Misteri Kematian Imam Masjid Darul Falah Bekasi, Muncul Gelagat Aneh Sebelum Kecelakaan Bus Rosalia Indah

Andi Ahmad S

Minggu, 14 April 2024 | 12:54 WIB
Misteri Kematian Imam Masjid Darul Falah Bekasi, Muncul Gelagat Aneh Sebelum Kecelakaan Bus Rosalia Indah
Salah satu kerabat korban, Rasyid mengungkap, Moh. Mahsun merupakan anggota Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darul Falah, Bekasi. [Mae/Suara.com]

Suara.com - Imam Masjid Darul Falah, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, bernama Moh. Mahsun menjadi salah satu korban meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal yang melibatkan bus Rosalia Indah di Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah, Kamis (11/4/2024).

Moh. Mahsun merupakan penumpang bus Rosalia Indah yang duduk di bangku nomor 8A.

Salah satu kerabat korban, Rasyid mengungkap, Moh. Mahsun merupakan anggota Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darul Falah, Bekasi. Korban juga merupakan salah satu Imam di masjid tersebut.

Baca Juga :

Rasyid yang juga merupakan Kooordinator Rumah Tangga DKM Darul Falah, mengaku sehari-hari cukup dekat dengan korban.

Ia dan sejumlah pengurus DKM Darul Falah sempat merasa ada gelagat aneh dari Moh. Mahsun sesaat sebelum kabar duka itu datang.

“Setelah Salat Id, siangnya beliau berangkat ke kampungnya di Jombang, Jawa Timur,” kata Rasyid saat ditemui di Masjid Darul Falah, Bekasi, Minggu (13/4/2024).

Moh. Mahsun berangkat ke kampung halamannya seorang diri. Satu minggu sebelumnya, istri dan dua anaknya telah lebih dulu berangkat mudik.

Rasyid mengatakan, cara Moh. Mahsun berpamitan dengan warga sekitar saat hendak mudik ke kampung halamannya tak seperti biasanya.

baca juga

“Kalau firasat gak ada. Tapi saya dengar kabar waktu pulang dari Salat Id terus beliau mampir ke pos satpam pamitan (dengan warga sekitar) mau pulang kampung lah, tapi pamitnya itu tidak lazim gitu,” tutur Rasyid.

Rasyid juga mengatakan, bahwa Moh. Mahsun sempat salah kirim pesan ketika hendak berpamitan dengan salah satu anggota DKM Darul Falah lainnya melalui aplikasi Whatsapp.

“Terus sempet mau Whatsapp ke sini (anggota DKM) pamit pulang kampung, malah salah kirim ke istrinya, gak taunya pulang selamanya,” ucapnya.

Selain itu, beberapa waktu sebelum kepulangannya, Moh. Mahsun juga nampak tak seperti biasanya. Rasyid menyebut, rekan baiknya itu belakangan terlihat lebih senang menyendiri.

“Terus suka menyendiri gak wajar, kita tuh (berpikir) ‘ada apa ya’, terus tertawanya juga gak plong gitu,” ujar Rasyid.

Tak disangka, pada hari kedua Lebaran 2024, Rasyid dan sejumlah jemaah pun dikagetkan dengan kabar duka bahwa Moh. Mahsun merupakan salah satu korban jiwa dalam kecelakaan bus Rosalia Indah itu.

Kepergian Moh. Mahsun begitu membawa duka mendalam bagi warga sekitar terutama jemaah Masjid Darul Falah Bekasi.

Bahkan Rasyid menyebut, pihaknya bakal kesusahan untuk mencari sosok pengganti Imam masjid seperti Moh. Mahsun.

“Kita kehilangan sekali, dan kami masih mencari pengganti beluai dan buat kami agak susah. Karena kami sudah satu hati, buat kami beliau itu menjadi panutan,” tandasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, telah menetapkan sopir bus Rosalia Indah sebagai tersangka buntut kelalaiannya yang menyebabkan kecelakaan hingga menelan tujuh korban jiwa di KM 370 A Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (11/4/2024).

Stefanus mengatakan, keputusan ini diambil berdasar hasil gelar perkara pada Kamis (11/4/2024) malam.

"Tadi malam setelah dilaksanakan gelar perkara sopir dijadikan tersangka," kata Satake kepada wartawan, Jumat (12/4/2024).

Dalam perkara ini, sopir bus dijerat dengan Pasal 310 Ayat 2, 3, dan 4, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan atau LLAJ. Acaman daripada pasal tersebut berupa pidana penjara maksimal selama 6 tahun.

Bus Rosalia Indah mengalami kecelakaan di ruas Tol Semarang-Batang, Kamis (11/4/4024). (ANTARA/HO-Humas Polda Jateng)
Bus Rosalia Indah mengalami kecelakaan di ruas Tol Semarang-Batang, Kamis (11/4/4024). (ANTARA/HO-Humas Polda Jateng)

Adapun tujuh korban yang meninggal dunia akibat insiden kecelakaan itu antara lain, Sumarno (45) warga Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri (kondektur bus); Shaquina Banunga Zeeya Salsabila (berusia 1 tahun); Zifana (3); Moh. Mahsun (46) warga Bekasi Selatan; Masri'in; Titik; dan Aris Riski.

Kontributor : Mae Harsa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imam Masjid Darul Falah Bekasi Meninggal dalam Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Sosok Panutan Jemaah

Imam Masjid Darul Falah Bekasi Meninggal dalam Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Sosok Panutan Jemaah

News | Sabtu, 13 April 2024 | 16:24 WIB

Gak Usah Jauh-jauh ke Puncak, Ini 10 Destinasi Wisata di Bekasi untuk Warga Jabodetabek Liburan

Gak Usah Jauh-jauh ke Puncak, Ini 10 Destinasi Wisata di Bekasi untuk Warga Jabodetabek Liburan

Lifestyle | Sabtu, 13 April 2024 | 09:25 WIB

Siapa Pemilik Rosalia Indah? Menhub Peringatkan Sanksi Tegas Pasca Kecelakaan Tol Batang

Siapa Pemilik Rosalia Indah? Menhub Peringatkan Sanksi Tegas Pasca Kecelakaan Tol Batang

Bisnis | Jum'at, 12 April 2024 | 17:57 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×