Israel Serang Desa Mayoritas Kristen di Lebanon, Butuh Pemeriksaan DNA untuk Identifikasi Puluhan Mayat yang Hancur

Bella

Selasa, 15 Oktober 2024 | 12:10 WIB
Israel Serang Desa Mayoritas Kristen di Lebanon, Butuh Pemeriksaan DNA untuk Identifikasi Puluhan Mayat yang Hancur
Tentara Israel bersiaga memegang senjata mereka dalam bentrokan dengan para pengunjuk rasa Palestina di Tepi Barat. [Dok.Antara]

Suara.com - Serangan udara Israel yang jarang terjadi di sebuah desa mayoritas Kristen di Lebanon utara telah menewaskan setidaknya 21 orang, menurut pernyataan dari Kementerian Kesehatan Lebanon pada Senin.

Serangan ini menghantam desa Aitou, yang berada jauh dari basis kekuatan kelompok Hezbollah, yang biasanya menjadi target serangan. Pemeriksaan DNA sedang dilakukan untuk mengidentifikasi bagian-bagian tubuh yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Serangan musuh Israel di desa Aitou menewaskan 21 orang, dan melukai delapan lainnya. Tes DNA sedang dilakukan untuk menentukan identitas dari bagian tubuh yang ditemukan di lokasi serangan," bunyi pernyataan tersebut.

Laporan dari Kantor Berita Nasional resmi Lebanon menyebutkan bahwa Israel menargetkan sebuah apartemen di desa tersebut. Seorang fotografer AFP yang berada di lokasi kejadian melaporkan bahwa serangan itu menghancurkan bangunan tempat tinggal yang terletak di pintu masuk desa.

Puing-puing berserakan di seluruh area, sementara tim sukarelawan Palang Merah dengan cepat mencari korban yang selamat di antara reruntuhan, dan ambulans segera mengevakuasi mereka yang terluka.

Ketegangan yang Meningkat di Lebanon

Militer Lebanon segera memberlakukan pengamanan ketat di sekitar area yang terkena serangan, di mana kebakaran juga terjadi akibat ledakan tersebut.

Insiden ini bukanlah yang pertama di luar wilayah tradisional Hezbollah, karena serangan serupa juga terjadi di Deir Billa pada hari Sabtu, menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya. Deir Billa berjarak sekitar 15 kilometer dari kota Batroun di pantai utara Lebanon.

Sejak 23 September, Israel telah melancarkan kampanye udara yang intens dengan sebagian besar serangan ditargetkan di benteng-benteng Hezbollah di selatan dan timur Lebanon, serta pinggiran selatan Beirut. Eskalasi ini telah menyebabkan lebih dari 1.300 orang tewas, menurut perhitungan AFP berdasarkan angka resmi.

baca juga

Serangan yang meluas ke daerah-daerah mayoritas Kristen ini menandai pergeseran dari fokus utama Israel yang biasanya menargetkan wilayah yang didominasi oleh Syiah, tempat Hezbollah membangun kekuatannya.

Masyarakat internasional terus memantau perkembangan ini dengan kekhawatiran bahwa konflik tersebut dapat meluas ke wilayah-wilayah yang lebih luas di Lebanon, yang sudah rentan dengan ketegangan sektarian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Janji Serangan Balasan Tak Akan Sentuh Fasilitas Nuklir dan Minyak, Biden Bernafas Lega?

Israel Janji Serangan Balasan Tak Akan Sentuh Fasilitas Nuklir dan Minyak, Biden Bernafas Lega?

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 11:19 WIB

PM Irlandia Protes Israel soal Pasukan PBB, Raja Yordania Peringatkan Konflik Lebih Luas di Timur Tengah

PM Irlandia Protes Israel soal Pasukan PBB, Raja Yordania Peringatkan Konflik Lebih Luas di Timur Tengah

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 06:47 WIB

Netanyahu Klaim Akan Serang Hizbullah Tanpa Ampun di Penjuru Lebanon

Netanyahu Klaim Akan Serang Hizbullah Tanpa Ampun di Penjuru Lebanon

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 06:12 WIB

"Wall Street dapat Untung dari Genosida!" Yahudi Amerika Tuntut Keadilan untuk Gaza

"Wall Street dapat Untung dari Genosida!" Yahudi Amerika Tuntut Keadilan untuk Gaza

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 05:35 WIB

Israel Akui Serangan Udara yang Membakar Tenda Pengungsi di Rumah Sakit Gaza

Israel Akui Serangan Udara yang Membakar Tenda Pengungsi di Rumah Sakit Gaza

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 05:17 WIB

Tegas! Paus Fransiskus Minta Israel Hormati Pasukan Perdamaian PBB

Tegas! Paus Fransiskus Minta Israel Hormati Pasukan Perdamaian PBB

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 03:06 WIB

Apa Itu THAAD? Dikirim Amerika Serikat Untuk Bantu Israel

Apa Itu THAAD? Dikirim Amerika Serikat Untuk Bantu Israel

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 02:44 WIB

Rencana Israel Usir Palestina dengan Serangan Brutal ke Jalur Gaza

Rencana Israel Usir Palestina dengan Serangan Brutal ke Jalur Gaza

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 23:29 WIB

Spanyol Minta AS Hentikan Ekspor Senjata ke Israel, Palestina: Sejalan dengan Hukum Internasional

Spanyol Minta AS Hentikan Ekspor Senjata ke Israel, Palestina: Sejalan dengan Hukum Internasional

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 22:48 WIB

Serangan Israel Terhadap Anak-anak Palestina Saingi Kekejaman Nazi

Serangan Israel Terhadap Anak-anak Palestina Saingi Kekejaman Nazi

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 06:30 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×