Sejumlah Pemulung Nangis Di Acara PDIP, Curhat Tak Dapat Bansos, KIP Hingga PKH: Kami Minta Tolong

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 10 Agustus 2024 | 18:08 WIB
Sejumlah Pemulung Nangis Di Acara PDIP, Curhat Tak Dapat Bansos, KIP Hingga PKH: Kami Minta Tolong
Pemulung sampai nangis cerita tak dapat bansos hingga PKH di acara PDIP, Sabtu (10/8/2024). (Suara.com/bagas)

Suara.com - Sejumlah pemulung menangis, mecurahkan isi hatinya ke PDI Perjuangan ketika hadir dalam acara Hari Konservasi Alam bersama PDIP, di Kompleks Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2024).

Memperingati Hari Konservasi Alam, DPP PDI Perjuangan (PDIP) mengundang ratusan petugas kebersihan hingga pemulung yang tersebar di Jakarta untuk berdialog dan memberikan edukasi soal daur ulang sampah hingga menjaga kesehatan.

Acara dipimpin oleh Ketua DPP PDIP bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup, MY Esti Wijayanti. Adapun perwakilan petugas kebersihan yang hadir berasal dari Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Muhammad Gunawan Hanafi, pemulung asal Jakarta Barat menceritakan soal minimnya perhatian terhadap dirinya selama ini. Padahal, dia sudah mendedikasikan diri untuk menjaga lingkungannya tetap bersih.

Sambil berurai air mata, Gunawan bercerita soal dirinya yang tidak pernah mendapatkan Bansos BLT hingga Bansos Sembako.

“Sekarang saya hidup sendiri. Dari lahir di Jakarta, BLT dihapus dan Bansos hilang, alasannya rumah saya enggak masuk data penerima,” ujar Gunawan sambil berurai air mata.

Lalu, Saman, pemulung asal Utan Kayu menyampaikan keluhan soal Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang belum didapatkan oleh rekan-rekannya sesama profesi.

“Kalau bisa saya minta tolong kepada Bapak dan Ibu dari PDIP, saya hanya mewakili teman-teman saya yang ada di Jakarta Timur, dinas kebersihan, dan tukang sampah soal KJP. Teman-teman saya yang anaknya belum dapat KJP. Memang KTPnya Jakarta, tapi ada yang dihapus ada yang belum dapat,” ungkap Saman.

Kemudian, Saidi, pemulung asal Klender menceritakan soal pendapatannya yang tidak menentu setiap bulannya. Sebab, selama ini dia tidak mendapatkan gaji.

baca juga

Saidi mengaku hanya mendapat penghasilan dari pemberian warga dan menjual barang rongsoknya.

Bahkan, dia menyebut bahwa penghasilannya hanya Rp 500 ribu perbulan. Padahal, dirinya harus memenuhi kebutuhan rumah tangga serta anak-anaknya bersekolah.

Dia juga curhat kepada Esti dan jajaran PDIP, bahwa dirinya belum mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anak-anaknya.

“Sebagai tukang sampah, saya menaikan sampah ke mobil, jadi saya begini. Naikin sampah sudah bertahun-tahun, tidak ada gajinya. Saya hanya (mengharapkan pemberian) warga,” ungkap Saidi.

“Saya hanya dari rongsokan doang, sama orang buang sampah ngasih Rp 10 ribu, saya bagi 4. Anak saya sekolah semua, terus belum dapat KIP. Sebulan Rp 500 ribu dari rongsok. Kalau harian buat jajan anak sekolah dapat Rp 30 ribu,” sambung dia.

Saidi juga mengungkapkan, bahwa dirinya tidak lagi mendapatkan Bansos sejak 3 bulan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Parpol Lain Sibuk Manuver Jelang Pilkada, PDIP Pilih Ngumpul Bareng Pemulung Dan Petugas Kebersihan

Parpol Lain Sibuk Manuver Jelang Pilkada, PDIP Pilih Ngumpul Bareng Pemulung Dan Petugas Kebersihan

Kotak Suara | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 17:21 WIB

Jubir PDIP Setuju Dengan Mahfud, Dorong KPK Periksa Bobby Dan Kahiyang Terkait Tambang Blok Medan

Jubir PDIP Setuju Dengan Mahfud, Dorong KPK Periksa Bobby Dan Kahiyang Terkait Tambang Blok Medan

News | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 17:00 WIB

RESMI! PDIP Usung Edy Rahmayadi Di Pilgub Sumut: Hari Ini Beliau Adalah Alat Revolusi

RESMI! PDIP Usung Edy Rahmayadi Di Pilgub Sumut: Hari Ini Beliau Adalah Alat Revolusi

Kotak Suara | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 15:12 WIB

Peringati Hari Konservasi Alam, PDIP Gelar Seminar Dan Undang Para Pemulung Berdialog

Peringati Hari Konservasi Alam, PDIP Gelar Seminar Dan Undang Para Pemulung Berdialog

News | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 12:57 WIB

Soal Kans Anies Diusung PDIP di Pilkada Jakarta, Ganjar Malah Jawab Dukung Ahok

Soal Kans Anies Diusung PDIP di Pilkada Jakarta, Ganjar Malah Jawab Dukung Ahok

Kotak Suara | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 21:33 WIB

Hasto PDIP: Anies Darahnya Sudah Merah, Ridwan Kamil Punya Wawasan

Hasto PDIP: Anies Darahnya Sudah Merah, Ridwan Kamil Punya Wawasan

Kotak Suara | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 21:07 WIB

Pesan Hasto PDIP soal Kabar Penjegalan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Pesan Hasto PDIP soal Kabar Penjegalan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Video | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 07:05 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×