Krisis Suriah Memanas, AS dan Sekutu Serukan Peredaman Konflik di Tengah Perebutan Kota Strategis

Bella

Sabtu, 07 Desember 2024 | 02:05 WIB
Krisis Suriah Memanas, AS dan Sekutu Serukan Peredaman Konflik di Tengah Perebutan Kota Strategis
Kota Aleppo, Suriah, sebelum dilanda peperangan. [shutterstock]

Suara.com - Situasi di Suriah kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah kelompok oposisi bersenjata berhasil merebut beberapa kota strategis, termasuk Hama dan Aleppo, dari kendali pemerintah Bashar al-Assad. Perkembangan ini memicu reaksi dari Amerika Serikat, Prancis, Jerman, dan Inggris, yang menyerukan de-eskalasi (peredeman konflik) dan perlindungan terhadap warga sipil.

Dalam pernyataan bersama, negara-negara tersebut juga menegaskan pentingnya solusi politik sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB. Namun, di balik seruan tersebut, pemerintahan Joe Biden menghadapi kritik atas kebijakan yang dinilai kurang jelas terhadap Suriah. Hingga kini, AS menyatakan fokus utamanya adalah mengalahkan ISIS, sementara pihak oposisi yang memimpin ofensif, termasuk kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), telah lama dianggap sebagai organisasi teroris oleh Washington.

Sanksi dan Ketegangan Diplomatik

Sejak awal konflik, AS telah memberlakukan sanksi ekonomi berat terhadap pemerintahan Assad, termasuk di bawah Undang-Undang Caesar. Sanksi ini bertujuan mendorong akuntabilitas atas pelanggaran HAM dan mencegah normalisasi hubungan internasional dengan pemerintah Assad. Namun, batas waktu pemberlakuan Undang-Undang Caesar akan segera berakhir, tergantung keputusan Kongres AS.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa sanksi ini tetap berlaku penuh. “AS akan terus mengambil langkah untuk mendorong akuntabilitas terhadap mereka yang mendukung penindasan rezim Assad,” ujar pejabat tersebut.

Peran AS di Lapangan

Meskipun secara resmi tidak terlibat dalam ofensif terbaru, militer AS baru-baru ini meluncurkan serangan defensif terhadap sistem senjata di dekat pangkalan MSS Euphrates setelah serangan roket yang diduga dilakukan oleh milisi pro-Iran. Pentagon juga melaporkan evaluasi terhadap tiga tentara AS yang mengalami cedera otak traumatik akibat serangan tersebut.

Sementara itu, kerja sama antara AS dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di timur laut Suriah tetap berjalan. Menurut laporan, SDF mendapat bantuan dari militer AS untuk mencegah kebangkitan ISIS di wilayah yang tengah dilanda konflik. Namun, Pentagon menolak memberikan rincian lebih lanjut tentang operasi tersebut.

Ketidakpastian Masa Depan Assad

Para analis menyebutkan bahwa masa depan Assad semakin tidak pasti, terutama dengan keterbatasan dukungan dari sekutu utamanya, Rusia dan Iran. Rusia yang terjebak dalam konflik berkepanjangan di Ukraina dan Iran yang menghadapi konfrontasi langsung dengan Israel, dinilai kesulitan memberikan dukungan seperti sebelumnya.

Namun, mantan pejabat Pentagon, Dana Stroul, memperingatkan risiko meningkatnya kekuatan HTS di wilayah barat laut Suriah. “Bukan kepentingan AS jika HTS menguasai Aleppo. Selain itu, mengembalikan Assad ke komunitas internasional tanpa perubahan perilaku rezimnya akan memperburuk situasi,” katanya.

Eksodus Warga Sipil

Di tengah konflik yang terus memanas, puluhan warga Amerika keturunan Suriah berusaha meninggalkan daerah konflik. Pemerintah AS menyarankan mereka untuk menghubungi Kedutaan Besar Ceko di Damaskus untuk mendapatkan bantuan konsuler.

baca juga

Krisis Suriah yang semakin kompleks menempatkan dunia internasional pada persimpangan sulit antara melawan terorisme, mendorong solusi politik, dan melindungi jutaan warga sipil yang terjebak dalam konflik berkepanjangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota Hama Berhasil Direbut Kelompok Anti Rezim Suriah

Kota Hama Berhasil Direbut Kelompok Anti Rezim Suriah

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 12:51 WIB

Pertempuran Memanas di Suriah, Kelompok Oposisi Dorong Masuk ke Kota Strategis Hama

Pertempuran Memanas di Suriah, Kelompok Oposisi Dorong Masuk ke Kota Strategis Hama

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 19:08 WIB

Kekejaman Baru Israel: Perang Psikologis dengan Suara Tangisan Bayi di Gaza

Kekejaman Baru Israel: Perang Psikologis dengan Suara Tangisan Bayi di Gaza

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 18:52 WIB

Serangan Israel Picu Eksodus Balik Pengungsi Lebanon dari Suriah

Serangan Israel Picu Eksodus Balik Pengungsi Lebanon dari Suriah

Video | Kamis, 05 Desember 2024 | 16:00 WIB

Perang Suriah Memanas: PBB Peringatkan Potensi Pelanggaran HAM di Aleppo

Perang Suriah Memanas: PBB Peringatkan Potensi Pelanggaran HAM di Aleppo

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:00 WIB

Prabowo Soroti Status Darurat Militer Korsel dan Ancaman Perang Nuklir Eropa: Jangan Terlalu Santai!

Prabowo Soroti Status Darurat Militer Korsel dan Ancaman Perang Nuklir Eropa: Jangan Terlalu Santai!

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:57 WIB

Dukung Suriah Lawan Teroris, Iran Sebut Zionis-Amerika Punya Skema Soal Ini

Dukung Suriah Lawan Teroris, Iran Sebut Zionis-Amerika Punya Skema Soal Ini

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 17:07 WIB

Dari Air Bersih Hingga Rumah Sakit:  PBB Berpacu Pulihkan Lebanon Pasca Konflik

Dari Air Bersih Hingga Rumah Sakit: PBB Berpacu Pulihkan Lebanon Pasca Konflik

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 15:13 WIB

Pemberontak Rebut Istana Assad di Aleppo, Suriah Hampir Runtuh!

Pemberontak Rebut Istana Assad di Aleppo, Suriah Hampir Runtuh!

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 14:26 WIB

Suriah Memanas: Pasukan Rusia Kocar-kacir, Pangkalan Ditinggalkan, Komandan Dipecat

Suriah Memanas: Pasukan Rusia Kocar-kacir, Pangkalan Ditinggalkan, Komandan Dipecat

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 11:28 WIB

Terkini

PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun

PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Ulasan Film Pendek "Berdoa, Mulai": Mengurai Mayoritas di Sekolah Negeri

Ulasan Film Pendek "Berdoa, Mulai": Mengurai Mayoritas di Sekolah Negeri

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Cashback Rp7,5 Juta dari BRI untuk Pembelian iPhone 18 di Tokopedia dan TikTok

Cashback Rp7,5 Juta dari BRI untuk Pembelian iPhone 18 di Tokopedia dan TikTok

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:48 WIB

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

×