Konsumsi Kurma Impor Dijamin Aman, BPS Bilang Tak Berasal dari Israel

Achmad Fauzi

Jum'at, 15 Maret 2024 | 16:39 WIB
Konsumsi Kurma Impor Dijamin Aman, BPS Bilang Tak Berasal dari Israel
Ilustrasi Kurma (Pixabay)

Suara.com - Belakangan boikot produk yang terafiliasi Israel kembali bergema di dalam negeri. Hal ini setelah Majelis Ulama Indonesi (MUI) menyerukan umat Islam RI tidak mengkonsumsi dan menggunakan produk Israel selama ramadan.

Salah satu produk yang disorot yaitu kurma impor asal Israel. Lantas, apakah RI mengimpor kurma asal Israel?

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, sebenarnya tidak ada kurma asal Israel yang berada di RI. Menurut BPS, kurma impor yang beredar di dalam negeri kebanyakan berasal dari Tunisia hingga Arab Saudi.

"Impor kurma terbesar dari Tunisia, Mesir, kemudian dari Arab Saudi. Tidak ada impor kurma yang berasal dari Israel, tidak ada," ujar Plt Kepala BPS, Amalia Widyasanti dalam konferensi pers Jumat, (15/3/2024).

BPS mencatat, hingga Februari 2024 telah masuk kurma impor ke RI sebanyak 18,67 ribu ton. Adapun, asal negara impor kurma itu dari Tunisia dengan porsi 29,66 persen. Kemudian, dari Mesir 28,35 persen, dari Iran 9,3 persen, Arab Saudi 8,61 persen, dan lainnya 24,07 persen.

"Jadi ini kami mengklarifikasi tidak ada impor kurma dari Israel. Karena data BPS menunjukkan impor kurma terbesar kita adalah dari Tunisia, yang kedua dari Mesir, ketiga dari Iran, dan keempat dari Arab Saudi," kata Amalia.

Selain itu, BPS juga mencatat adanya kenaikan impor kurma pada bulan Februari 2024. Hal ini untuk pasokan di bulan ramadan.

Amalia menyampaikan, impor kurma selama Februari 2024 sebanyak 11,24 ribu ton, dengan nilai 17,18 juta dolar AS. Jumlah itu naik 3,81 ribu ton atau 51,28 persen jika dibandingkan Januari 2024. Adapun dari sisi nilai naik 3,52 juta dolar AS atau 25,77 persen.

"Untuk tinjauan khusus kurma, seperti kita lihat sebelum Lebaran, menjelang Ramadan tercatat kenaikan impor kurma pada Februari 2024 baik secara nilai maupun volume," imbuh dia.

baca juga

MUI imbau boikot produk Israel

Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menyerukan umat islam di Indonesia untuk memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Mulai dari makanan, minuman, kurma hingga paket hantaran.

Sebenarnya seruan ini mengingatkan kembali adanya Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof Sudarnoto Abdul Hakim menjelaskan, seruan boikot ini agar bisa menekan kekuatan ekonomi Israel itu sendiri. Dengan begitu, negara Asia Barat itu tidak memiliki sumber daya keuagan yang banyak untuk menyerang Palestina.

"Dengan tidak menggunakan produk-produk tersebut, secara tidak langsung kita telah menekan kekuatan ekonomi Israel dan membantu memperjuangkan kemerdekaan Palestina," ujarnya, dalam acara bertajuk "Safari Ramadhan Membasuh Luka Palestina" yang digelar di Kantor Pusat MUI seperti dikutip, Rabu (13/3/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Khasiat Buah Kurma saat Puasa

8 Khasiat Buah Kurma saat Puasa

Religi | Kamis, 14 Maret 2024 | 16:52 WIB

Kurma Butter Lagi Viral di Malaysia, Begini Tips Membuatnya

Kurma Butter Lagi Viral di Malaysia, Begini Tips Membuatnya

News | Kamis, 14 Maret 2024 | 12:27 WIB

Buat Buka Puasa Jadi Lebih Segar, Ini Resep dan Cara Membuat Es Campur Kurma

Buat Buka Puasa Jadi Lebih Segar, Ini Resep dan Cara Membuat Es Campur Kurma

Lifestyle | Kamis, 14 Maret 2024 | 11:09 WIB

Terkini

BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah

BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 11:23 WIB

Changan Serahkan Nevo Q05 Perdana ke Konsumen Indonesia

Changan Serahkan Nevo Q05 Perdana ke Konsumen Indonesia

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:23 WIB

Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra

Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra

News | Senin, 21 September 2026 | 11:23 WIB

Membaca Karakter Amanda Rigby Berdasarkan Weton Senin Wage: Sifat, Karier, hingga Garis Rezeki

Membaca Karakter Amanda Rigby Berdasarkan Weton Senin Wage: Sifat, Karier, hingga Garis Rezeki

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:22 WIB

Tersangka Karhutla di Siak Ditangkap: Sempat Buron, Halangi Pemadaman demi Sawit

Tersangka Karhutla di Siak Ditangkap: Sempat Buron, Halangi Pemadaman demi Sawit

Riau | Senin, 21 September 2026 | 11:20 WIB

Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik

Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik

Jakarta | Senin, 21 September 2026 | 11:20 WIB

5 Mouse Gaming Wireless Murah dan Ringan, Cocok Buat Semua Game

5 Mouse Gaming Wireless Murah dan Ringan, Cocok Buat Semua Game

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:19 WIB

Serunya Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Kulineran hingga Berburu Hadiah

Serunya Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Kulineran hingga Berburu Hadiah

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:17 WIB

Drakor What a Boss Wants Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!

Drakor What a Boss Wants Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:16 WIB

Capres Wajib Didukung 2 Fraksi DPR, Pakar: Upaya Sistematis Bunuh Peluang Partai Kecil!

Capres Wajib Didukung 2 Fraksi DPR, Pakar: Upaya Sistematis Bunuh Peluang Partai Kecil!

News | Senin, 21 September 2026 | 11:15 WIB

×