokowi Tidak Tahu Malu dan Nekat [Tangkap layar akun Youtube]

Suara.com - Pakar otonomi daerah Ryaas Rasyid memberikan pernyataan keras terkait kondisi politik Indonesia pasca kontestasi Pemilu 2024. Ryaas Rasyid dalam pernyataannya memberikan kritik pedas untuk Presiden Jokowi.

Menurut Ryaas Rasyid suatu negara akan rusak jika pemimpinnya itu culas, tidak bisa dipercaya dan bermain yang tidak benar. Ryaas Rasyid kemudian menyebut Presiden Jokowi tidak memiliki jiwa leadership.

"Ini ancaman besar terhadap negara. Jokowi tidak tahu malu, nekat, berani menghadapi segala hujatan, tanpa merasa bersalah," ujar Ryaas Rasyid seperti dilihat dari tayangan Youtube Abraham Samad Speak Up, Senin (26/2).

Ryaas Rasyid juga mengutarakan bahwa Jokowi itu lahir dari perut pencitraan. Ia tegas mengatakan jangan menerima sebagai satu kebenaran karena bagi orang Islam itu adalah hal musyrik.

"Jokowi itu lahir dari perut pencitraan, kandungan pencitraan. Secara hakiki kita ini musyrik jika menerima Jokowi sebagai kebenaran," tegas Ryaas Rasyid.

Di awal pembicaraan dengan Abraham Samad, eks pendiri Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK) mengatakan bahwa kondisi negara saat ini sangat buruk. Ia juga mengatakan bahwa ada dugaan kecurangan yang masif dan sistematis pada penyelenggaraan Pemilu 2024.

"Tidak masuk akal di satu negeri yang pernah punya peradaban, jadi seperti ini. Tidak ada tanda-tanda yang lebih buruk dari ini sebelumnya," ucapnya.

Ryaas Rasyid menegaskan bahwa Jokowi sebagai Presiden tidak memenuhi syarat untuk pemimpin pemerintahan. "Celakanya kita terjebak pernah memilih dia, bukan saya sih, saya pribadi tidak pernah memilih dia,"

"Banyak orang tertipu dan terkecoh karena ada suasana baru sesudah Reformasi yang kemudian mendiring kita percaya pecintraan. Dulu-dulu kan gak ada itu. Itu (pencitraan) dipelopori oleh SBY," jelas Ryaas Rasyid.

"Bapak pencitraan Indonesia itu adalah SBY. Jokowi itu murid yang baik dan merusak. Dia meniru pencitraan SBY tapi konteksnya merusak," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Almira Yudhoyono Disebut Calon Penerus Didit Prabowo, Bikin Proyek Fesyen Kecil-kecilan di Sekolah

Almira Yudhoyono Disebut Calon Penerus Didit Prabowo, Bikin Proyek Fesyen Kecil-kecilan di Sekolah

Lifestyle | Senin, 26 Februari 2024 | 09:53 WIB

Cawe-Cawe Jokowi Jadi Alasan Pandji Pragiwaksono Beri Rapor Merah Pemilu 2024

Cawe-Cawe Jokowi Jadi Alasan Pandji Pragiwaksono Beri Rapor Merah Pemilu 2024

News | Senin, 26 Februari 2024 | 09:48 WIB

Jawaban Berkelas Mahfud MD Ladeni Pernyataan Paslon 03 Tidak Disukai Rakyat

Jawaban Berkelas Mahfud MD Ladeni Pernyataan Paslon 03 Tidak Disukai Rakyat

News | Senin, 26 Februari 2024 | 09:28 WIB

Gagal Pertahankan Loyalitas Basis PDIP Jadi Penyebab Ganjar Tak Mampu Taklukan Prabowo di Pilpres 2024

Gagal Pertahankan Loyalitas Basis PDIP Jadi Penyebab Ganjar Tak Mampu Taklukan Prabowo di Pilpres 2024

Kotak Suara | Senin, 26 Februari 2024 | 09:27 WIB

Adu Pendidikan Sandhyca Putrie Vs Ambar Dwi Klaudiyah, Duo Ajudan Iriana Jokowi dan Selvi Ananda

Adu Pendidikan Sandhyca Putrie Vs Ambar Dwi Klaudiyah, Duo Ajudan Iriana Jokowi dan Selvi Ananda

Lifestyle | Senin, 26 Februari 2024 | 09:17 WIB

Terkini

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:47 WIB

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB