Jenin Luluh Lantak, Israel Tarik Diri Setelah Tewaskan 8 Warga Palestina

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 21 November 2024 | 17:17 WIB
Jenin Luluh Lantak, Israel Tarik Diri Setelah Tewaskan 8 Warga Palestina
Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)

Suara.com - Militer Israel menarik diri dari kamp pengungsi dan kota Jenin di Tepi Barat pada Rabu malam setelah melakukan operasi selama dua hari yang mengakibatkan kematian sedikitnya delapan warga Palestina dan 19 orang lainnya terluka, serta menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah dan infrastruktur, menurut pejabat setempat.

“Militer Israel telah meninggalkan seluruh kota Jenin dan kampnya,” ungkap Bashir Matahen, Direktur Hubungan Masyarakat dan Media pemerintah kota Jenin, kepada Anadolu.

Ia menjelaskan bahwa puluhan rumah terbakar atau hancur, sementara empat kilometer jalan serta infrastruktur air dan limbah mengalami kerusakan selama operasi tersebut.

Matahen juga menambahkan bahwa sistem listrik, air, dan pembuangan limbah di kamp telah rusak, yang mengakibatkan area tersebut tidak memiliki pasokan listrik setelah serangan dimulai.

Di sisi lain, Kamel Abu al-Rub, Gubernur Jenin, mengonfirmasi bahwa dua pemuda telah tewas di Kafr Dan, yang terletak di sebelah barat kota Jenin, dan jenazah mereka masih ditahan oleh pasukan Israel.

Kedua korban ini menambah total angka kematian di Jenin menjadi delapan, dengan 19 lainnya terluka selama operasi 48 jam yang menargetkan kota Jenin, kamp pengungsi, dan wilayah sekitarnya, menurut berita dari WAFA.

Selain itu, stasiun televisi Palestina melaporkan bahwa pesawat Israel juga menyerang sebuah kendaraan di Wadi Hassan, yang terletak antara Kafr Dan dan Al-Yamoun.

WAFA juga melaporkan bahwa drone Israel melancarkan serangan sementara helikopter Apache beroperasi di sekitar wilayah tersebut selama berlangsungnya operasi.

Pemerintah kota Jenin menekankan dampak jangka panjang dari operasi tersebut terhadap masyarakat, yang termasuk penangkapan massal, di mana puluhan orang ditangkap dan dibebaskan secara bertahap.

baca juga

Ketegangan semakin meningkat di Tepi Barat sebagai dampak dari perang brutal Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 44.000 orang, sebagian besar merupakan wanita dan anak-anak, setelah serangan lintas perbatasan oleh kelompok Palestina Hamas pada bulan Oktober tahun lalu.

Lebih dari 790 warga Palestina di Tepi Barat dilaporkan tewas dan lebih dari 6.400 lainnya terluka akibat serangan tentara Israel di wilayah yang diduduki, menurut Kementerian Kesehatan.

Pada bulan Juli, Mahkamah Internasional mengeluarkan pendapat penting yang menyatakan bahwa pendudukan Israel selama puluhan tahun di tanah Palestina adalah "ilegal" dan mendesak agar semua pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dievakuasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Pilu Anak-Anak Palestina di Gaza, Harus Menempuh Perjalanan Jauh Demi Sepotong Roti

Kisah Pilu Anak-Anak Palestina di Gaza, Harus Menempuh Perjalanan Jauh Demi Sepotong Roti

News | Kamis, 21 November 2024 | 17:02 WIB

Sebut Tel Aviv Akan Membayar Mahal, Hizbullah Janji Balas Dendam Atas Kematian Komandan Media

Sebut Tel Aviv Akan Membayar Mahal, Hizbullah Janji Balas Dendam Atas Kematian Komandan Media

News | Kamis, 21 November 2024 | 15:57 WIB

Gempur Palmyra, Rudal Israel Tewaskan 36 Orang di Suriah

Gempur Palmyra, Rudal Israel Tewaskan 36 Orang di Suriah

News | Kamis, 21 November 2024 | 15:47 WIB

Hamas Tantang Netanyahu! Perang Gaza Berlanjut, Sandera Takkan Dibebaskan

Hamas Tantang Netanyahu! Perang Gaza Berlanjut, Sandera Takkan Dibebaskan

News | Kamis, 21 November 2024 | 15:07 WIB

Ratusan Anak Palestina Ditahan Israel, Kondisinya Saat Ini Memprihatinkan

Ratusan Anak Palestina Ditahan Israel, Kondisinya Saat Ini Memprihatinkan

News | Kamis, 21 November 2024 | 15:03 WIB

8 Warga Palestina Tewas, Militer Israel Mundur dari Kamp Pengungsi dan Kota Jenin

8 Warga Palestina Tewas, Militer Israel Mundur dari Kamp Pengungsi dan Kota Jenin

News | Kamis, 21 November 2024 | 14:56 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×