Rekor: 700 Jurnalis Nasional dan Luar Negeri Meliput Sri Paus, Umat Katolik Indonesia Daraskan Doa

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 01 September 2024 | 16:15 WIB
Rekor: 700 Jurnalis Nasional dan Luar Negeri Meliput Sri Paus, Umat Katolik Indonesia Daraskan Doa
Patung para Paus di gedung utama Apostolic Nunciature Holy See atau Takhta Suci Vatikan di Jakarta [CNR ukirsari]

Suara.com - Republik Indonesia saat ini tengah bersiap menantikan kunjungan apostolik Sri Paus Fransiskus pada 3-6 September 2024.

Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, menyatakan betapa Gereja Indonesia sangat bersyukur dan bersukacita menyambut kedatangan Bapa Suci Paus Fransiskus.

Disebutkannya bahwa dalam keterbatasan kesehatan dan usia, kepala negara Takhta Suci Vatikan dan imam tertinggi Katolik sedunia ini tetap bersedia mengunjungi dan berjumpa langsung dengan umatnya. 

Gerbang Apostolic Nunciature atau Kedutaan Besar Takhta Suci Vatikan di Jakarta [Suara.com/CNR ukirsari]
Gerbang Apostolic Nunciature atau Kedutaan Besar Takhta Suci Vatikan di Jakarta [Suara.com/CNR ukirsari]

“Beliau menunjukkan kasih kebapaannya untuk meneguhkan dan menguatkan iman umat,” papar Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC.

Oleh karena itu, Konferensi Waligereja Indonesia atau KWI bekerja sama dengan Nunsius Apostolik Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia membentuk panitia pada April 2024.

“Sudah bekerja mempersiapkan segala sesuatu sampai saat ini,” lanjutnya.

Dipaparkan pula, ada 56 Panitia Inti dan 107 Relawan Inti terlibat dalam persiapan kunjungan apostolik Sri Paus Fransiskus di Indonesia.

Bersama Panitia, KWI bekerja sama dengan pemerintah dan otoritas yang berwenang. Untuk mengatur logistik, koordinasi keamanan, transportasi, protokol kesehatan, sampai publikasi media. 

“Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah yang telah menunjukkan kesungguhan hati dalam menyambut Paus, pemimpin Gereja sekaligus pemimpin negara Vatikan,” ungkap Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC.

baca juga
Romo Antonius Steven Lalu (moderator), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC (Ketua Konferensi Waligereja Indonesia),  Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo dan Ignasius Jonan, Ketua Panitia Pelaksana Kunjungan Sri Paus Fransiskus di Indonesia dalam Konferensi Personal di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) [Suara.com/CNR ukirsari]
Romo Antonius Steven Lalu (moderator), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC (Ketua Konferensi Waligereja Indonesia), Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo dan Ignasius Jonan, Ketua Panitia Pelaksana Kunjungan Sri Paus Fransiskus di Indonesia dalam Konferensi Personal di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) [Suara.com/CNR ukirsari]

Bekerja sama dengan media Vatikan dan media internasional serta media lokal untuk meliput perjalanan Paus, Panitia saat ini mencatat sudah ada 700 media lebih yang terakreditasi dan 88 media yang ikut meliput dengan ikut di pesawat sewaan Sri Paus. Mereka dimasukkan dalam kelompok Vatican Accredited Media Personnel atau VAMP.

Panitia juga menyambut dukungan media yang luar biasa dalam meliput agenda Perjalanan Apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia.

Dari catatan Panitia terkini, sebanyak 732 jurnalis telah terdaftar untuk melakukan peliputan. Termasuk dari mereka adalah ke-88 jurnalis yang ikut dalam penerbangan Sri Paus. 

Kemudian ada 635 orang lainnya yang hadir sebagai media lokal, nasional, serta internasional yang terakreditasi di Indonesia. 

“Kami juga meminta dukungan masyarakat untuk dapat menyukseskan perjalanan apostolik Paus Fransiskus yang tentunya akan menjadi pengalaman rohani yang berharga untuk umat Katolik di Indonesia,” tukas Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC.

Sedangkan Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo menambahkan bahwa Gereja Katolik di Indonesia mendorong umat memaknai dan merefleksikan nilai-nilai hidup yang dianut dan diajarkan Paus Fransiskus.

“Terutama tentang tema kunjungan di Indonesia yaitu Iman, Persaudaraan, dan Bela Rasa atau Faith, Fraternity, and Compassion,” ungkapnya.

“Banyak pilihan simbolik tentang ini yang ditunjukkan Paus Fransiskus. Pertama-tama dengan memilih motto ketika menjadi uskup dan paus, yaitu “Miserando atque eligendo” atau “ia melihatnya dengan mata penuh kerahiman dan memanggil dia”," jelas Romo Kardinal Suharyo.

"Saat berusia 17 tahun Sri Paus Fransiskus memiliki pengalaman otentik akan Allah Yang Maharahim saat masuk ke kamar pengakuan dan merasakan Kerahiman Allah yang tanpa batas,” katanya lagi.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Kunjungan Paus ke Indonesia, Ignasius Jonan menyatakan perjalanan apostolik Bapa Suci masih sesuai rencana.

 ”Hingga saat ini agenda perjalanan Paus, seperti sudah diumumkan sebelumnya,” tandasnya.

Untuk persiapan rohani, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC menyatakan bahwa Gereja Indonesia pertama-tama diminta berdoa untuk kelancaran kunjungan Paus. 

Bahkan disiapkan kelompok doa yang terus-menerus berdoa tanpa henti untuk kelancaran acara ini. 

“Seluruh umat di Indonesia dalam ibadah-ibadahnya mendoakan doa khusus yang disebarkan kepada semua umat,” urainya. 

“Keuskupan-keuskupan dan Paroki-paroki mengadakan Katekese dan Formasi Rohani,” jelas Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC.

Penyediaan materi katekese dan formasi rohani itu bertujuan untuk membantu umat memahami makna dan tujuan kunjungan apostolik Paus. Serta mengajak mereka untuk berpartisipasi secara aktif dan penuh iman.

Kemudian, Gereja Indonesia bekerja bersama dalam menyelenggarakan Perayaan Ekaristi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada 5 September 2024. 

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (26/3).  [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (26/3/2023) [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

Dari sejumlah agenda Paus Fransiskus di Indonesia, salah satu yang akan melibatkan banyak umat adalah Perayaan Ekaristi di GBK. Dengan jumlah keikutsertaan umat mencapai 80 ribu lebih.

“Keuskupan-keuskupan dan paroki mengorganisir umatnya untuk dengan tertib boleh hadir dalam Perayaan Ekaristi. Para Imam juga akan menjadi konselebran dan membantu membagikan komuni,” kata Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC.

Kata tertib di sini bermakna bahwa yang bisa hadir dalam Perayaan Ekaristi telah mengenakan gelang undangan.

Diharapkan seluruh umat yang dapat hadir mengikuti semua saran dan anjuran panitia supaya dapat berjalan lancar. 

“Sementara, umat yang tidak kebagian tempat agar tidak datang ke GBK karena pasti tidak diizinkan masuk. Sebaiknya mengikutinya lewat siaran televisi atau YouTube,” kata Ignasius Jonan.

Panitia telah menggelar persiapan di setiap venue mau pun koordinasi lintas sektor untuk mempersiapkan yang terbaik dalam kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia. 

Termasuk soal kesehatan sudah disiapkan tim kesehatan untuk Paus dan seluruh umat.

Senada soal keamanan, pengaturan lalu-lintas, dan parkir sudah disiapkan tim panitia bersama sektor pemerintah terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi

Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya

Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:53 WIB

100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal

100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:22 WIB

4 Contoh Teks Doa Hari Anak Nasional 2026 yang Penuh Harapan, Cocok Dibacakan di Sekolah

4 Contoh Teks Doa Hari Anak Nasional 2026 yang Penuh Harapan, Cocok Dibacakan di Sekolah

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:24 WIB

Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati

Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:05 WIB

Doa Hari Pertama Masuk Sekolah, Amalkan agar Diberi Kelancaran dan Kemudahan

Doa Hari Pertama Masuk Sekolah, Amalkan agar Diberi Kelancaran dan Kemudahan

Lifestyle | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×