Jelang Kepulangan Mary Jane Veloso, Saudarinya yang Kerja di Arab Saudi Juga Mengaku Ingin Kembali

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 25 November 2024 | 09:12 WIB
Jelang Kepulangan Mary Jane Veloso, Saudarinya yang Kerja di Arab Saudi Juga Mengaku Ingin Kembali
Mary Jane Veloso (X)

Suara.com - Departemen Pekerja Migran (DMW) mengunjungi keluarga Mary Jane Veloso di Nueva Ecija selama akhir pekan untuk memberikan dukungan sebelum ia kembali ke Filipina.

Veloso, seorang pekerja Filipina di luar negeri yang terhindar dari eksekusi di Indonesia pada tahun 2015 atas tuduhan perdagangan narkoba, akan kembali ke tanah air setelah bertahun-tahun berunding antara Manila dan Jakarta.

Pada hari Sabtu, keluarga Veloso yang dipimpin oleh orang tuanya, Celia dan Cesar, menyambut Sekretaris Pekerja Migran Hans Cacdac dan timnya di General Natividad, Nueva Ecija. Pemerintah kota menyelenggarakan "salo-salo" (pertemuan) untuk keluarga tersebut.

Cacdac mengatakan ia bertemu dengan keluarga Veloso atas perintah Presiden Marcos untuk memberikan bantuan pemerintah kepada mereka.

Pimpinan DMW juga berjanji untuk memberikan konseling psikososial bagi putra sulung Mary Jane, Daniel, serta pelatihan keterampilan melalui Otoritas Pendidikan Teknis dan Pengembangan Keterampilan (Tesda), dan tunjangan untuk mendukung pendidikannya.

Cacdac mengatakan bahwa ia menemui keluarga Veloso atas perintah Presiden Marcos untuk memberikan bantuan pemerintah kepada mereka.

Pimpinan DMW juga berjanji untuk memberikan konseling psikososial bagi putra sulung Mary Jane, Daniel, serta pelatihan keterampilan melalui Otoritas Pengembangan Keterampilan dan Pendidikan Teknis (Tesda), dan tunjangan untuk mendukung pendidikannya.

Selama kunjungannya, Cacdac berbicara daring dengan saudara perempuan Veloso, yang bekerja di Riyadh, Arab Saudi, dan membahas kekhawatiran tentang majikannya dan keinginannya untuk pulang.

Departemen tersebut mengatakan bahwa Cacdac menyarankannya untuk tetap tenang dan menunggu kunjungan petugas Kantor Pekerja Migran, yang akan mengatur pemulangannya dengan aman.

baca juga

“Mudah-mudahan, kami dapat membawanya pulang sebelum Natal,” Cacdac meyakinkan Celia dan keluarganya, seraya berjanji untuk merujuk masalah medis cucu-cucunya ke Departemen Kesehatan.

DMW mengatakan akan terus bekerja sama dengan keluarga, memastikan mereka menerima bantuan medis dan program dukungan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan prospek mereka.

Emanuel San Juan, administrator kota General Natividad di Nueva Ecija yang mewakili Walikota Anita Arocena selama kunjungan tersebut, menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah untuk mendukung keluarga Veloso dengan bantuan ketenagakerjaan dan pelatihan keterampilan dari Tesda.

“Kunjungan ini merupakan bukti komitmen berkelanjutan kami untuk kesejahteraan pekerja asing dan keluarga mereka. Kami tidak akan meninggalkan mereka, dan kami akan terus memberikan dukungan kepada Nanay Celia dan keluarganya, terutama dalam membantu mereka mengamankan masa depan yang lebih baik bagi cucu-cucunya,” kata Cacdac.

Sejak pengumuman pemindahan Veloso ke Filipina, keluarganya dan beberapa kelompok advokasi telah mendesak Presiden untuk segera memberinya grasi. Namun, para pejabat telah mengindikasikan bahwa proses ini mungkin memerlukan waktu karena Filipina harus terlebih dahulu menghormati komitmennya kepada Indonesia.

Wakil Menteri Kehakiman Raul Vasquez menjelaskan bahwa pemerintah tidak dapat secara otomatis mengampuni Veloso atau memberinya grasi eksekutif setelah kedatangannya karena hal ini dapat dianggap sebagai pengingkaran terhadap perjanjian Filipina dengan Indonesia, yang mengizinkan pemindahan Veloso sebagai tindakan kemanusiaan.

Rincian perjanjian dan ketentuan khusus mengenai pemindahan Veloso masih dinegosiasikan, menurut pernyataan bersama dari Departemen Luar Negeri dan Departemen Kehakiman.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa pemerintah Filipina terikat untuk menghormati ketentuan yang akan ditetapkan untuk pemindahan tersebut, khususnya pelaksanaan hukuman oleh Mary Jane Veloso di Filipina, kecuali hukuman mati, yang dilarang menurut hukum kami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Filipina Terlibat Kontroversi, Ancaman Maut ke Presiden Marcos Jr. Picu Investigasi

Wapres Filipina Terlibat Kontroversi, Ancaman Maut ke Presiden Marcos Jr. Picu Investigasi

News | Senin, 25 November 2024 | 08:37 WIB

Ketika Aerox Bermetamorfosis Jadi Anggota Keluarga Yamaha Mio, Dicampakkan MAXI Series?

Ketika Aerox Bermetamorfosis Jadi Anggota Keluarga Yamaha Mio, Dicampakkan MAXI Series?

Otomotif | Minggu, 24 November 2024 | 11:55 WIB

Filipina Memanas, Wapres Duterte Berencana Bunuh Presiden Jika Ia Dibunuh

Filipina Memanas, Wapres Duterte Berencana Bunuh Presiden Jika Ia Dibunuh

News | Sabtu, 23 November 2024 | 17:43 WIB

Keajaiban di Menit Terakhir, Mary Jane Lolos dari Hukuman Mati, Kini Dipulangkan ke Filipina

Keajaiban di Menit Terakhir, Mary Jane Lolos dari Hukuman Mati, Kini Dipulangkan ke Filipina

News | Jum'at, 22 November 2024 | 12:53 WIB

Syarat yang Harus Dipenuhi Filipina Pulangkan Terpidana Mati Mary Jane dari Indonesia

Syarat yang Harus Dipenuhi Filipina Pulangkan Terpidana Mati Mary Jane dari Indonesia

News | Kamis, 21 November 2024 | 20:35 WIB

Upaya Pemulangan Mary Jane Veloso, Filipina Hormati Persyaratan dari Indonesia

Upaya Pemulangan Mary Jane Veloso, Filipina Hormati Persyaratan dari Indonesia

News | Kamis, 21 November 2024 | 18:22 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×