Sinergi dengan Program MAKMUR PT Pupuk Indonesia, Bulog Wujudkan Ekosistem Budidaya Pertanian Ideal

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 09 Juli 2024 | 18:16 WIB
Sinergi dengan Program MAKMUR PT Pupuk Indonesia, Bulog Wujudkan Ekosistem Budidaya Pertanian Ideal
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia di Kantor Bulog, Selasa (9/7/2024). (Dok: Bulog)

Suara.com - Slogan “Mengantarkan Kebaikan” menjadi kiblat Perum Bulog dalam upaya mensejahterakan petani yang sesuai dengan tujuan pemerintah.

Upaya dalam meningkatkan produktivitas, provitas lahan dan keberlanjutan pertanian harus melibatkan stakeholders terkait. Perum Bulog melalui Program Mitra Tani bersinergi dan berkolaborasi dengan mitra budidaya di penjuru negeri sehingga budidaya pertaninan bisa dirangkai secara ideal dalam ekosistem yang mendukung Makmur BUMN.

Selain berkolaborasi dengan banyak stakeholders, Program Mitra Tani Perum Bulog menggandeng Mitra Pangan Pengadaan maupun Pihak Swasta khsususnya yang concern dalam pendampingan dan pengembangan budidaya pertanian. Implementasi pilot project budidaya pertanian di fokuskan di wilayah-wilayah yang berdekatan dengan Sentra Penggilingan Padi Perum Bulog, dimana SPP ini nantinya yang akan melakukan offtake atas hasil panen budidaya.

Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi mengatakan bahwa ada 2 hal yang menjadi critical point dalam kegiatan ini, yang pertama adalah Bulog berharap untuk dapat mengetaui secara real dari basic cost of production dari para petani dan yang kedua adalah memberikan keuntungan dan pasokan bagi para petani. melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama PT Pupuk Indonesia ini merupakan salah satu upaya dalam pembentukan ekosistem budidaya pertanian yang ideal dapat diwujudkan melalui berbagai komponen BUMN dan swasta yang berkolaborasi dalam upaya menuju Program MAKMUR Kementerian BUMN yang diinisiasi oleh PT. Pupuk Indonesia.

Pada kesempatan yang sama dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia di Kantor Bulog, Selasa (9/7/2024), Direktur Utama PT. Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi juga menyampaikan bahwa Potensi di program makmur ini sungguh besar, sejauh ini sudah ada 100.180,44 Ha lahan padi yang menjadi binaan Program MAKMUR. Semoga dengan adanya kegiatan ini PT Pupuk Indonesia juga dapat menambah tingkat produktivitas nasional. Harapan dari PT Pupuk Indonesia adalah bersama BULOG dapat mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi yang turut hadir dalam kegiatan ini juga menyampaikan bahwa penandatangan Nota Kesepahamanan ini adalah sebuah upaya dalam optimalisasi hasil produksi pertanian dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Harapan dari Badan Pangan Nasional adalah semakin banyak lahan binaan dari Program Makmur maka Perum Bulog harus siap menjadi offtaker dari hasil pertanian tersebut.

Adapun untuk Nota Kesepahaman yang ditandatangi antara Perum Bulog dan PT. Pupuk Indonesia adalah mengenai optimalisasi produktivasi pertanian dan pembelian hasil panen melalui program makmur serta budidaya lainnya. Pada hari yang sama Perum Bulog juga akan menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian kersajama dengan stakeholders lain sebagai bentuk Pembentukan Ekosistem Budidaya Pertanian Ideal yakni mulai dari pembiayaan usaha tani, penyediaan agri input, pendampingan budidaya dan teknologi pertanian, penyediaan asuransi gagal panen dan offtake hasil budidaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Padahal Punya Bisnis Batu Bara, Yuni Shara Rawat Wajah Cuma Pakai Lendir Ini Seharga Rp12.500

Padahal Punya Bisnis Batu Bara, Yuni Shara Rawat Wajah Cuma Pakai Lendir Ini Seharga Rp12.500

Entertainment | Selasa, 09 Juli 2024 | 17:45 WIB

Hampir 10 Juta Gen Z Menganggur: Bisakah Mystery Shopping Menjadi Solusi?

Hampir 10 Juta Gen Z Menganggur: Bisakah Mystery Shopping Menjadi Solusi?

Your Say | Selasa, 09 Juli 2024 | 11:48 WIB

Menuju Swasembada Pangan Indonesia: Mekanisasi Jagung, Tebu, Sampai Beras Gunakan Dua Pulau Ini

Menuju Swasembada Pangan Indonesia: Mekanisasi Jagung, Tebu, Sampai Beras Gunakan Dua Pulau Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 11:09 WIB

Kisah Bisnis Mamafuji, Berawal dari Instastory Hingga Kini Beromzet Miliaran Rupiah

Kisah Bisnis Mamafuji, Berawal dari Instastory Hingga Kini Beromzet Miliaran Rupiah

Press Release | Minggu, 07 Juli 2024 | 13:00 WIB

Bisnis Logistik Makin Ketat, Pengusaha Putar Otak

Bisnis Logistik Makin Ketat, Pengusaha Putar Otak

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 09:33 WIB

Zahwa Kakak Aaliyah Massaid Mahal-Mahal Kuliah Manajemen Bisnis Fashion di AS, Ini Lho yang Dipelajari

Zahwa Kakak Aaliyah Massaid Mahal-Mahal Kuliah Manajemen Bisnis Fashion di AS, Ini Lho yang Dipelajari

Entertainment | Sabtu, 06 Juli 2024 | 17:20 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×