Biodata Ali Khamenei dan Kontroversi Pemimpin Iran Soal India

Rifan Aditya

Jum'at, 20 September 2024 | 14:26 WIB
Biodata Ali Khamenei dan Kontroversi Pemimpin Iran Soal India
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei. [AFP]

Suara.com - Ali Khamenei menjadi sorotan usai mengkritik pemerintahan India dalam memperlakukan penduduk muslim di negara tersebut. Kontroversi soal India ini akhirnya memicu rasa ingin tahu dunia terhadap biodata Ali Khamenei. Berikut informasi singkat mengenai biodata pemimpin Iran ini.

Dikutip dari Britannica, Ali Khamenei lahir 15 pada Juli 1939 di Mashhad, Iran dengan nama lengkap Seyyed Ali Khamenei. Ali Khamenei dikenal sebagai seorang ulama dan politisi Iran. Ia menjabat sebagai presiden Iran (1981–89) dan sebagai rahbar, atau pemimpin negara itu, dari tahun 1989.

Dia mengikuti jejak ayahnya dan menjadi seorang ulama. Itu bukan pilihan yang mudah. Dia dibesarkan selama pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi. Shah adalah seorang raja sekuler yang memandang agama sebagai ritual kuno dan mencurigakan.

Pada tahun-tahun awalnya, Ali Khamenei juga suka merokok. Dia juga mendukung musuh utama Shah - ulama yang diasingkan Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Ayatollah ingin membawa pemerintahan Islam ke Iran. Ali Khamenei mencoba menyebarkan pesan ayatollah di dalam negeri. Karena ini, polisi menangkapnya enam kali.

Selama tahun 1970-an, kelompok-kelompok Marxis juga mencoba menyingkirkan Shah. Jadi, Ali Khamenei akhirnya berbagi sel penjara dengan Houshang Asadi, seorang komunis muda. Ulama dan komunis bergaul dengan cukup baik.

Ali Khamenei Keturunan Nabi

Keluarga Ali Khamenei diakui sebagai keturunan Nabi Muhammad saw. Keluarganya memiliki garis nasab dengan keluarga Azeri Sayyid Iran. Sayyid merupakan gelar kehormatan bagi muslim Hasanid dan Husainid yang merupakan keturunan Nabi Muhammad saw.

Ayah Ali Khamenei yakni Seyyed Javad Khamenei dan kakek dari pihak ayah yakni Seyyed Hussein yaitu Seyyed Mohammad Hosseini Tafresshi dianggap sebagai Sayyid Aftasi, di mana silsilah keluarganya terhubung dengan Sultan al Ulama Ahmad yang dikenal juga sebagai Seyyed Ahmad.

Karier Ali Khamenei

Berbicara mengenai karir Ali Khamenenei, berikut diringkas dalam bentuk timeline.

baca juga
  • Tahun 1962 - Khomeini, memprotes dan menentang kebijakan Shah Iran, Mohammad Reza Pahlavi.
  • 1977 - Bersama dengan ulama lainnya, Ali Khomenei membentuk Asosiasi Ulama Pejuang, yang menjadi Partai Republik Islam.
  • 1980-1987 - Menjabat sebagai Sekretaris jenderal dan anggota komando pusat Partai Republik Islam.
  • 13 Oktober 1981-3 Agustus 1989 - Menjadi Presiden Iran.
  • 4 Juni 1989-sekarang - Terpilih sementara sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran setelah kematian pemimpin sebelumnya.
  • 28 Juli 1989 - Sebuah referendum membuat pemilihannya resmi, dan sekelompok pemimpin agama kemudian mengkonfirmasi pemilihannya sebagai pemimpin tertinggi.

Kontroversi Soal India

Ali Khamenei menjadi kontroversi di India karena ia mengecam perlakuan India terhadap muslim di negara tersebut. Pemerintah India menyebut bahwa pernyataan Ali Khamenei sebagai 'tidak akurat dan tidak dapat diterima'.

Ali Khamenei sebelumnya menyebut bahwa umat Muslim harus peduli terhadap penderitaan muslim di berbagai negara, termasuk Myanmar, Gaza, dan India.

Kalimat tersebut dipublikasikannya melalui sosial media pada Senin 16 September 2024. Menanggapi hal tersebut, Kementerian luar Negeri India merespon keras dengan menyatakan keberatannya terhadap pernyataan tersebut.

Hubungan dua negara antara Iran dengan India sebenarnya kuat. Kedua negara bahkan menandatangani kontrak pengembangan dan pengoperasian Pelabuhan Chabahar di Iran pada Mei lalu. Kontrak kerjasama tersebut berlaku selama sepuluh tahun.

Pelabuhan Chabahar dikembangkan oleh India. Pelabuhan tersebut terletak di Pantai Tenggara Iran di sepanjang Teluk Oman. Direncanakan Pelabuhan Chabahar merupakan jalur alternatif untuk mengangkut barang ke Iran, Afghanistan, dan negara-negara Asia Tengah melewati pelabuhan Karachi dan Gwadar di Pakistan.

Alasan kenapa muslim di India menjadi sorotan ALi Khamenei salah satunya karena penganiayaan terhadap muslim meningkat di bawah pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi. Ia menjabat sebagai Perdana Menteri pada 2014.

Kelompok hak asasi manusia AL Jazeera mengklaim negara India mengalami peningkatan jumlah serangan pada muslim dan mata pencaharian mereka.

Kasus-kasus penghakiman massa dengan dalih melindungi sapi yang dianggap suci oleh umat Hindu juga meningkat selama masa kekuasaan Modi. Banyak rumah dan properti umat muslim di India dihancurkan.

Dari segi konstitusi, terdapat UU Amandemen Kewarganeraan yang membuka jalan bagi warga negara pengungsi non muslim dari negara tetangga mendapatkan kewarganegaraan di India.

UU tersebut menjadi kontroversi dan disebut sebagai UU anti muslim oleh kelompok pembela hak asasi manusia. Hal tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai eksistensi demokrasi di negara tersebut.

Demikian itu informasi biodata Ali Khamenei. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Didukung Iran, Warga Israel Ditangkap Atas Dugaan Rencana Pembunuhan Netanyahu

Diduga Didukung Iran, Warga Israel Ditangkap Atas Dugaan Rencana Pembunuhan Netanyahu

News | Kamis, 19 September 2024 | 18:31 WIB

Sejarah Tercipta, Iran Angkat Gubernur Sunni Pertama Sejak Revolusi Islam

Sejarah Tercipta, Iran Angkat Gubernur Sunni Pertama Sejak Revolusi Islam

News | Kamis, 19 September 2024 | 14:29 WIB

Deretan Kontroversi IShowSpeed, Malah Membuat Namanya Kian Dikenal

Deretan Kontroversi IShowSpeed, Malah Membuat Namanya Kian Dikenal

Lifestyle | Rabu, 18 September 2024 | 20:23 WIB

Kontroversi Poppy Capella: Terseret Skandal Pelecehan Kini Jadi Direktur Miss Universe UEA

Kontroversi Poppy Capella: Terseret Skandal Pelecehan Kini Jadi Direktur Miss Universe UEA

Lifestyle | Rabu, 11 September 2024 | 13:24 WIB

Terkini

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:24 WIB

×