Adu Pendidikan Cak Imin Vs Khofifah Indar Parawansa, Digadang-gadang Jadi Lawan di Pilgub Jatim

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 29 Maret 2024 | 13:34 WIB
Adu Pendidikan Cak Imin Vs Khofifah Indar Parawansa, Digadang-gadang Jadi Lawan di Pilgub Jatim
Kolase foto dua tokoh PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Khofifah Indar Parawansa. [Suara.com/Rakha/Dea]

Suara.com - Baru-baru ini, muncul wacana Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan maju di Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024. Hal ini pun direspons oleh Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB KH Saifullah Ma'shum.

Ia meyakini ketua umum partainya itu akan mengambil ijtihad politik. Namun, saat ini Cak Imin disebut masih fokus mengawal gugatan sengketa hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Wacana Cak Imin maju di Pilgub Jawa Timur ini sempat digaungkan Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah. Ia mengungkapkan bahwa ada aspirasi dari akar rumput yang menginginkan Cak Imin memimpin Jawa Timur.

Adapun sebelumnya, mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berencana akan maju Pilgub Jatim 2024. Jika benar Cak Imin maju di Pilgub Jatim, ia akan bertarung dengan Khofifah.

Hal ini lantas membuat pendidikannya dan Cak Imin ikut dibanding-bandingkan.

Pendidikan Cak Imin

Cak Imin menjalani pendidikan SD dan SMP di tempat ayahnya mengajar, yakni  Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif, Jombang. Setelah itu, ia melanjutkan studinya ke MAN 1 Yogyakarta. 

Sambil sekolah, Cak Imin juga menjadi pengajar di Pesantren Denanyar Jombang pada 1980-1983. Begitu lulus, ia mendaftar ke Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) UGM.

Selama menjadi mahasiswa di sana, Cak Imin aktif sebagai anggota Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP UGM. Selang beberapa tahun, ia memutuskan untuk melanjutkan studinya.

baca juga

Cak Imin mengambil S2 Komunikasi di Universitas Indonesia (UI). Saat itu, ia membuat tesis yang berkaitan dengan partainya, yakni Manajemen Hubungan Masyarakat Partai Kebangkitan Bangsa dalam Pemilu 1999. 

Lalu, pada 3 Oktober 2017, Cak Imin diberi gelar Doktor Honoris Causa bidang sosiologi politik oleh Universitas Airlangga (Unair). Gelar ini mungkin asing bagi sebagian orang.

Honoris Causa adalah gelar kehormatan yang diberikan kepada seseorang yang dianggap berjasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia tanpa melalui pendidikan akademik doktoral.

Cak Imin dinilai berkontribusi dalam bidang sosial dan akademik dengan berbagai aksi sosial serta karya bukunya. Adapun pemberian gelar Honoris Causa itu sempat ditolak. 

Kalangan akademisi di lingkungan Unair menyebut Cak Imin tidak layak menerima gelar Dr HC dalam bidang ilmu sosiologi politik. Namun, pada akhirnya, ia tetap mendapatkannya.

Soal wacana Cak Imin maju Pilkada Jatim, Saifullah meminta jajaran kader dan pengurus PKB tetap mengawal gugatan sengketa hasil Pemilu yang diajukan paslon Anies-Muhaimin di MK.

Menurutnya, gugatan ke MK sebagai upaya menegakkan amanat konstitusi agar Pemilu berjalan adil dan jujur. Ikhtiar itu, kata Saifullah perlu dikawal seluruh jajaran anggota PKB sebagai pengusung utama pasangan AMIN.

Pendidikan Khofifah Indar Parawansa

Sementara itu, Khofifah pernah bersekolah di SD Taquma serta SMP dan SMA Khodijah yang ada di Surabaya. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di dua tempat berbeda.

Pertama, ia mengambil program S1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga (Unair). Kedua, ia belajar ilmu komunikasi dan agama di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, Surabaya.

Setelah itu, Khofifah melanjutkan S2 ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (UI). Selama menjadi pelajar dan mahasiswa, ia kerap tergabung pada sejumlah organisasi.

Khofifah pernah menjadi Ketua OSIS SMA Khadijah dan Ketua Umum Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Lalu, ia juga dipilih sebagai Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Surabaya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Pilgub Jatim, Emil Dardak Menjanjikan Jadi Cawagub Dampingi Khofifah

Survei Pilgub Jatim, Emil Dardak Menjanjikan Jadi Cawagub Dampingi Khofifah

Kotak Suara | Jum'at, 29 Maret 2024 | 12:06 WIB

Suara PKB Menyala di Jogja: Berkah Cak Imin Jadi Cawapres

Suara PKB Menyala di Jogja: Berkah Cak Imin Jadi Cawapres

News | Jum'at, 29 Maret 2024 | 11:50 WIB

Anies Buang Muka Saat Cak Imin Ditegur Gegara Main HP di Sidang MK

Anies Buang Muka Saat Cak Imin Ditegur Gegara Main HP di Sidang MK

News | Kamis, 28 Maret 2024 | 17:19 WIB

Beri Bukti Intervensi Bansos, BW: Suara Prabowo di Talaud Hanya 9,01% Pada 2019, Sekarang 75,39%

Beri Bukti Intervensi Bansos, BW: Suara Prabowo di Talaud Hanya 9,01% Pada 2019, Sekarang 75,39%

Kotak Suara | Kamis, 28 Maret 2024 | 03:56 WIB

Bukan Tak Terima Kekalahan, Ini Poin Inti Gugatan Anies -Cak Imin ke MK: Minta Pasangan 02 Didiskualifikasi

Bukan Tak Terima Kekalahan, Ini Poin Inti Gugatan Anies -Cak Imin ke MK: Minta Pasangan 02 Didiskualifikasi

Lifestyle | Rabu, 27 Maret 2024 | 18:47 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×