Usai Menghadap Jokowi, Menkumham Supratman Andi: Masak Pemerintah Cawe-cawe Urusan Partai Politik?

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 20 Agustus 2024 | 15:11 WIB
Usai Menghadap Jokowi, Menkumham Supratman Andi: Masak Pemerintah Cawe-cawe Urusan Partai Politik?
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Menkumham Supratman Andi Agtas (kedua kiri) usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8/2024). [Antara Foto]

Suara.com - Menteri Hukum dan HAM baru, Supratman Andi Agtas menjamin bahwa pemerintah tidak akan cawe-cawe dalam urusan partai politik. Jaminan itu menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Kabangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Sebelumnya, Cak Imin meyakini pemerintah akan konsisten dengan konstitusi dan Undang-Undang Pemilu. Sehingga, kata Cak Imin, tidak boleh main-main.

"Ya pasti dong, pemerintah dalam hal ini tentu akan bersifat objektif, enggak akan kita cawe-cawe, masak pemerintah cawe-cawe di dalam urusan partai politik?" kata Supratman usai menghadap Presiden Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Supratman Andi Atgas (ketiga dari kiri) bersiap dilantik sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia di Istana Negara Jakarta, Senim (19/8/2024). ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Supratman Andi Atgas (ketiga dari kiri) bersiap dilantik sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia di Istana Negara Jakarta, Senim (19/8/2024). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Sementara itu ditanya, apakah ada arahan dari Jokowi perihal musyawarah nasional sejumlah partai politik, Supratman menegaskan tidak membahas hal tersebut.

"Tidak ada, tidak ada, sama sekali tidak dibicarakan tadi. Beliau hanya membicarakan itu terkait pokoknya terkait undang-undang karena kebetulan saya latar belakang di Badan Legislasi, kemudian beliau juga menyarankan dilakukan harmonisasi supaya undang-undang tidak tumpang tindih satu sama yang lain," ujarnya.

Jokowi Panggil Menkumham

Hari ini, Menkumham Supratman menyambangi Istana Kepresidenan. Kehadirannya untuk menghadap Presiden Jokowi.

Diketahui Supratman baru saja dilantik menggantikan Yasonna Laoly, Senin kemarin. Supratman menyampaikan kehadirannya di Istana untuk melaporkan perkembangan sejumlah undang-undang. Ia menegaskan tidak ada arahan khusus dari kepala negara.

"Tidak ada. Beliau (Jokowi) hanya ingin meminta perkembangan terkait dengan beberapa undang-undang, baik yang dalam pembahasan di DPR maupun terkait dengan usulan undang-undang yang diajukan oleh DPR, sudah sejauh mana. Apakah DIM-nya sudah masuk, supresnya sudah dikirim atau tidak," tutur Supratman usai bertemu Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

baca juga
Ketua Baleg Supratman Andi Agtas. [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Ketua Baleg Supratman Andi Agtas. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Supratman mengatakan Jokowi meminta untuk segera ada tindak lanjut untuk menyelesaikan sejumlah undang-undang. Termasuk terkait Undang-Undang tentang Koperasi.

"Ada satu undang-undang yang beliau tekankan supaya sesegera mungkin itu bisa diselesaikan sesegera mungkin pada periode ini karena belum sempat dibahas di DPR, yakni Undang-Undang Perkoperasian, kebetulan yndang-Undang Koperasi semua dibatalkan seluruh pasalnya dibatalkan oleh MK," tutur Supratman.

"Nah Pak Presiden (Jokowi) merasa perlu sesegera mungkin menyelesaikan itu karena ini menyangkut soal salah satu sokoguru perekonomian," sambung Supratman.

Mantan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini turut menyampaikan kepada Jokowi mengenai perkembangan RUU Kementerian Negara dan RUU TNI-Polri

"Saya yang menyampaikan bahwa usulan DPR ini undang-undang ini semua saya sampaikan karena kan kebetulan di badan legislasi dulu," kata Supratman.

Selain mengenai perkembangan undang-undang, pertemuan Supratman dan Jokowi sekaligus membahas permasalahan lembaga pemasyarakatan atau lapas dan imigrasi. Jokowi meminta Kementerian Hukum dan HAM memberikan perhatian khusus kepada lapas, termasuk ke imigrasi.

"Ketiga hal itu yang beliau tekankan sekaligus ini pertama kalinya saya diundang oleh presiden untuk beliau ingin mendapatkan gambaran seperti itu," kata Supratman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reshuffle Bikin PDIP Panas, Reaksi Bahlil soal Surat Senior Minta Jokowi jadi Ketum Golkar

Reshuffle Bikin PDIP Panas, Reaksi Bahlil soal Surat Senior Minta Jokowi jadi Ketum Golkar

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 08:41 WIB

Ngaku Ogah Nyalon Jika Rapor Merah, Cak Imin Tetap Bakal Dipaksa Maju Ketum PKB Lagi, Kenapa?

Ngaku Ogah Nyalon Jika Rapor Merah, Cak Imin Tetap Bakal Dipaksa Maju Ketum PKB Lagi, Kenapa?

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 15:02 WIB

Absen di Istana, Prabowo Ternyata Minta Supratman Andi dan Angga Raka Menghadap Sebelum Dilantik Jokowi, Apa Pesannya?

Absen di Istana, Prabowo Ternyata Minta Supratman Andi dan Angga Raka Menghadap Sebelum Dilantik Jokowi, Apa Pesannya?

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:59 WIB

Copot Yasonna Laoly, Jokowi Resmi Lantik Supratman Andi Atgas jadi Menkumham Baru

Copot Yasonna Laoly, Jokowi Resmi Lantik Supratman Andi Atgas jadi Menkumham Baru

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 10:07 WIB

Terkini

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB