Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Liberty Jemadu

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menunda pesta kembang api HUT ke-81 RI di Jakarta pada 17 Agustus 2026 sebagai bentuk solidaritas terhadap korban gempa Flores. [Dok Kementerian Ekonomi Kreatif]
baca 10 detik
  • Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky menunda pesta kembang api HUT ke-81 RI di Jakarta pada 17 Agustus 2026 sebagai bentuk solidaritas terhadap korban gempa Flores.
  • Penundaan tersebut dilakukan karena pemerintah ingin menunjukkan empati kepada korban gempa magnitudo 7,7 yang terjadi di Flores, NTT, pada 15 Agustus.
  • Pemerintah menyelenggarakan doa bersama korban bencana melalui video mapping di Monas serta mengajak masyarakat memperkuat solidaritas nasional.

Suara.com - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan pihaknya menunda pesta kembang api dalam acara Malam Merdeka dalam rangka HUT ke-81 RI di Jakarta pada Senin (17/8/2026).

Penundaan itu adalah bentuk solidaritas terhadap warga Flores, NTT yang menjadi korban gempa bermagniduto 7,7 pada 15 Agustus lalu.

Pemerintah, kata Riefky, mengajak masyarakat tetap merayakan kemerdekaan dengan penuh empati dan tidak berlebihan.

"Beberapa upaya memang ada beberapa agenda, ada satu agenda yang kita tunda dulu, kembang api, fireworks. Karena itu kan terlalu bagaimana begitu ya," kata Riefky dalam konferensi pers di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Selain itu pertunjukkan video mapping di Monas maupun drone akan menampilkan ajakan doa untuk warga NTT yang menjadi korban gempa.

"Itu juga bagian untuk menyampaikan situasi batin kita," ujarnya.

Sementara itu, Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Bakom RI Fadh Pahdepie menyampaikan pemerintah turut berduka atas bencana gempa yang terjadi di NTT dan Simalungun, Sumatera Utara.

Dia mengatakan pemerintah telah bergerak sejak menerima informasi terkait bencana tersebut. Presiden Prabowo Subianto juga telah memerintahkan jajaran pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

"Di kesempatan pertama ini, kita sampaikan bahwa pemerintah menyampaikan dukacita yang mendalam kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah ini, baik di NTT, di Sumba, dan di wilayah-wilayah lain di seluruh Indonesia," kata Fadh.

baca juga

Menurut Fadh, suasana duka akibat bencana tidak berarti membuat masyarakat harus kehilangan momentum untuk bersyukur atas kemerdekaan. Namun, perayaan harus dilakukan dengan tenggang rasa dan solidaritas.

"Jadi memang di satu sisi kita mengalami atau menghadapi suasana duka, tapi juga kebahagiaan dan rasa syukur terus harus berlanjut," ujarnya.

Rangkaian kegiatan Malam Merdeka juga diarahkan untuk mengakomodasi partisipasi masyarakat dalam memberikan dukungan kepada korban bencana. Masyarakat yang hadir di sekitar kawasan Monas diharapkan dapat turut mendoakan saudara-saudara yang terdampak musibah sekaligus menggalang solidaritas.

BAKOM juga telah mengomunikasikan hal tersebut kepada kementerian dan lembaga agar rangkaian perayaan kemerdekaan dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan solidaritas, termasuk menghimpun bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di NTT dan wilayah lainnya.

Selain pertunjukan kesenian, karnaval kendaraan hias yang menjadi bagian dari Malam Merdeka juga dirancang sebagai representasi keberagaman budaya Nusantara.

Karnaval tersebut diharapkan dapat memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan optimisme masyarakat terhadap masa depan bangsa.

“Di satu sisi kita mengalami atau menghadapi suasana duka, tapi kebahagiaan dan rasa syukur terus harus berlanjut. Itu juga bagian dari tradisi atau ekspresi rasa syukur masyarakat yang pemerintah harus mengakomodasi dengan berbagai upaya terbaik,” ujar Fahd.

Dengan demikian, pemerintah berharap perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat berlangsung secara seimbang, dengan tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sekaligus menunjukkan empati, kepedulian, dan gotong royong kepada mereka yang sedang menghadapi bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Mengenal Gita Bahana Nusantara, Paduan Suara dan Orkestra Milik Negara di Upacara 17 Agustus

Mengenal Gita Bahana Nusantara, Paduan Suara dan Orkestra Milik Negara di Upacara 17 Agustus

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Peserta Kepanasan, Pejabat Duduk Nyaman: Ironi Upacara 17 Agustus?

Peserta Kepanasan, Pejabat Duduk Nyaman: Ironi Upacara 17 Agustus?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Opini | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Terkini

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas

Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal

Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Parade Bendera Merah Putih di Bawah Laut Meriahkan HUT RI ke-81

Parade Bendera Merah Putih di Bawah Laut Meriahkan HUT RI ke-81

Video | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

PJJ Sekolah Jakarta 18 Agustus Besok Karena akan Ada Demo Besar? Simak Penjelasan Pemprov DKI

PJJ Sekolah Jakarta 18 Agustus Besok Karena akan Ada Demo Besar? Simak Penjelasan Pemprov DKI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang

Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:37 WIB

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:33 WIB

×