Fakta-fakta Presiden Turki Walk Out Saat Pidato Prabowo di KTT D-8: Erdogan Minta Maaf Sebelum Keluar

Andi Ahmad S, Novian Ardiansyah

Selasa, 24 Desember 2024 | 08:40 WIB
Fakta-fakta Presiden Turki Walk Out Saat Pidato Prabowo di KTT D-8: Erdogan Minta Maaf Sebelum Keluar
Tangkapan Layar Fakta-fakta Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Walk Out Saat Pidato Prabowo di KTT D-8 [Ist]

Suara.com - Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya menjelaskan lengkap kronologi mengapa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meninggalkan ruangan saat Presiden Prabowo Subianto tengah berpidato pada KTT D-8 di Mesir.

Teddy mengatakan sebelum meninggalkan ruangan, Erdogan sudah meminta maaf. Bahkan sebelumnya, Erdogan dan Prabowo sudah bertemu dalam agenda makan siang bersama.

Pada momen tersebut, Erdogan meminta izin kepada Prabowo untuk bertukar giliran berbicara.

Begini penjelasan lengkap Teddy mengenai peristiwa Erdogan yang keluar ruangan saat Prabowo bicara.

Pertama, Teddy meluruskan narasi walk out yang berkembang dalam menggamharkan momen Erdogan meninggalkan ruangan. Ia membantah bahwa Erdogan walk out saat Prabowo berpidato.

"Oh ya enggak lah," kata Teddy di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (23/12/2024)

Teddy mengatakan pidato Prabowo disampaikan pada sesi 2 di KTT D-8. Sesi 2 merupakan sesi khusus untuk membahas Gaza dan Lebanon.

Seharusnya Prabowo menjadi pembicara pertama, seperti di sesi k1, tetapi sesi 1 mundur di luar jadwal. Berdasarkan jadwal, sesi 1 selesainpda pukul 12.30, namun kenyataannya sesi tersebut selesai pukul 14.30 sehingga sesi 2 dimulai pukul 15.00.

Teddy mengungkapkan sebelum sesi 2, Prabowo dan Erdogan makan siang bersama dan duduk bersebelahan. Pada momen tersebut, Erdogan meminta izin kepada Prabowo untuk bertukar giliran berbicara.

baca juga

"Presiden Erdogan minta izin untuk bertukar urutan/giliran berbicara karena harus meninggalkan lokasi pleno lebih awal," kata Teddy.

Adapun Erdogan turut menyampaikan permohonan maaf lantaran harus meninggalkan lokasi lebih awal.

"Jadi saat sesi 2 dimulai, Presiden Erdogan berbicara duluan, dan minta maaf karena harus meninggalkan lokasi pleno," tutur Teddy.

"Baru kemudian, giliran Pak Presiden Prabowo berbicara," sambungnya.

Penjelasan Kemlu

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan penjelasan bahwa ketika Presiden KTT D-8 (KTT) Prabowo Subianto berbicara di acara tersebut, beberapa peserta meninggalkan acara karena sedang diadakan pertemuan paralel.

Sebelumnya, saat Pak Prabowo sedang berpidato pada KTT D-8 yang digelar di Kairo, Mesir pada 17-19 Desember 2024, sejumlah peserta KTT D-8 keluar ruangan .

Dalam pesan singkatnya di Jakarta, Minggu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Lorianshah Suemirat mengatakan bahwa cara orang masuk dan keluar ruang konferensi adalah hal yang “normal di konferensi internasional (termasuk forum PBB)”.

Dikatakannya, hal ini dimungkinkan karena delegasi banyak mengadakan pertemuan paralel selama konferensi internasional, termasuk pertemuan bilateral dengan ketua delegasi di ruangan lain.

“Sifat keluar masuk ruangan meeting adalah hal yang lumrah untuk meeting internasional (termasuk di forum PBB),” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rolliansyah Soemirat.

“Sesuai kebiasaan yang berlaku di forum internasional, masing-masing delegasi memiliki hak untuk menentukan kapan ketua delegasinya akan duduk di kursi delegasi atau meninggalkan ruangan,” lanjutnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa Presiden Prabowo sempat mengadakan pertemuan singkat dengan seluruh pimpinan delegasi lainnya, termasuk Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, sebelum dan sesudah konferensi. Telah dikonfirmasi.

Menurutnya, Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan bertemu dalam suasana yang sangat bersahabat, dengan keduanya duduk bersebelahan saat makan siang usai pertemuan puncak.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto menghadiri KTT D-8, forum ekonomi delapan negara berkembang yang diselenggarakan di Kairo, Mesir, dan memberikan pidato pada sesi pleno berjudul “Investing in Youth and Supporting SME’s: Shaping Tomorrow’s Economy” dan membahas situasi Palestina dan situasi Palestina dan Libanon. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Cemara Jadi Pohon Natal dan Tradisi Umat Kristen Sedunia, Benarkah dari Mesir?

Sejarah Cemara Jadi Pohon Natal dan Tradisi Umat Kristen Sedunia, Benarkah dari Mesir?

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 08:17 WIB

Prabowo Batalkan Rencana Bertemu dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim, Mayor Teddy Ungkap Alasannya

Prabowo Batalkan Rencana Bertemu dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim, Mayor Teddy Ungkap Alasannya

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 07:13 WIB

Bukan Demam, Seskab Teddy Jelaskan Alasan Prabowo Gagal Bertemu PM Malaysia

Bukan Demam, Seskab Teddy Jelaskan Alasan Prabowo Gagal Bertemu PM Malaysia

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 03:00 WIB

Terkini

Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban

Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:52 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!

Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:52 WIB

Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi

Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Sepatu Nike Pegasus Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Termurah untuk Easy hingga Trail Run

Sepatu Nike Pegasus Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Termurah untuk Easy hingga Trail Run

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Soal Motor Listrik Nasional, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai Jadi Biang Kemacetan Baru

Soal Motor Listrik Nasional, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai Jadi Biang Kemacetan Baru

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Uji Sah atau Tidaknya Status Tersangka, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini

Uji Sah atau Tidaknya Status Tersangka, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Merah Putih Berkibar di 4 Negara, WNI Ikut Doakan Korban Gempa NTT

Merah Putih Berkibar di 4 Negara, WNI Ikut Doakan Korban Gempa NTT

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:18 WIB

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:17 WIB

×