Prabowo Ingin Bangun Zaken Kabinet, PPP: Jangan Salah Arti, di Parpol Juga Banyak Orang Profesional Bisa Jadi Menteri

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 12 September 2024 | 20:12 WIB
Prabowo Ingin Bangun Zaken Kabinet, PPP: Jangan Salah Arti, di Parpol Juga Banyak Orang Profesional Bisa Jadi Menteri
Potret Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. [Instagram/prabowo]

Suara.com - Ketua DPP PPP Achmad Baidowi alias Awiek, mengatakan zaken kabinet yang akan dibangun di pemerintahan Prabowo-Gibran bukan artinya anggota kabinet nanti hanya diisi mayoritas kalangan profesional non partai politik.

"Tetapi, yang namanya zaken kabinet itu bisa berasal dari manapun. Artinya apa? Zaken kabinet itu adalah seorang menteri, anggota kabinet yang bisa profesional dalam bidangnya. Tidak melihat latar belakangnya apakah karena dia itu latar belakang partai politik, atau latar belakang non partai politik," kata Awiek di Kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2024).

"Nah, jangan sampai dipahami bahwa zaken kabinet itu adalah menteri yang harus dari kalangan profesional atau non partai politik," sambungnya.

Sebab, kata dia, dalam partai politik juga banyak orang-orang profesional yang menjadi kader. Ia pun memberikan contoh kader partai tapi rasa profesional.

"Karena di parpol itu banyak orang-orang yang profesional. Contohnya misalkan menteri-menteri yang berlatar belakang kayak menpan RB, itu orang partai. Menkumham itu orang partai. Dan banyak lagi yang ber background parpol. Dan ternyata dalam memimpin kementeriannya juga bagus. Dan tidak ada persoalan," katanya.

Meskipun kata dia, banyak menteri yang kadang kala tersangkut kasus hukum. Tapi menurutnya, hal itu bukan karena partai politik.

"Tetapi sekali lagi itu bukan gara-gara menterinya berasal dari partai ataupun tidak berasal dari partai. Semuanya tergantung dari kinerja yang dilakukan selama menjabat sebagai pembantunya presiden," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan partai politik tentu tidak akan sembarangan menyodorkan kadernya untuk menjadi menteri.

"Ya, tentunya parpol tidak akan sembarangan mengusulkan orang sebagai calon menteri. Tentu dilihat portofolionya. Misalkan, kementerian di bidang hukum dan HAM. Kemarin jatahnya PDI-P. Terus hari ini ditempati kolega saya pak supratman gerindra. Beliau kan memang S1 S2 S3 nya bidang hukum dan punya sejarah panjang di dunia advokat, dan kemarin mimpin baleg 2 periode. Kan itu profesional dengan sendirinya," ungkapnya.

baca juga

"Di PPP sendiri sangat banyak untuk disodorkan kalau PPP. Karena di PPP banyak yang profesional sesuai dengan bidangnya, tergantung bidang kebutuhan apa yang dimaui, ya tentu PPP menunggu atensi dari presiden. Karena pembentukan kabinet itu merupakan hak prerogatif dari presiden," sambungnya.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi alias Awiek. (Suara.com/Bagaskara)
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi alias Awiek. (Suara.com/Bagaskara)

Sebelumnya Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyampaikan Presiden terpilih Prabowo Subianto telah memanggil sejumlah figur yang dianggap sebagai calon menterinya nanti. Hal itu untuk melihat hal apa yang ditawarkan dalam menyelesaikan masalah.

"Sebagian diajak diskusi tentang bagaimana penyelesaian masalah dan problem yang dihadapi, bagaimana dia menghadapi sebaik-baiknya," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/8/2024).

Ia mengatakan, sejumlah partai koalisi juga sudah menyodorkan nama untuk dijadikan calon menteri dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Di antara partai koalisi sudah mulai mengajukan nama, dan mengajukan beberapa portofolio di kementerian. Terus di antara tokoh-tokoh juga sudah mulai disebut dan sudah mulai dilakukan penjaringan dan penyaringan, pemilahan dan pemilihan," ujarnya.

Kendati begitu, ia mengatakan, semua sifatnya masih belum final. Ia meminta semua pihak untuk menunggu.

"Tapi itu semua sifatnya masih wacana dan tunggu saja presiden terpilih dalam hal ini pak Prabowo dan wakil presiden terpilih dalam hal ini mas Gibran akan terus melakukan diskusi tentang postur pemerintahan kabinet yang akan datang," ujarnya.

Lebih lanjut, Muzani menyampaikan Prabowo ingin dalam kabinetnya kabinet Zaken, yakni akan banyak diisi oleh figur-figur yang ahli di bidangnya.

"Pak Prabowo ingin ini adalah sebuah pemerintahan zaken kabinet. Di mana yang duduk adalah orang-orang yang ahli di bidangnya meskipun yang bersangkutan berasal atau diusulkan dari parpol. Sehingga tidak kehilangan relevansinya di jabatan yang diduduki karena yang bersangkutan memiliki keahlian dari jabatan yang disandang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkominfo Tetap Bantah Akun Fufufafa Milik Gibran: Itu Upaya Mengadu Domba

Menkominfo Tetap Bantah Akun Fufufafa Milik Gibran: Itu Upaya Mengadu Domba

Tekno | Kamis, 12 September 2024 | 19:31 WIB

Heboh Akun Fufufafa Dikaitkan Keretakan Hubungan Prabowo-Gibran, Dasco Heran: Yang Begitu Gak Pernah Dibahas

Heboh Akun Fufufafa Dikaitkan Keretakan Hubungan Prabowo-Gibran, Dasco Heran: Yang Begitu Gak Pernah Dibahas

News | Kamis, 12 September 2024 | 19:24 WIB

Lagi Sibuk Godok Calon Menteri, Dasco Bingung Prabowo Disebut Mau Ketemu Mega: Kita Aja Belum Tahu Tanggalnya

Lagi Sibuk Godok Calon Menteri, Dasco Bingung Prabowo Disebut Mau Ketemu Mega: Kita Aja Belum Tahu Tanggalnya

News | Kamis, 12 September 2024 | 18:20 WIB

Kaesang Kini Naik Pesawat Jet, Jokowi Dulu Sempat Larang Gibran Beli Jet Pribadi

Kaesang Kini Naik Pesawat Jet, Jokowi Dulu Sempat Larang Gibran Beli Jet Pribadi

Your Say | Kamis, 12 September 2024 | 17:17 WIB

Terkini

Jadwal Lengkap Persib Bandung di Super League 2026/2027: Era Baru Igor Tolic Dimulai

Jadwal Lengkap Persib Bandung di Super League 2026/2027: Era Baru Igor Tolic Dimulai

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor Merebak, Sekda: Kami Masih Pantau Perkembangan

Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor Merebak, Sekda: Kami Masih Pantau Perkembangan

Bogor | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Ijazah Masih Penting, Tapi Kenapa Dunia Kerja Hanya Melihat Portofolio?

Ijazah Masih Penting, Tapi Kenapa Dunia Kerja Hanya Melihat Portofolio?

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban

Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:29 WIB

IHSG Terbang ke Level 6.500, Emiten Bakrie Melesat

IHSG Terbang ke Level 6.500, Emiten Bakrie Melesat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Demi Piala Oscar 2027, Taiwan Tunjuk A Foggy Tale di Kategori Internasional

Demi Piala Oscar 2027, Taiwan Tunjuk A Foggy Tale di Kategori Internasional

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia

Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia

Lampung | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Tarif Parkir Tegar Beriman Cibinong Bakal Dievaluasi, Kadishub Bogor: Menyesuaikan Kebutuhan Warga

Tarif Parkir Tegar Beriman Cibinong Bakal Dievaluasi, Kadishub Bogor: Menyesuaikan Kebutuhan Warga

Bogor | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Waspada Gempa Susulan! Warga Ngada Diimbau Tak Masuk ke Dalam Rumah

Waspada Gempa Susulan! Warga Ngada Diimbau Tak Masuk ke Dalam Rumah

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:22 WIB

×