Keok di Pileg dan Pilkada 2024, Mardiono Singgung Kader Selalu Beralasan Kekurangan Logistik

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2024 | 23:37 WIB
Keok di Pileg dan Pilkada 2024, Mardiono Singgung Kader Selalu Beralasan Kekurangan Logistik
Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Mardiono. (Suara.com/Bagas)

Suara.com - Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Mardiono menyinggung kadernya yang selalu beralasan kalah di Pileg dan Pilkada 2024 karena kekurangan logistik.

Hal itu disampaikan Mardiono dalam pidatonya di acara Workshop Nasional Anggota DPRD PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (11/12/2024).

Awalnya ia menyampaikan, jika potensi bangsa bisa dimanfaatkan dari hulu hingga hilir. Salah satunya dengan memanfaatkan bonus demografi.

"Indonesia menghadapi populasi negara keempat terbesar di dunia, kita akan memiliki generasi produktif yang sangat besar, saat ini kita sedang memasuki periode bonus demografi itu yang diprediksi akan berlangsung hingga tahun 2045," kata Mardiono.

Kondisi bonus demografi tersebut, kata dia, menawarkan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi namun juga menghadirkan tantangan yang memerlukan perhatian serius.

Menurutnya, dengan strategi dan kebijakan yang tepat adanya bonus demografi tersebut, akan menjadi kekuatan utama dalam inovasi dan produktivitas. Hal itu, kata dia, dapat terwujud tergantung kerja dari kader PPP.

"Ini tergantung kita semua, apalagi anak-anak yang masih muda," ujarnya.

Ia lantas mengingatkan, kadernya soal jangan terus menerus bicara persoalan politik, tapi persoalan ekonomi juga menjadi penting. Ia memaklumi jika para kadernya bertarung di Pemilu 2024 kemudian dihadapkan dengan Pilkada 2024.

Mardiono menyadari jika segala usaha kadernya pasti sudah habis-habisan dikucurkan termasuk persoalan materi. Ia pun menyinggung kadernya usai kalah di Pemilu 2024 dan Pilkada 2024 pasti selalu mengkambinghitamkan kekurangan logistik.

"Kita semua tentu, keringat yang besar yang kita kucurkan ada di situ dan materi yang tidak sedikit. Dan dapat saya garis bawahi bahwa kekalahan Partai Persatuan Pembangunan di berbagai lini termasuk apakah itu Pilkada, apakah itu termasuk di legislatif, sebagian besar berasalan yaitu apa? Kekurangan logistik. Betul?," katanya.

"Kekurangan logistik," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Utusan Presiden Bidang Pangan, Mardiono Minta Dukungan Kader PPP Buat Program Kelompok Tani

Jadi Utusan Presiden Bidang Pangan, Mardiono Minta Dukungan Kader PPP Buat Program Kelompok Tani

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 23:28 WIB

Bakal Gelar Mukernas Usai Keok di Pemilu 2024, Kepemimpinan Mardiono akan Dievaluasi?

Bakal Gelar Mukernas Usai Keok di Pemilu 2024, Kepemimpinan Mardiono akan Dievaluasi?

News | Senin, 09 Desember 2024 | 17:07 WIB

Bakal Gelar Mukernas ke-2, PPP Ingin Bertransformasi Usai Babak Belur di Pemilu 2024: Kita Tak Ingin Jadi Tanah Wakaf

Bakal Gelar Mukernas ke-2, PPP Ingin Bertransformasi Usai Babak Belur di Pemilu 2024: Kita Tak Ingin Jadi Tanah Wakaf

News | Senin, 09 Desember 2024 | 16:15 WIB

Rela Turun Gunung, Alasan Plt Ketum PPP Mardiono Ngotot Menangkan ASR-Hugua

Rela Turun Gunung, Alasan Plt Ketum PPP Mardiono Ngotot Menangkan ASR-Hugua

Kotak Suara | Senin, 11 November 2024 | 09:19 WIB

Mesti Rekrut Politisi Seperti Sandiaga Uno, PPP Butuh Superhero Agar Bisa Masuk Parlemen Lagi

Mesti Rekrut Politisi Seperti Sandiaga Uno, PPP Butuh Superhero Agar Bisa Masuk Parlemen Lagi

News | Rabu, 06 November 2024 | 06:05 WIB

Keluarga Besar PPP Berharap Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Sejahterakan Rakyat

Keluarga Besar PPP Berharap Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Sejahterakan Rakyat

Bisnis | Senin, 21 Oktober 2024 | 13:46 WIB

Mardiono: Perlu Ada Terobosan untuk Kota Tasikmalaya

Mardiono: Perlu Ada Terobosan untuk Kota Tasikmalaya

Kotak Suara | Senin, 14 Oktober 2024 | 10:44 WIB

Terkini

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB