Eks Orang Dalam Bocorkan Sosok Astral dan Tikus di Istana Negara

Galih Prasetyo

Sabtu, 01 Juni 2024 | 18:14 WIB
Eks Orang Dalam Bocorkan Sosok Astral dan Tikus di Istana Negara
Eks Orang Dalam Istana Negara Bocorkan Sosok Tak Tampak dan Tikus yang Berkeliaran [kemdikbud.go.id]

Suara.com - Wahyu Muryadi, eks Kepala Biro Protokol Istana era Presiden Abdurrahman Wahid (1999-2001) membeberkan soal sisi lain dari Istana Negara, Jakarta.

Menurut Wahyu saat disinggung soal mitos bahwa di Istana Negara banyak mahluk-mahluk tak kasat mata. Wahyu menceritakan bahwa ia sebenarnya tidak pernah menemui atau melihat hal-hal mistik seperti itu namun mendapat cerita dari eks ketua PBNU Gus Yahya Staquf.

"Waktu itu kan dia pernah tinggal di Wisma Negara. Ya istilahnya ngekos disitu lah. Di situ ada beberapa kamar yang dipakai untuk menerima tamu-tamu asing dari negara-negara dunia ketiga," jelas Wahyu seperti dikutip, Sabtu (1/6).

"Nah karena mungkin kurang dirawat atau kurang dihuni, kurang jarang ditempati orang atau apa itu singup katanya," lanjut Wahyu.

Wahyu menjelaskan bahwa maksud singup itu artinya kondisi yang cukup menyeramkan.

"Jadi gak enak lah, gak nyaman dia (Gus Yahya Staquf). Dia secara spritual yang dirasakan tuh kaya ada itu tanya Gus Yahya," ungkap Wahyu.

Namun Wahyu menegaskan yang ia ketahui bahwa di eranya Istana Negara ternyata banyak dihuni tikus.

"Yang jelas. Yang jelas. Banyak orang yang tidak tahu, banyak tikusnya," ungkap Wahyu.

Istana Negara merupakan Istana Kepresidenan Indonesia yang terletak di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Istana Negara juga terletak satu kompleks dengan Istana Merdeka yang letaknya di bagian selatan Istana.

baca juga

Dikutip dari sejumlah sumber, pada awalnya di kompleks Istana di Jakarta ini hanya terdapat satu bangunan, yaitu Istana Negara. Gedung yang mulai dibangun 1796 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Pieter Gerardus van Overstraten dan selesai 1804 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Johannes Siberg ini semula merupakan rumah peristirahatan luar kota milik pengusaha Belanda, J A Van Braam.

Sementara Wisma Negara dibangun oleh Presiden Soekarno dengan arsiteknya bernama Soedarsono. Bangunan bertingkat enam itu disebut Wisma Negara, terletak di sisi barat pelataran dalam Istana Jakarta dan dibangun sepanjang 1962-1964.

Lantai teratas Wisma Negara adalah ruang makan dan ruang tamu bagi para tamu agung negara. Lantai lima adalah sebuah suite untuk tamu agung setingkat Kepala Negara, sedangkan lantai empat merupakan suite bagi tamu agung sederajat Perdana Menteri atau Wakil Presiden. Wisma Negara juga dilengkapi dengan kantor pos, salon pangkas dan kecantikan, tempat penukaran uang, serta toko cenderamata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBNU Bolehkan Mabit di Muzdalifah dengan Murur Hukumnya Sah

PBNU Bolehkan Mabit di Muzdalifah dengan Murur Hukumnya Sah

Religi | Jum'at, 31 Mei 2024 | 21:05 WIB

Aksi Kamisan ke-815 di Depan Istana Peringati Tragedi Semanggi dan Trisakti

Aksi Kamisan ke-815 di Depan Istana Peringati Tragedi Semanggi dan Trisakti

Foto | Kamis, 16 Mei 2024 | 19:08 WIB

Cak Imin Curhat Beda Sikap Muhammadiyah dan PBNU: Jadi Anggota Istimewa dan Dimusuhi

Cak Imin Curhat Beda Sikap Muhammadiyah dan PBNU: Jadi Anggota Istimewa dan Dimusuhi

News | Sabtu, 11 Mei 2024 | 12:47 WIB

Sudah Anggap Prabowo-Gibran Anggota Keluarga NU, Gus Yahya PBNU Ucapkan Selamat

Sudah Anggap Prabowo-Gibran Anggota Keluarga NU, Gus Yahya PBNU Ucapkan Selamat

Kotak Suara | Minggu, 28 April 2024 | 16:27 WIB

Candaan Ketum PBNU Ini Bikin Kapolri dan Panglima TNI Ketawa Ngakak

Candaan Ketum PBNU Ini Bikin Kapolri dan Panglima TNI Ketawa Ngakak

Kotak Suara | Minggu, 28 April 2024 | 15:45 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×