Pertempuran Memanas di Suriah, Kelompok Oposisi Dorong Masuk ke Kota Strategis Hama

Bella | Suara.com

Kamis, 05 Desember 2024 | 19:08 WIB
Pertempuran Memanas di Suriah, Kelompok Oposisi Dorong Masuk ke Kota Strategis Hama
Ilustrasi - Istana Keperesidenan Suriah dikuasai pemberontak (X)

Suara.com - Ketegangan di Suriah semakin memuncak setelah kelompok oposisi bersenjata mengumumkan keberhasilan mereka menembus garis pertahanan kota Hama pada Kamis lalu. Kota ini menjadi medan pertempuran sengit antara pasukan pemerintah yang didukung oleh serangan udara intensif Rusia melawan oposisi yang bergerak cepat dari arah utara.

Komandan oposisi, Hassan Abdul Ghany, menyatakan di media sosial bahwa para pejuang telah mulai memasuki Hama. Namun, media pemerintah Suriah mengklaim pasukan pro-pemerintah berhasil memukul mundur serangan tersebut. Pertempuran telah berlangsung sejak Selasa, dengan bentrokan hebat antara oposisi dan tentara Suriah yang dibantu milisi Iran serta serangan udara Rusia yang tak henti-hentinya.

Setelah merebut kota Aleppo di utara pekan lalu, oposisi kini bergerak ke selatan. Mereka mencapai bukit strategis di utara Hama pada Selasa dan terus merangsek ke sisi timur dan barat kota tersebut. Hama, yang selama perang sipil sejak 2011 tetap berada di bawah kendali pemerintah, kini menghadapi ancaman terbesar dalam lebih dari satu dekade.

Pentingnya Kota Hama dalam Konflik Suriah

Terletak di jalur strategis antara Aleppo dan Damaskus, Hama merupakan kunci penghubung utama. Jika jatuh ke tangan oposisi, kota ini akan membuka jalan menuju Homs, kota penting yang menjadi simpul penghubung wilayah-wilayah padat penduduk Suriah.

Selain itu, Hama juga menjadi titik krusial dalam menjaga stabilitas dua kota dengan komunitas minoritas besar: Muhrada yang banyak dihuni umat Kristiani dan Salamiya yang menjadi rumah bagi komunitas Muslim Ismaili.

Kelompok oposisi paling kuat saat ini adalah Hayat Tahrir al-Sham (HTS), mantan afiliasi Al-Qaeda di Suriah. Meskipun pemimpin mereka, Abu Mohammed al-Golani, berjanji melindungi kelompok-kelompok minoritas, ketakutan tetap menyelimuti masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam sebuah momen simbolis pada Rabu lalu, al-Golani mengunjungi Benteng Bersejarah Aleppo. Ini menjadi peristiwa penting bagi pejuang oposisi yang pernah mengalami kekalahan besar di kota tersebut pada 2016, setelah pengepungan panjang dan pertempuran sengit. Kini, HTS berupaya mengonsolidasikan kekuasaan mereka di Aleppo dengan mengintegrasikan kota itu di bawah administrasi Pemerintah Keselamatan yang mereka bentuk.

Namun, situasi di Aleppo pasca-pendudukan tidak sepenuhnya stabil. Warga melaporkan kelangkaan roti, bahan bakar, dan gangguan layanan telekomunikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Israel Picu Eksodus Balik Pengungsi Lebanon dari Suriah

Serangan Israel Picu Eksodus Balik Pengungsi Lebanon dari Suriah

Video | Kamis, 05 Desember 2024 | 16:00 WIB

Perang Suriah Memanas: PBB Peringatkan Potensi Pelanggaran HAM di Aleppo

Perang Suriah Memanas: PBB Peringatkan Potensi Pelanggaran HAM di Aleppo

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:00 WIB

Oposisi Korea Selatan Desak Pemakzulan Yoon Setelah Deklarasi Darurat Militer

Oposisi Korea Selatan Desak Pemakzulan Yoon Setelah Deklarasi Darurat Militer

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 08:57 WIB

Dukung Suriah Lawan Teroris, Iran Sebut Zionis-Amerika Punya Skema Soal Ini

Dukung Suriah Lawan Teroris, Iran Sebut Zionis-Amerika Punya Skema Soal Ini

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 17:07 WIB

Dari Air Bersih Hingga Rumah Sakit:  PBB Berpacu Pulihkan Lebanon Pasca Konflik

Dari Air Bersih Hingga Rumah Sakit: PBB Berpacu Pulihkan Lebanon Pasca Konflik

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 15:13 WIB

Pemberontak Rebut Istana Assad di Aleppo, Suriah Hampir Runtuh!

Pemberontak Rebut Istana Assad di Aleppo, Suriah Hampir Runtuh!

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 14:26 WIB

Suriah Memanas: Pasukan Rusia Kocar-kacir, Pangkalan Ditinggalkan, Komandan Dipecat

Suriah Memanas: Pasukan Rusia Kocar-kacir, Pangkalan Ditinggalkan, Komandan Dipecat

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 11:28 WIB

Suriah Waspada! Kelompok Teroris Rencanakan Serangan Kimia di Aleppo dan Idlib

Suriah Waspada! Kelompok Teroris Rencanakan Serangan Kimia di Aleppo dan Idlib

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 10:36 WIB

Suriah Memanas! Assad-Rusia Serang Oposisi, Puluhan Tewas

Suriah Memanas! Assad-Rusia Serang Oposisi, Puluhan Tewas

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 05:10 WIB

Gencatan Senjata Lebanon Picu Serangan Teroris di Suriah, Benarkah?

Gencatan Senjata Lebanon Picu Serangan Teroris di Suriah, Benarkah?

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 04:50 WIB

Terkini

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:44 WIB

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:35 WIB

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:30 WIB

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:25 WIB

Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa

Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:15 WIB

Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer

Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:14 WIB

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:47 WIB

Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat

Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:41 WIB

Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api

Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:28 WIB

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:18 WIB