Pendukung Anies Deklarasikan Partai Perubahan, Siap Jadi Kendaraan Politik di 2029?

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Rabu, 13 November 2024 | 19:18 WIB
Pendukung Anies Deklarasikan Partai Perubahan, Siap Jadi Kendaraan Politik di 2029?
Presiden Partai Perubahan, Roby Nurhadi. [Tangkapan layar YouTube Suara Perubahan]

Suara.com - Sejumlah warga yang mengatasnamakan pendukung Anies Baswedan atau paasangan AMIN pada Pilpres 2024 mendeklarasikan Partai Perubahan pada Minggu (10/11/2024).

Presiden Partai Perubahan, Roby Nurhadi mengatakan bahwa partai tersebut dibentuk dengan patron Anies Baswedan sebagai pemimpin perubahan.

"Sebenarnya yang tetap jadi pemimpin adalah Bapak Anies Baswedan dan para pemimpin perubahan yang telah memimpin organisasi relawan ataupun perjuangan pergerakan perubahan," katanya seperti dikutip Suara.com dalam Youtube Suara Perubahan, dikutip Rabu (13/11/2024).

Diungkapkan Roby, meski hingga saat ini Anies belum bergabung dalam partai politik tersebut, ia tetap berharap agar capres nomor urut 1 pada Pilpres 2024 tersebut bisa bergabung untuk membawa perubahan bagi Indonesia

"Kepada mereka kami memberi rasa hormat, yang ada adalah kami ingin sama-sama berkontribusi memastikan bahwa keinginan rakyat untuk mengubah Indonesia lebih baik itu menjadi agenda penting yang bisa kita wujudkan,” jelasnya.

Pembentukan partai tersebut, lanjut Roby, merupakan salah satu titik balik dari kegagalan Anies maju dalam kontestasi Pilkada Jakarta meski diinginkan oleh Warga Jakarta.

“Ini ijtihad politik, karena beberapa peristiwa pernah terjadi salah satu yang terpenting adalah Pak Anies yang begitu diinginkan oleh Warga Jakarta, tetapi tidak bisa dicalonkan sebagai calon gubernur karena memang tidak ada partai yang mau mencalonkan,” ucapnya.

Realitas tersebut menjadi pelajaran berpolitik yang sangat mahal, pasalnya seberapapun besar keinginan masyarakat terhadap seorang kepala daerah, bakal mustahil apabila tidak memiliki kendaraan politik.

"Bagi kami ini sebuah pelajaran besar bahwa memang orang-orang baik memerlukan kendaraan yaitu partai politik untuk memastikan mereka bisa diusung dengan sesuai dengan konstitusi," katanya.

baca juga

Lebih lanjut, ia mengemukakan tidak menutup kemungkinan, apabila Partai Perubahan nantinya bakal menjadi kendaraan politik bagi siapapun calon kepala daerah maupun calon presiden (capres) bagi siapapun orang yang dianggap berkompeten.

"Kami memfasilitasi melalui partai politik sebagaimana organisasi yang memang diperlukan untuk mengusung calon-calon kepala daerah dan bahkan calon presiden ke depan," jelasnya.

Rudi menegaskan keberadaan Partai Perubahan tersebut merupakan kebutuhan untuk memfasilitasi Anies. Selain itu, ia juga menyatakan bakal mengikuti Anies ke depannya.

"Jadi ini sebuah kebutuhan yang kami coba fasilitasi. Jadi tentu saja yang menjadi pemimpin dan kami terus hormat dan kami terus ikuti adalah Pak Anies Rasyid Baswedan," katanya.

Anies Baswedan. (tangkap layar/ist)
Anies Baswedan. (tangkap layar/ist)

Partai Perubahan disebut diinisiasi lebih dari seribuan lebih pendukung Anies Baswedan pada 27 April 2024. 

Sebelumnya, kabar Anies Baswedan akan membuat partai politik kencang berembus. Bahkan, pernyataan tersebut disampaikan melalui ketrangan di akun YouTube-nya pada Jumat (30/8/2024).

Dalam tayangan melalui akun YouTube tersebut, Mantan Mendikbud ini mengisyaratkan bakal membuat partai politik.

"Apakah lalu akan membuat partai politik baru? Gini, bila untuk mengumpulkan semua semangat perubahan yang sekarang semakin hari makin terasa besar dan itu menjadi sebuah kekuatan, diperlukan menjadi gerakan maka membangun ormas atau membangun partai baru mungkin itu jalan yang akan kami tempuh," kata Anies.

Anies sendiri berharap tidak lama lagi langkah tersebut akan bisa dikonkritkan, terlebih gerakan atau semangat perubahan terus dirasakan.

"Kita lihat sama sama ke depan. Semoga tidak terlalu lama lagi, kita bisa mewujudkan langkah-langkah kongkrit untuk bisa mewadahi gerakan yang sekarang ini makin hari makin membesar menginginkan Indonesia yang lebih setara, demokrasi yang lebih sehat, politik yang lebih mengedepankan policy gagasan," ujarnya.

Pernyataan Anies usai menolak berkontestasi dalam Pilkada Jabar itu menyiratkan keinginan untuk mendirikan partai politik baru yang lebih baik. Sebab, ia menilai saat ini banyak partai politik yang tersandera kekuasaan.

"Kalau masuk partai, pertanyannya, partai mana yang sekarang tidak tersandera oleh kekuasaan?" katanya.

Isyarat Anies tersebut kemudian ramai menjadi perbincangan di jagat media sosial (medsos) terutama X. Sejumlah netizen kemudian meresponsnya hingga menjadikan Partai Perubahan Indonesia masuk dalam posisi tiga trending di X.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Partai Perubahan Indonesia Trending di X, Ternyata Pernah Dikaitkan dengan Anies Usai Pilpres

Partai Perubahan Indonesia Trending di X, Ternyata Pernah Dikaitkan dengan Anies Usai Pilpres

News | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 14:56 WIB

Anies Kode Mau Bikin Partai, Netizen Trendingkan Partai Perubahan Indonesia

Anies Kode Mau Bikin Partai, Netizen Trendingkan Partai Perubahan Indonesia

News | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 14:03 WIB

Soal Isu Partai Perubahan, Anies: Saya Tidak Ada Rencana Bikin Ormas Apalagi Partai

Soal Isu Partai Perubahan, Anies: Saya Tidak Ada Rencana Bikin Ormas Apalagi Partai

News | Minggu, 05 Mei 2024 | 01:05 WIB

Terkini

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:05 WIB

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×