Umat Muslim Wajib Tahu! Ini 10 Produk Terafiliasi Pro Israel, YMKI: Wajib Boikot

Galih Prasetyo | Suara.com

Jum'at, 15 Maret 2024 | 23:07 WIB
Umat Muslim Wajib Tahu! Ini 10 Produk Terafiliasi Pro Israel, YMKI: Wajib Boikot
Umat Muslim Wajib Tahu! Ini 16 Produk Terafiliasi Pro Israel Versi YMKI [Istimewa]

Suara.com - Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) tak henti mengajak umat Islam dan konsumen muslim di Indonesia untuk tidak menggunakan atau mengonsumsi semua produk yang terafiliasi dengan Israel.

Ajakan tersebut dinilai sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap warga Palestina yang saat ini tengah dijajah oleh Israel.

Direktur Eksekutif YKMI Ahmad Himawan mengatakan, bulan suci Ramadhan kali ini dapat menjadi momentum gerakan boikot produk pro Israel bisa terjadi secara massif.

Gerakan #RamadhanTanpaProdukGenosida ini sekaligus komitmen umat muslim untuk mengikuti Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina.

“Kami mengajak khususnya umat muslim di seluruh Indonesia untuk bersama-sama bergerak, memboikot dan tidak lagi menggunakan produk dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel,"

"Berdasarkan analisis dan kajian internal, kami sudah mendata dan mengidentifikasi ada sepuluh perusahaan, produk yang terafiliasi dengan Israel," jelas Himawan dalam diskusi Ramadhan Tanpa Produk Genosida, di Jakarta Selatan, Jumat (15/3).

Kesepuluh produk tersebut meliputi Starbucks, Danone, Nestle, Zara, Kraft Heinz, Unilever, Coca Cola Group, McDonalds, Mondelez, Burger King, Kurma Israel.

Beberapa produk di antaranya diproduksi sepenuhnya dan dikonsumsi masyarakat di Indonesia. Adapun seluruh produk ini juga masuk dalam daftar perusahaan dan produk yang juga diungkapkan sejumlah sumber internasional, di antaranya boycott.thewitness dan bdnaash.

Himawan menjelaskan, ada sejumlah kriteria yang menjadikan produk tersebut disebut sebagai produk-produk terafiliasi Israel atau produk genosida. Pertama, sebagian atau sahamnya dimiliki oleh perusahaan atau orang Israel.

Kedua, perusahaannya secara terbuka atau tersirat memberikan dukungan kepada Israel dan kejahatan Israel di Palestina. Ketiga, terdaftar dalam situs-situs internasional kredibel yang memiliki data keterlibatan perusahaan-perusahaan global yang memiliki afiliasi dengan Israel, seperti boycott.thewitness dan bdnaash.

Dengan penjelasan daftar produk ini, umat muslim diharapkan akan memiliki pemahaman yang lebih tegas dan utuh atas produk-produk terafiliasi Israel yang harus dihindari penggunaannya.

“Daftar produk ini akan semakin memperjelas, memberikan pemahaman, dan menjawab kebingungan-kebingungan yang sempat muncul di masyarakat Indonesia tentang produk mana saja yang terafiliasi Israel," ujarnya.

Di sisi lain, mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menilai gerakan boikot ini juga bisa menjadi peluang untuk kembali meningkatkan kembali rasa cinta terhadap produk asli buatan Indonesia.

Sejak muncul aksi boikot produk terafiliasi Israel, saat ini mulai massif terjadi peralihan penggunaan konsumen atas produk-produk nasional. Perusahaan-perusahaan nasional yang tidak terafiliasi Israel juga mulai membuka lapangan pekerjaan baru, dimana kebutuhan tersebut terbuka untuk semua level pekerjaan.

"Adanya tindakan boikot, kami melihat produk-produk nasional mengalami peningkatan penjualan yang signifikan serta membuka lapangan pekerjaan baru. Ini adalah perusahaan nasional, berbeda dari perusahaan asing. Lapangan pekerjaan yang terbuka bukan hanya di level bawah, melainkan juga hingga ke level atas. Ini tentu akan menjadi keuntungan untuk warga negara kita sendiri," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Reality Club, Band Indie yang Tolak Tampil di Amerika Gara-Gara Bela Palestina

Profil Reality Club, Band Indie yang Tolak Tampil di Amerika Gara-Gara Bela Palestina

Entertainment | Jum'at, 15 Maret 2024 | 16:46 WIB

Konsumsi Kurma Impor Dijamin Aman, BPS Bilang Tak Berasal dari Israel

Konsumsi Kurma Impor Dijamin Aman, BPS Bilang Tak Berasal dari Israel

Bisnis | Jum'at, 15 Maret 2024 | 16:39 WIB

Caleg di Sukabumi Unggah Narasi Serang Umat Muslim, Stres Gegara Tak Terpilih?

Caleg di Sukabumi Unggah Narasi Serang Umat Muslim, Stres Gegara Tak Terpilih?

News | Jum'at, 15 Maret 2024 | 15:33 WIB

Baru Tahu Disponsori Pemasok Senjata Israel, Reality Club Batalkan Tampil di Festival Musik Amerika

Baru Tahu Disponsori Pemasok Senjata Israel, Reality Club Batalkan Tampil di Festival Musik Amerika

Entertainment | Jum'at, 15 Maret 2024 | 15:15 WIB

Profil Reality Club, Band Indonesia yang Rela Mundur dari Festival Amerika demi Dukung Palestina

Profil Reality Club, Band Indonesia yang Rela Mundur dari Festival Amerika demi Dukung Palestina

Lifestyle | Jum'at, 15 Maret 2024 | 15:04 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB