Momen Tak Disangka Pilpres AS Hingga Hasil Survei Kamala Harris Beda Tipis dengan Donald Trump

Andi Ahmad S

Selasa, 05 November 2024 | 01:10 WIB
Momen Tak Disangka Pilpres AS Hingga Hasil Survei Kamala Harris Beda Tipis dengan Donald Trump
Kamala Harris dan Donald Trump (kolase instagram)

Suara.com - Pemilu Amerika Serikat untuk menentukan Presiden AS tinggal menghitung jam, lantaran akan dilaksanakan pada 5 November 2024 (Besok).

Ada dua calon presiden AS, pertama dari Partai Demokrat yakni Kamala Harris kemudian dari Partai Republik Donald Trump, keduanya disebut-sebut memiliki keunggulan masing-masing.

Jadi siapa Presiden AS mendatang?

Dilansir dari NDTV, ada sejumlah momen tak disangka di Pilpres AS 2024 hingga hasil survei sendiri menyebutkan bahwa Kamala Harris dan Donald Trump terpaut selisih yang sangat tipis pada jejak pendapat.

Para pemilih di AS akan memilih pemimpin perempuan, kulit hitam, dan Asia pertama mereka atau menunjuk kembali seorang kepala eksekutif yang ingin kembali ke Gedung Putih yang ditinggalkannya dengan rasa malu hampir empat tahun yang lalu.

Itulah pemerannya, lalu pertimbangkan latar belakangnya. Siklus ini dimulai di negara yang masih belum pulih dari pandemi Covid-19 yang terjadi sekali dalam satu abad, ketika orang Amerika memilih Joe Biden sebagai presiden tertua dalam sejarah AS, dan para pendukung Trump menyerang Capitol untuk mencoba membalikkan kekalahannya.

Sejak saat itu, krisis ini mencakup pecahnya perang besar di Eropa dan Timur Tengah, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa Amerika Serikat akan ikut terseret ke dalamnya; lonjakan inflasi yang belum pernah dialami oleh warga Amerika berusia di bawah 40 tahun; dan pembatalan hak aborsi federal oleh Mahkamah Agung.

Dan itu pun hanyalah sebagian dari drama dan kekacauan yang dialami Amerika selama kampanye pemilu 2024 itu sendiri.

Momen tak disangka juga yakni saat Partai Demokrat menyingkirkan presiden petahana Biden dan memilih wakilnya Wakil Presiden Harris tanpa berkonsultasi dengan pemilih mereka.

baca juga

Kandidat Partai Republik, Trump, berhasil melewati pemilihan pendahuluan, kadang-kadang berkampanye dari ruang sidang New York di mana ia akhirnya dihukum karena membayar uang tutup mulut kepada seorang bintang film dewasa – dan kemudian ditembak dan dilukai pada sebuah rapat umum.

Tidak mengherankan jika banyak orang Amerika, mulai dari pemilih pemula hingga orang-orang berpengalaman di dunia pendanaan kampanye, masih berusaha untuk mengambil sikap.

Gideon Stein – seorang pengusaha, dermawan dan donor utama Partai Demokrat – paham betul tentang titik balik ini. “Debatnya tanggal 27 Juni,” ujarnya. “Bagiku itu yang paling gila.”

Saat itu, Biden masih berusaha untuk terpilih kembali tetapi kesulitan untuk membangkitkan antusiasme yang besar. Karena dirundung pertanyaan mengenai kesesuaiannya untuk masa jabatan berikutnya, ia mengusulkan debat awal melawan Trump pada bulan Juni. Mengatakan bahwa strategi tersebut menjadi bumerang adalah sebuah pernyataan yang meremehkan. Begitu tersendat-sendat dan tidak koherennya kinerja sang presiden sehingga ia tidak bisa lagi menahan bendungan kecemasan yang ada pada usianya.

“Itulah sebabnya saya bertunangan dan menggunakan suara saya sebagai donor,” kata Stein, salah satu kelompok penyandang dana utama Partai Demokrat yang menjelaskan kepada partainya bahwa mereka akan menahan sumbangan sampai Biden digantikan dalam pemungutan suara. “Kami akan terus berinvestasi pada pemilu, namun tidak akan berinvestasi pada presiden karena semua yang kami lihat adalah dia akan kalah.”

Biden mengakhiri kampanye pemilihannya kembali dan mendukung Harris sebagai penggantinya. Melihat ke belakang, Stein mengatakan ini adalah langkah yang tepat: Partai Demokrat memiliki peluang yang jauh lebih baik untuk mempertahankan Gedung Putih dengan wakil presiden sebagai kandidat utama. Dia menepati janjinya kepada partai tersebut untuk menyumbangkan $3,5 juta, dan mencairkan sebagian darinya selama seminggu terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamala Harris dan Donald Trump Janji Akhiri Konflik Israel-Palestina Jika Terpilih Jadi Presiden AS

Kamala Harris dan Donald Trump Janji Akhiri Konflik Israel-Palestina Jika Terpilih Jadi Presiden AS

News | Senin, 04 November 2024 | 23:20 WIB

Yakin Menang Lawan Kamala Harris, Donald Trump: Saya Punya Keunggulan Cukup Besar

Yakin Menang Lawan Kamala Harris, Donald Trump: Saya Punya Keunggulan Cukup Besar

News | Senin, 04 November 2024 | 21:13 WIB

Jelang Pemungutan Suara Pilpres AS, Harris dan Trump Sama Kuat, Negara Bagian Kunci Jadi Incaran

Jelang Pemungutan Suara Pilpres AS, Harris dan Trump Sama Kuat, Negara Bagian Kunci Jadi Incaran

News | Senin, 04 November 2024 | 17:57 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×