Kenya Gempar! Pembunuh Berantai Mutilasi 42 Wanita, Termasuk Istri Sendiri

Andi Ahmad S

Minggu, 21 Juli 2024 | 10:59 WIB
Kenya Gempar! Pembunuh Berantai Mutilasi 42 Wanita, Termasuk Istri Sendiri
Pembunuh Berantai Kenya, Dianggap Vampir Akui Telah Mutilasi 42 Wanita Termasuk Istrinya [NDTV]

Suara.com - Collins Jumaisi Khalusha disebut sebagai vampir dan pembunuh berantai psikopat yang tidak menghormati kehidupan manusia dinilai paling keji di Kota Kenya, Nairobi.

Pria dianggap vampir yang berusia 33 tahun telah melakukan tindakan mengerikan Khalusha akhirnya terungkap di tengah gejolak politik dan meningkatnya gelombang kekerasan berbasis gender di negara tersebut.

Saat rumahnya digeledah oleh polisi, ditemukan sebuah parang, sarung tangan karet industri, gulungan selotip, karung nilon, dan lain-lain. Bahkan, vampir itu mengaku membunuh 42 wanita, termasuk istrinya dan memutilasi (Mutilasi).

Penemuan mengerikan ini dimulai ketika mayat sembilan wanita yang termutilasi ditemukan di sebuah tambang terbengkalai yang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah di daerah kumuh Mukuru di Nairobi. Tempat pembuangan sampah warga sekitar ini menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi banyak korban Khalusha.

Tersangka, yang tinggal di sebuah kamar tua di dekatnya, mengaku memikat, membunuh, dan membuang korbannya ke tanah.

Polisi Kenya menangkap Khalusha beberapa hari setelah penemuannya. Jaksa membenarkan bahwa Khalusha telah mengakui pembunuhan tersebut, termasuk terhadap istrinya. Para korban dibunuh antara tahun 2022 dan tanggal penangkapan Khalusha.

Di kediaman Khalusha, detektif menemukan beberapa telepon genggam, kartu identitas, dan karung nilon serupa yang digunakan untuk membungkus jenazah korban. Bukti ini menunjukkan serangkaian pembunuhan yang metodis dan terencana, yang mendorong beberapa orang menjulukinya sebagai "Ted Bundy dari Kenya".

Di antara korbannya adalah Josephine Owino, seorang pengepang rambut berusia 26 tahun dari Mukuru Kwa Njenga. Owino menghilang setelah menerima panggilan telepon pada suatu pagi. Kakak perempuannya, Peris Keya, mencarinya, akhirnya mencapai tempat pembuangan sampah, di mana dia meyakinkan laki-laki setempat untuk mencari mayat. Upaya mereka menemukan karung berisi sisa-sisa tubuh yang dimutilasi.

Pemeriksaan forensik terhadap jenazah mengungkapkan rincian yang mengejutkan. Menurut Dr Johansen Oduor, ahli patologi pemerintah, sebagian besar karung berisi anggota badan dan batang tubuh yang diamputasi. Hanya satu jenazah utuh yang ditemukan, dan tidak ada satupun jenazah yang mengalami luka tembak. Salah satu korban telah dicekik. Analisis DNA telah mengidentifikasi dua jenazah, meskipun banyak yang masih belum teridentifikasi karena pembusukan tingkat lanjut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Udara Israel di Yaman Sebabkan 2 Orang Tewas dan 80 Terluka

Serangan Udara Israel di Yaman Sebabkan 2 Orang Tewas dan 80 Terluka

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 10:28 WIB

Protes Melawan Kuota Kerja di Bangladesh Berujung Chaos, Sebabkan 110 Orang Tewas

Protes Melawan Kuota Kerja di Bangladesh Berujung Chaos, Sebabkan 110 Orang Tewas

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 04:25 WIB

Guru Sekolah Dituduh Kirim Foto Seksual Eksplisit ke Siswa Remaja, Langsung Ditangkap Polisi

Guru Sekolah Dituduh Kirim Foto Seksual Eksplisit ke Siswa Remaja, Langsung Ditangkap Polisi

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 03:14 WIB

Terkini

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:51 WIB

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:43 WIB

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:35 WIB

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:24 WIB

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:16 WIB

Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI

Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:07 WIB

Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta

Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:57 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:20 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB