Jemaah Haji Indonesia Terpaksa Tahan BAB, Kamar Mandi Terbatas dan Tenda Penuh Sesak

M Nurhadi

Jum'at, 21 Juni 2024 | 14:29 WIB
Jemaah Haji Indonesia Terpaksa Tahan BAB, Kamar Mandi Terbatas dan Tenda Penuh Sesak
Puncak Ibadah Haji 2024: Jemaah Jalani Wukuf di Arafah, Ini Pesan Kemenag [MCH 2024]

Suara.com - Banyak jemaah haji Indonesia yang mengalami kesusahan selama menjalankan ibadah di tanah suci. Bahkan, berdasarkan laporan Tim Pengawas (Timwas) Haji 2024, tidak sedikit yang tidur di lorong-lorong tenda karena tenda yang digunakan melebihi kapasitas.

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Ace Hasan Syadzily pada Selasa (18/6/2024) lalu mengatakan, Timwas mengunjungi tenda jemaah haji Kloter JKS 10 Kabupaten Bandung Barat yang berada di Maktab 72.

Lantaran kapasitas tenda yang dipaksakan, akhirnya para jemaah yang berada di dalam tenda kesulitan karena sangat sempit.

Catatan Timwas, menurut Ace, salah satunya adalah kondisi di JKS 11 yang seharusnya menampung 440 jemaah, tetapi hanya memiliki kapasitas untuk sekitar 380 orang, sehingga 50 jemaah harus dipindahkan ke tenda lain. 

Tidak hanya itu, kamar mandi yang disediakan juga sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah para jemaah. Dampaknya, banyak jemaah haji Indonesia yang menahan buang air kecil dan besar (BAB) karena antrean yang luar biasa.

Pada kesempatan terpisah, Anggota Tim Pengawas Haji dan Komisi VIII DPR RI, Wisnu Wijaya menyebut, tenda jemaah haji Indonesia tahun 2024 menyerupai barak pengungsian.

Jemaah di dalam tenda berdesak-desakan, ada yang tidur sambil duduk berhimpitan, dan ada yang terlelap sambil menekuk badan.

Sebagian jemaah yang tidak mendapatkan tempat tidur di dalam tenda terpaksa tidur di lorong luar dengan beralaskan apa saja yang mereka temukan, sekadar untuk bisa istirahat. Wisnu menyebutkan bahwa suasana di Mina mirip dengan barak pengungsian, sehingga para jemaah merasa tidak nyaman.

Rombongan Tim Pengawas Haji DPR RI yang meninjau lokasi di Mina pada Senin (17/6/2024) merasa kaget dan terharu melihat kenyataan tersebut.

baca juga

Ketidaknyamanan ini juga dirasakan oleh Dedi Karyadi, jemaah haji dari kelompok terbang 49 asal Kota Bogor. Dedi mengungkapkan bahwa tenda yang disediakan oleh Pemerintah Arab Saudi hanya berukuran 10x12 meter dan diperuntukkan bagi 160 orang jemaah.

Temuan ini sangat kontras dengan biaya haji yang dibayarkan oleh para jemaah. Sebagai informasi, Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama telah menyetujui Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1445 Hijriah atau tahun 2024 sebesar Rp93,4 juta. Angka ini lebih rendah Rp11.684.746 dari usulan Menteri Agama yang mengusulkan Rp105.095.032.

Dari total BPIH Rp93,4 juta, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar langsung oleh jemaah adalah Rp56.046.172 atau 60%, mencakup biaya penerbangan, akomodasi di Mekkah, sebagian akomodasi di Madinah, biaya hidup, dan visa. Sisanya, sebesar Rp37.364.114 atau 40%, berasal dari nilai manfaat keuangan haji, mencakup biaya penyelenggaraan di Arab Saudi dan dalam negeri.

Nilai manfaat yang dialokasikan oleh BPKH untuk penyelenggaraan ibadah haji 2024 mencapai Rp8,2 triliun. Biaya perjalanan haji per provinsi diatur melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2024, yang berlaku untuk jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Otoritas Saudi Minta Bus Shalawat Berhenti Operasi Hingga Usai Jumatan

Otoritas Saudi Minta Bus Shalawat Berhenti Operasi Hingga Usai Jumatan

Religi | Jum'at, 21 Juni 2024 | 14:01 WIB

Tangis Haru Warnai Kepulangan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas Usai Safari Wukuf

Tangis Haru Warnai Kepulangan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas Usai Safari Wukuf

Religi | Kamis, 20 Juni 2024 | 20:25 WIB

Video Raffi Ahmad Ketemu Atta Halilintar di Masjidil Haram, Netizen Salfok Lihat Nagita Slavina Salat

Video Raffi Ahmad Ketemu Atta Halilintar di Masjidil Haram, Netizen Salfok Lihat Nagita Slavina Salat

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 11:59 WIB

Jelang Tawaf Ifadah dan Sa'i, Bus Salawat Kembali Beroperasi Layani Jemaah

Jelang Tawaf Ifadah dan Sa'i, Bus Salawat Kembali Beroperasi Layani Jemaah

Religi | Kamis, 20 Juni 2024 | 20:00 WIB

Keterbatasan Ruang Haji di Mina, Menag Yakini Arab Saudi Mampu Lewati

Keterbatasan Ruang Haji di Mina, Menag Yakini Arab Saudi Mampu Lewati

Video | Jum'at, 21 Juni 2024 | 08:00 WIB

Hadiah Ulang Tahun Tak Terduga Arda Naff saat Haji: Sebuah Toilet

Hadiah Ulang Tahun Tak Terduga Arda Naff saat Haji: Sebuah Toilet

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2024 | 19:00 WIB

Terkini

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:07 WIB

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:04 WIB

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:02 WIB

×