Bakal Diperiksa Kasus Harun Masiku, Hasto PDIP Santai: yang Mendirikan KPK Bu Mega

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Minggu, 09 Juni 2024 | 01:05 WIB
Bakal Diperiksa Kasus Harun Masiku, Hasto PDIP Santai: yang Mendirikan KPK Bu Mega
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto santai dengan pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nantinya, Hasto akan dimintai keterangan terkait kasus yang menjerat buronan KPK Harun Masiku.

Hasto memastikan datang memenuhi panggilan penyidik lembaga antirasuah. Dia juga bercerita kalau yang mendirikan KPK adalah ketum partainya, Megawati Soekarnoputri.

"Saya datang, karena yang mendirikan KPK Bu Mega," ucap Hasto di sekolah partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/6/2024) malam.

Selain itu Hasto juga bicara di balik alasan Megawati menunjuk Mahfud MD sebagai pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 lalu.

Hasto mengatakan jika kemarin pasangan Ganjar-Mahfud menang maka bakal memperbaiki hukum di Indonesia. Namun kekinian diketahui pemenang Pilpres 2024 adalah pasangan Prabowo-Gibran, sedangkan pasangan Ganjar-Mahfud mendapat suara paling kecil sehingga menempati posisi ketiga.

"Ketika Bu Mega memutuskan Mahfud mendampingi Pak Ganjar, suatu desain untuk melakuan suatu reformasi sistem hukum kita, reformasi sistem politik," jelasnya.

Kasus Harun

Pihak KPK kembali membuka lembaran soal buronnya Harun Masiku. Belakangan KPK juga telah memeriksa beberapa orang saksi terkait Harun Masiku.

Buronan KPK Harun Masiku. (Ist)
Buronan KPK Harun Masiku. (Ist)

Adapun salah seorang saksi yang diperiksa merupakan seorang pengacara bernama Simon Petrus, dan mahasiswa bernama Hugo Ganda

baca juga

Harun Masiku diketahui merupakan buronan kasus pengurusan PAW DPR. Harun Masiku sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan suap kepada Wahyu Setiawan yang saat itu menjabat Komisioner KPU

Untuk Wahyu telah divonis bersalah lantaran terbukti menerima suap sebesar Rp600 juta terkait pengurusan PAW. Wahyu divonis dan telah dihatuhi selama 7 tahun penjara sejak 2021 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingat Ajaran Megawati Politik Tidak Boleh Dendam, Sekjen PDIP: Biarlah Nanti Kena Karmanya

Ingat Ajaran Megawati Politik Tidak Boleh Dendam, Sekjen PDIP: Biarlah Nanti Kena Karmanya

News | Sabtu, 08 Juni 2024 | 23:00 WIB

Tunggu Keputusan PKB, PDIP Siap Kerja Sama Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Tunggu Keputusan PKB, PDIP Siap Kerja Sama Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Kotak Suara | Sabtu, 08 Juni 2024 | 16:01 WIB

Tahapan Pileg 2024 Hampir Rampung, KPK Ingatkan Caleg Terpilih Segera Lapor LHKPN

Tahapan Pileg 2024 Hampir Rampung, KPK Ingatkan Caleg Terpilih Segera Lapor LHKPN

News | Sabtu, 08 Juni 2024 | 12:32 WIB

Bela Tersangka Koruptor SYL, Ternyata Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Dapat Rp3,1 M

Bela Tersangka Koruptor SYL, Ternyata Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Dapat Rp3,1 M

Video | Sabtu, 08 Juni 2024 | 07:05 WIB

Terkini

Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti

Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti

Jakarta | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk

Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Ambisi Pemain Rp6,95 M Ingin Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia Sebelum Pensiun

Ambisi Pemain Rp6,95 M Ingin Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia Sebelum Pensiun

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:05 WIB

UU MD3 Digugat, MK Diminta Perpanjang Masa Jabatan Anggota DPRD Hingga 2031

UU MD3 Digugat, MK Diminta Perpanjang Masa Jabatan Anggota DPRD Hingga 2031

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Update ColorOS 17 Mulai Oktober 2026, Ini 4 HP realme yang Kebagian Gelombang Pertama

Update ColorOS 17 Mulai Oktober 2026, Ini 4 HP realme yang Kebagian Gelombang Pertama

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Daftar Harga HP Motorola Terbaru Oktober 2026, Mulai Rp 2 Jutaan

Daftar Harga HP Motorola Terbaru Oktober 2026, Mulai Rp 2 Jutaan

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Mengenal Perjalanan Ibnu Sina, Sang Ilmuwan Bidang Kedokteran dan Filsafat

Mengenal Perjalanan Ibnu Sina, Sang Ilmuwan Bidang Kedokteran dan Filsafat

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Duga Ada 'Pasal Selundupan' Muluskan Gibran, Denny Indrayana Bakal Laporkan KPU ke DKPP

Duga Ada 'Pasal Selundupan' Muluskan Gibran, Denny Indrayana Bakal Laporkan KPU ke DKPP

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Promo Cashback 30 Persen di Warung Nasi Bungkus Bu Yusni, Khusus Nasabah BRI

Promo Cashback 30 Persen di Warung Nasi Bungkus Bu Yusni, Khusus Nasabah BRI

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Menguak Jejak Tionghoa di Balik Musik Indonesia, Pameran Popularia Hadir di Pesisir Jakarta

Menguak Jejak Tionghoa di Balik Musik Indonesia, Pameran Popularia Hadir di Pesisir Jakarta

Jakarta | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:55 WIB

×