Harga Beras Meroket, Satgas Pangan Sidak Pasar Induk Cipinang

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 29 Februari 2024 | 05:35 WIB
Harga Beras Meroket, Satgas Pangan Sidak Pasar Induk Cipinang
Pedagang beras di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Satgas Pangan Polda Metro Jaya, bersama Stakeholder Bulog DKI Jakarta, Pemprov DKI bidang ketahanan pangan dan bidang perdagangan, Bapanas, Food Station, Asosiasi Perpadi DKI, melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024). Sidak ini dilakukan di tengah meroketnya harga beras belakangan ini.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan kedatangan Satgas bertujuan melakukan pemantauan dan pengecekan gudang beras CV Sumber Raya Semesta di Pasar Induk Cipinang. Pihaknya ingin memastikan ketersediaan (stock) dan proses distribusi beras berjalan dengan lancar sampai kepada konsumen.

"Hari ini badan pangan nasional bersama teman-teman dari satgas pangan daerah Polda Metro, Perpadi, Bulog, semua ada pasar beras Cipinang, kita mau cek sendiri bahwa kondisi stok beras itu aman. Jadi kalau hari ini ada berita stok beras itu kurang, kita mau sampaikan sekali lagi, stok beras itu cukup," ujar Arief.

Menurut Arief, stok beras akan cukup aman untuk beberapa waktu ke depan. Ia mengatakan, pada Maret mendatang akan ada panen raya sebanyak 3,5 juta ton beras di berbagai daerah.

Karena panen raya ini, Arief menyebut harga gabah akan turun seiring terjadinya panen. Pemerintah melalui Bulog akan menjaga harga gabah di tingkat petani.

"Pemerintah akan jaga, harga di tingkat petani. Tapi kalau anjlok, bahasa anjlok sebenarnya bukan anjlok sampai di bawah HPP sampai tidak ada margin, itu yang akan pemerintah jaga," ucapnya.

"Sehingga antara hulu dan hilir seimbang, jelang nanti mulai puasa nanti sampai dengan lebaran kami akan pastikan beras itu aman," jelasnya.

Satgas Pangan Polda Metro Jaya Victor Daniel Henry mengatakan pihaknya bakal fokus untuk mengamankan sekaligus memastikan jalannya rantai distribusi beras terdistribusi dengan baik dan hulu hingga ke hilir.

"Kita tentunya bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Bulog, kemudian asosiasi kita bekerja sama kita mengawasi, mengamankan agar bahan pokok beras ini dapat diterima sesuai dengan ketentuan di masyarakat," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Makin Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Loyo

Harga Beras Makin Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Loyo

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 23:05 WIB

Terungkap dalam Rekonstruksi, Tersangka Sempat Tenggelamkan Dante Hingga 12 Kali

Terungkap dalam Rekonstruksi, Tersangka Sempat Tenggelamkan Dante Hingga 12 Kali

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 20:37 WIB

JIP Akan Bangun Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Sepanjang 84,5 Km di 20 Ruas Jalan Jakarta

JIP Akan Bangun Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Sepanjang 84,5 Km di 20 Ruas Jalan Jakarta

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 19:59 WIB

Terkini

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

×