Satu Korban Kecelakaan Maut Tol Cikampek Teridentifikasi Bernama Najwa Devira Asal Kabupaten Bogor

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Selasa, 09 April 2024 | 16:31 WIB
Satu Korban Kecelakaan Maut Tol Cikampek Teridentifikasi Bernama Najwa Devira Asal Kabupaten Bogor
Puing-puing mobil Daihatsu Gran Max yang terbakar usai menabrak bus di Tol Cikampek Km 58 pada Senin (8/4/2024). [Antara]

Suara.com - Polisi berhasil mengidentifikasi satu dari 12 jenazah korban kecelakaan maut di KM 58 Tol Cikampek arah Jakarta, Selasa (9/4/2024). Korban yang telah teridentifikasi tersebut atas nama Najwa Devira (22) asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast menyebut almarhumah Devira berhasil diidentifikasi berdasar data primer gigi.

"Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi satu jenazah yaitu atas nama Najwa Devira jenis kelamin perempuan 22 tahun alamat Kabupaten Bogor. Jenazah korban teridentifikasi berdasarkan data primer gigi," kata Jules di RSUD Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4/2024).

Rencananya, kata Jules, jenazah Devira akan segera diserahkan ke pihak keluarga dengan menggunakan ambulans yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Nantinya juga akan ada pemberian santunan secara langsung ke keluarga dari PT Jasa Raharja," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut total ada 12 korban meninggal dunia dalam peristiwa ini dengan rincian tujuh laki-laki dan lima perempuan. Seluruhnya merupakan penumpang mobil Daihatsu Gran Max.

Dua dari 12 korban yang tewas terindentifikasi asal Ciamis dan Bogor, Jawa Barat. Listyo mengatakan ini berdasar bukti KTP yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Ada dua KTP yang didapatkan dan kemudian dikenali identitas dan itu sudah kita hubungi pihak keluarga. Ada yang satu di Ciamis, dan satu berasal dari Bogor," ungkap Listyo di RSUD Karawang, Jawa Barat, Senin (8/4/2024).

Sebagaimana diketahui kecelakaan maut yang melibatkan bus, Gran Max dan Terios terjadi di KM 58 Tol Cikampek arah Jakarta sekitar pukul 07.04 WIB pagi ini. Ketika itu mobil Gran Max yang berada di jalur contra flow menabrak bus dari arah berlawanan lalu mengenai Terios.

baca juga

Akibat kecelakaan tersebut mobil Gran Max dan Terios terbakar. Selain korban meninggal dunia, ada dua korban yang menderita luka berat dan ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Sopir Bus Primajasa Korban Kecelakaan KM 58 Tol Japek, Dipulangkan Usai Sempat Jadi Saksi

Sosok Sopir Bus Primajasa Korban Kecelakaan KM 58 Tol Japek, Dipulangkan Usai Sempat Jadi Saksi

Lifestyle | Selasa, 09 April 2024 | 16:12 WIB

150 Ribu Lebih Kendaraan Pada Arus Balik, Polri Tetap Terapkan Contraflow di Tol Jakarta Cikampek

150 Ribu Lebih Kendaraan Pada Arus Balik, Polri Tetap Terapkan Contraflow di Tol Jakarta Cikampek

News | Selasa, 09 April 2024 | 14:16 WIB

Ahli Ini Jelaskan Penyebab 2 Mobil Terbakar Saat Tabrakan di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek

Ahli Ini Jelaskan Penyebab 2 Mobil Terbakar Saat Tabrakan di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek

News | Selasa, 09 April 2024 | 13:48 WIB

Terkini

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

×