Peluang PDIP-PKB Jadi Juru Selamat Anies di Jakarta, Hasto: Juru Selamat Politik Itu Rakyat

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 08 Agustus 2024 | 20:11 WIB
Peluang PDIP-PKB Jadi Juru Selamat Anies di Jakarta, Hasto: Juru Selamat Politik Itu Rakyat
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa rakyat bisa menjadi juru selamat setiap calon pemimpin mendapatkan tiket maju dalam kontestasi Pilkada 2024.

Pernyataan itu disampaikan Hasto menanggapi kemungkinan PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi juru selamat Anies Baswedan maju di Pilgub Jakarta. Anies santer dikabarkan dijegal untuk maju dalam kontestasi tersebut.

"Jadi juru selamat politik itu rakyat. Jadi yang penting adalah dukungan rakyat dan dukungan arus bawah," kata Hasto ditemui di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2024).

Ia mengatakan bahwa rakyat mempunyai kekuatan yang luar biasa. Untuk itu, setiap calon pemimpin harus menyatu dengan rakyat.

Untuk itu, kata dia, setiap calon pemimpin tidak perlu khawatir jika sudah mendapatkan dukungan dari rakyat maka akan otomatis mendapatkan tiket maju di Pilgub Jakarta.

"Kekuatan yang maha dahsyat adalah persatuan dan rakyat. Sehingga setiap pemimpin yang memang yang dapat dukungan dari rakyat nggak perlu khawatir tidak mendapatkan tiket politik," ujarnya.

Sementara di sisi lain, Hasto memang mengaku mendengar adanya upaya untuk menjegal Anies Baswedan maju di Pilgub Jakarta. Terlebih dengan adanya isu PKS dan NasDem bakal merapat ke KIM plus.

"Ya kalau kami menerima laporan memang ada upaya-upaya untuk mengganjal pencalonan Anies Baswedan," ujarnya.

Ia pun mewanti-wanti agar semua pihak bisa demokratis dalam mengikuti kontestasi Pemilu. Menurutnya, demokrasi akan rusak jika ada pihak mengganjal sesorang maju dalam kontestasi.

baca juga

"Dan siapa pun yang oleh proses yang seharusnya demokratis tetapi ketika ada upaya-upaya untuk mengganjal calon-calon tertentu, itu kehidupan demokrasi kita tidak sehat," katanya.

Sebelumnya, Anies Baswedan terancam gagal berlayar maju di Pilgub Jakarta 2024 lantaran PKS hingga NasDem berpotensi bergabung bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM).

PDIP dengan PKB disebut bisa menjadi juru selamat satu-satunya buat Anies jika ingin tetap bertarung di Jakarta.

"Kalau soal memang yang bisa jadi juru selamat untuk anies tinggal PDIP dengan PKB kalau PKS dan NasDem meninggalkan Anies," kata Analis Politik yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Centre Research & Consulting, Pangi Syarwi Chaniago kepada Suara.com, Rabu (7/8/2024).

"Sekarang kan bagaimana kapal ini bisa berlayar kan. Nah apakah dengam nanti ada indikasi intenitas arah PKS-NasDem gabung ke KIM ya berarti tinggal PKB," sambungnya.

Ia mengatakan, PDIP menjadi juru selamat bisa berkoalisi dengan PKB, tapi juga bisa dengan PKS dan NasDem. Namun kalau PKB juga ikut pergi bergabung dengan KIM plus, maka Anies dipastikan gagal maju dan yang ada hanya lah kotak kosong.

"Tetapi kalau ketiga tiganya ke KIM demua ya artinya di depan mata tinggal kotak kosong gitu. Nah itu lah arah untuk menjegal itu karena bisa saja karena kegagalan dalam komunikasi Anies yang kurang piawai kurang mahir memainkan bandul politik ini," ujarnya.

Menurutnya, kekuatan KIM plus itu bisa lemah atau pun kuat tergantung komunikasi yanh dilakukan Anies terhadap partai-partai politik yang ada.

"Kalau beliau nggak jemput bola hanya tinggal diam nggak berupaya ya bisa lewat memang nggak akan masuk gelanggang. bagaimana mau masuk kalah atau menang masuk gelanggang aja belum memungkinkan nanti kita lihat aja," katanya.

Lebih lanjut, Pangi berharap di Pilgub Jakarta tak muncul KIM plus hanya melawan kotak kosong.

"Mudah-mudah kita tidak mebginginkan adanya kotak kosong. Kita berharap ada anies ada RK atau siapapun menu yang disiapkan untuk masyarakat beragam variannya cukup banyak sehingga kita diberikan pilihan-pilihan yang cukup beragam tidak hanya kotak kosong itu merendahkan demokrasi kita dan itu merusak demokrasi itu sendiri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Penjegalan Anies Baswedan, Waketum PKB: KIM Plus Baru Wacana

Isu Penjegalan Anies Baswedan, Waketum PKB: KIM Plus Baru Wacana

Video | Kamis, 08 Agustus 2024 | 16:15 WIB

Bukan Anies, Warga Jakbar Nilai Sosok Ini Lebih Pantas Pimpin Jakarta yang Keras

Bukan Anies, Warga Jakbar Nilai Sosok Ini Lebih Pantas Pimpin Jakarta yang Keras

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 19:05 WIB

Hasto PDIP Dengar Kabar Anies Baswedan Bakal Dijegal Maju di Pilgub Jakarta

Hasto PDIP Dengar Kabar Anies Baswedan Bakal Dijegal Maju di Pilgub Jakarta

Kotak Suara | Kamis, 08 Agustus 2024 | 18:56 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×