Megawati Masih Pakai Kemeja Kotak-kotak, Belum Move On dari Jokowi

Eviera Paramita Sandi

Sabtu, 02 Maret 2024 | 10:13 WIB
Megawati Masih Pakai Kemeja Kotak-kotak, Belum Move On dari Jokowi
Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri [Instagram @bumegabercerita]

Suara.com - Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri dituding gagal move on dari zaman kampanye Presiden Joko Widodo karena baju yang dikenakannya.

Baju yang dikenakannya adalah baju kotak-kotak andalan Jokowi saat mengikuti pilgub DKI Jakarta bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dulu, Jokowi menggunakannya sebagai salah satu media kampanyenya.

Kini Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut menggunakannya lagi di tengah isu merenggangnya hubugan Jokowi dengan PDIP.

Hal ini terlihat saat Megawati berbincang bersama Cak Lontong di konten Battle Bubur yang diunggah di Instagram @bumegabercerita. Dalam konten itu Megawati ditanya berbagai hal termasuk soal dirinya masuk tim bubur diaduk atau bubur tidak diaduk.

Namun yang menjadi perhatian justru baju yang digunakannya. Megawati menggunakan baju kotak-kotak berwarna hitam, merah dan putih.

Warganet pun melontarkan tudingan bahwa ibu dari Puan Maharani tersebut gamon alias gagal move on dari zaman kejayaan PDIP saat Jokowi menang Pilgub DKI Jakarta.

“Bajunya memorable banget,” ujar @danis***

“mungkin gamon pas jaman Jokowi,” ujar @tika***

“Bajunya ngingetin saya pada seseorang,” ujar@ftk***

baca juga

“Bajunya Ibu Mega itu kode...soft tp dalemm... Sehat selalu Bu #satyamevajayate #godblessindonesia.” Ujar @teo**

Arti Baju Kotak-kotak Kejayaan Jokowi

Saat menjadi bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama selalu mengenakan kemeja kotak-kota.Kostum perpaduan warna merah, biru, dan putih ini tidak asal pilih, karena ternyata makna tersendiri yang ingin mereka sampaikan kepada masyarakat.

Selain itu Jokowi mengatakan, ia selalu menggulung lengan baju kotak-kotak yang ia kenakan karena ingin menunjukkan bahwa pemimpin harus siap bekerja.

Sedangkan menurut Ahok, kala itu Jakarta memerlukan pemimpin yang harus mengenal kondisi warga dari dekat, bukan dari belakang meja di kantor.

"Kami memilih kemeja ini bukan tanpa alasan. Ini ada artinya. Intinya adalah kami akan kerja untuk rakyat dan turun terus ke lapangan. Jakarta butuh cagub-wagub yang tidak hanya duduk di belakang meja," kata Ahok dulu.

Sementara itu soal tiga warga yang menjadi bagian dalam kostum tersebut, Ahok mengatakan, hal itu memiliki makna bahwa warga Jakarta beraneka ragam, baik dari suku, etnis, maupun agama, dan tetap hidup berdampingan dengan damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipecat Jokowi Tapi Merasa Didukung Rakyat Bali, AWK : Tak Semudah Itu

Dipecat Jokowi Tapi Merasa Didukung Rakyat Bali, AWK : Tak Semudah Itu

News | Sabtu, 02 Maret 2024 | 08:36 WIB

AWK Sebut Pemberhentian Dirinya Biasa Saja, Justru Selamatkan Presiden

AWK Sebut Pemberhentian Dirinya Biasa Saja, Justru Selamatkan Presiden

News | Sabtu, 02 Maret 2024 | 08:14 WIB

Refly Harun di Depan Massa Aksi: Kalau Kita Ingin Jokowi Dimakzulkan, Ada Ayatnya di Konstitusi

Refly Harun di Depan Massa Aksi: Kalau Kita Ingin Jokowi Dimakzulkan, Ada Ayatnya di Konstitusi

Kotak Suara | Jum'at, 01 Maret 2024 | 21:00 WIB

Terkini

Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi

Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

×