Dua Tewas, Sepuluh Terluka Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata Israel di Lebanon

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 02 Desember 2024 | 11:46 WIB
Dua Tewas, Sepuluh Terluka Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata Israel di Lebanon
Tentara Lebanon berdiri di samping sebuah truk yang membawa peluncur roket ganda, di desa selatan Shouayya, Lebanon, pada (6/8/2021). [Mahmoud ZAYYAT / AFP]

Suara.com - Empat hari setelah kesepakatan gencatan senjata di Lebanon, laporan dari negara tersebut mengindikasikan bahwa rezim Israel telah melanggar perjanjian tersebut beberapa kali, yang mengakibatkan dua orang tewas.

Menurut Al-Araby Al-Jadeed, sebuah media berita pan-Arab yang berbasis di London, tentara Israel menyerang kota al-Khiyam di Lebanon selatan dengan tembakan artileri pada malam Sabtu dan dini hari Minggu.

Juga dilaporkan bahwa pesawat drone Israel terbang rendah di atas ibu kota Lebanon, Beirut, serta pinggiran selatan untuk pertama kalinya sejak dimulainya gencatan senjata pada Rabu (27 November). Drone tersebut juga terbang rendah di atas kota Baalbek, di timur laut Beirut.

Al-Araby Al-Jadeed mencatat bahwa pada hari Sabtu saja, rezim Israel telah melanggar gencatan senjata sebanyak 24 kali, sehingga total pelanggaran mencapai 62 sejak Rabu.

Pelanggaran yang dilakukan termasuk serangan udara, tembakan artileri, aktivitas pesawat tak berawak, penembakan, infiltrasi ke desa-desa di selatan, serta pembakaran dan penghancuran kendaraan di berbagai wilayah Lebanon seperti Aitaroun, Bint Jbeil, dan daerah Al-Mutait.

Media tersebut melaporkan bahwa pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh Israel telah menyebabkan setidaknya dua warga Lebanon kehilangan nyawa dan sepuluh lainnya terluka sejak gencatan senjata diberlakukan.

Gencatan senjata ini bertujuan untuk mengakhiri pertarungan yang telah berlangsung lebih dari setahun antara Israel dan Gerakan Perlawanan Hizbullah Lebanon, yang telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paus Fransiskus Dukung Gencatan Senjata Lebanon, Berharap Jadi Inspirasi Perdamaian Dunia

Paus Fransiskus Dukung Gencatan Senjata Lebanon, Berharap Jadi Inspirasi Perdamaian Dunia

News | Senin, 02 Desember 2024 | 11:29 WIB

Rudal Hipersonik Yaman Serang Target Utama Tel Aviv, Wujud Dukungan untuk Rakyat Palestina

Rudal Hipersonik Yaman Serang Target Utama Tel Aviv, Wujud Dukungan untuk Rakyat Palestina

News | Senin, 02 Desember 2024 | 11:05 WIB

Mengutuk Genosida Gaza di Konser Seringai 'Serigala Militia Selamanya'

Mengutuk Genosida Gaza di Konser Seringai 'Serigala Militia Selamanya'

Entertainment | Minggu, 01 Desember 2024 | 14:42 WIB

44.282 Jiwa Melayang: Warga Gaza Berharap Keajaiban Gencatan Senjata Seperti Lebanon

44.282 Jiwa Melayang: Warga Gaza Berharap Keajaiban Gencatan Senjata Seperti Lebanon

News | Minggu, 01 Desember 2024 | 02:55 WIB

Israel Serang Lagi! 3 Pekerja Kemanusiaan AS Jadi Korban di Gaza

Israel Serang Lagi! 3 Pekerja Kemanusiaan AS Jadi Korban di Gaza

News | Sabtu, 30 November 2024 | 17:22 WIB

ICC Tolak Banding Israel: Netanyahu dan Gallant Tetap Buron Atas Kejahatan Perang Gaza

ICC Tolak Banding Israel: Netanyahu dan Gallant Tetap Buron Atas Kejahatan Perang Gaza

News | Sabtu, 30 November 2024 | 17:11 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB