44.282 Jiwa Melayang: Warga Gaza Berharap Keajaiban Gencatan Senjata Seperti Lebanon

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Minggu, 01 Desember 2024 | 02:55 WIB
44.282 Jiwa Melayang: Warga Gaza Berharap Keajaiban Gencatan Senjata Seperti Lebanon
Warga Palestina membawa beberapa barang yang diselamatkan ketika mereka menuju kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara, Jumat (30/5/2024). [Omar AL-QATTAA / AFP]

Suara.com - Warga Palestina di Jalur Gaza mengungkapkan harapan mereka agar gencatan senjata segera terlaksana di wilayah pesisir yang terblokade itu, setelah Israel dan Lebanon mencapai kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada Rabu (27/11).

"Saya sangat senang bahwa rakyat Lebanon berhasil mencapai gencatan senjata; mereka berhak untuk hidup dalam damai. Saya berharap ini menjadi langkah awal menuju solusi nyata bagi kami di Gaza yang akan mengakhiri peperangan ini," ujar Hassan Owadia, seorang pengungsi Palestina dari Khan Younis, kepada Xinhua.

"Selama lebih dari setahun, kami mengalami peperangan, pembunuhan, dan kelaparan, sementara dunia hanya bisa menyaksikan tanpa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan kami dari penderitaan yang luar biasa di Gaza," keluh ayah dari empat anak yang berusia 32 tahun itu.

Owadia, yang telah mengungsi beberapa kali selama konflik di Gaza, saat ini hidup dalam kondisi memprihatinkan di kawasan Mawasi, Khan Younis, Gaza selatan.

"Akibat peperangan, kami kehilangan semua hak asasi manusia kami, dan kami tidak tahu kapan semua ini akan berakhir. Seringkali, saya merasa kami tidak akan pernah selamat, tetapi gencatan senjata di Lebanon memberi saya harapan dan optimisme bahwa perang di sini akan segera berakhir," jelasnya.

Hani Hamad, seorang pengungsi Palestina lainnya dari kamp pengungsi al-Nuseirat di Gaza tengah, mengaitkan keberhasilan gencatan senjata di Lebanon dengan upaya kolaboratif. Salma al-Rifae, seorang wanita Palestina dari Gaza, menyerukan perlunya persatuan di kalangan rakyat Palestina untuk mengatasi krisis yang sedang berlangsung.

"Namun, di Gaza, semua orang tampaknya lebih terfokus pada pencapaian tujuan masing-masing, yang memungkinkan Israel untuk terus melanjutkan serangannya terhadap kami," kata dosen universitas berusia 45 tahun tersebut. "Mengikuti agenda yang hanya menguntungkan faksi-faksi tertentu mengabaikan pengorbanan rakyat Palestina."

Dia menambahkan, "Tanpa diragukan lagi, pendudukan Israel sedang melancarkan perang terhadap rakyat Palestina, namun menyelamatkan nyawa dan melindungi masyarakat kita seharusnya menjadi prioritas saat ini, bahkan jika itu mengorbankan keuntungan partisan dan kepentingan politik."

Salma al-Rifae juga menyatakan bahwa sudah saatnya bagi semua rakyat Palestina untuk bersatu dalam menghadapi rencana Israel. "Kami lelah karena perang dan ketidakpastian mengenai nasib kami," kata ibu tujuh anak berusia 53 tahun tersebut kepada Xinhua.

Perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah mulai diberlakukan sejak Rabu dini hari waktu setempat.

Sementara itu, di Gaza, Israel melanjutkan serangan besar-besaran terhadap Hamas sebagai balasan atas serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang mengakibatkan sekitar 1.200 warga Israel tewas dan sekitar 250 orang disandera.

Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan yang terus berlangsung di Gaza telah meningkat menjadi 44.282, menurut pernyataan dari otoritas kesehatan di Gaza pada Rabu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Gaza:  Akses Bantuan Tersendat, Bank Persulit Amal Muslim

Krisis Gaza: Akses Bantuan Tersendat, Bank Persulit Amal Muslim

News | Sabtu, 30 November 2024 | 17:40 WIB

Israel Serang Lagi! 3 Pekerja Kemanusiaan AS Jadi Korban di Gaza

Israel Serang Lagi! 3 Pekerja Kemanusiaan AS Jadi Korban di Gaza

News | Sabtu, 30 November 2024 | 17:22 WIB

ICC Tolak Banding Israel: Netanyahu dan Gallant Tetap Buron Atas Kejahatan Perang Gaza

ICC Tolak Banding Israel: Netanyahu dan Gallant Tetap Buron Atas Kejahatan Perang Gaza

News | Sabtu, 30 November 2024 | 17:11 WIB

Heboh! Biden Tertangkap Kamera Bawa Buku Kontroversial Soal Palestina

Heboh! Biden Tertangkap Kamera Bawa Buku Kontroversial Soal Palestina

News | Sabtu, 30 November 2024 | 15:28 WIB

Gencatan Senjata Israel-Hizbullah: Harapan Rapuh di Tengah Kecemasan Warga

Gencatan Senjata Israel-Hizbullah: Harapan Rapuh di Tengah Kecemasan Warga

News | Sabtu, 30 November 2024 | 03:30 WIB

"Jiwa Kami Telah Kembali", Haru Warga Lebanon saat Tentara Dikerahkan

"Jiwa Kami Telah Kembali", Haru Warga Lebanon saat Tentara Dikerahkan

News | Sabtu, 30 November 2024 | 02:25 WIB

Terkini

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

News | Minggu, 26 April 2026 | 00:01 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

News | Sabtu, 25 April 2026 | 20:12 WIB

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:50 WIB

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:10 WIB

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:19 WIB

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:15 WIB