Beda Hukuman Korupsi Indonesia vs China, Koruptor Dalam Negeri Bisa 'Nyaman' di Penjara

M Nurhadi

Minggu, 29 Desember 2024 | 14:00 WIB
Beda Hukuman Korupsi Indonesia vs China, Koruptor Dalam Negeri Bisa 'Nyaman' di Penjara
Ilustrasi hukum dan keadilan (Freepik/freepik)

Suara.com - Kasus korupsi yang menyeret nama suami Sandra Dewi, Harvey Moeis kini menemui babak baru. Namun, publik mesti mengurut dada karena hukuman koruptor yang dijatuhkan kepada Harvey terkait kasus korupsi timah ternyata tak seberapa. Belakangan publik justru membandingkan hukuman koruptor di Indonesia vs China. Di Tanah Air, hukumannya terlalu ringan.

Harvey hanya dihukum 6,5 tahun penjara. Lama tahanan Harvey jauh dari tuntutan jaksa yakni 12 tahun penjara. Hukuman itu hanya ditambah dengan denda Rp212 miliar. Padahal, Harvey dinyatakan melakukan tindakan korupsi yang merugikan negara senilai Rp300 triliun.

Di samping itu,  terdakwa Harvey Moeis mengaku telah mengumpulkan dana sebesar 1,5 juta dolar Amerika Serikat (AS) dari empat perusahaan smelter swasta dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan PT Timah Tbk. pada tahun 2015 hingga 2022.

Dia menjelaskan bahwa sebagian dari uang tersebut merupakan dana sosial yang selama ini dikenal sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan atau corporate social responsibility (CSR).

Bak bumi dan langit, penanganan korupsi di Indonesia jauh berbeda dengan yang dilakukan di China. Di negara tersebut, seorang koruptor bisa dihukum mati.

Sebut saja pengadilan China yang memvonis mati Bai Tianhui, pejabat yang terbukti korupsi senilai 1,1 miliar Yuan atau setara Rp 2,4 triliun. Terdakwa itu adalah mantan general manager perusahaan manajemen aset terbesar yang dikendalikan China.

Dalam pemberitaan, Tianhui terbukti menerima suap dalam jumlah yang amat besar tersebut ketika masih menjabat di perusahaan Huarong Aset Management. Ia disogok untuk memanfaatkan posisinya menawarkan kemudahan terkait akuisisi proyek dan pendanaan perusahaan.

Tianhui salah satu incaran utama Presiden Xi Jinping dalam misi anti-korupsi di China selama bertahun-tahun. Sebelumnya, kebijakan keras Xi Jinping dalam memerangi korupsi menyebabkan mantan pimpinan perusahaan itu, Lai Xiaomin, divonis mati karena korupsi USD260 juta (setara Rp4,2 triliun). Xiaomin dieksekusi mati pada Januari 2021.

Netizen Indonesia pun ikut menyinyiri kasus tersebut. Menurutnya, kasus pelaku korupsi di Indonesia justru kebanyakan hilang. "Apa kabar yg korup di indo sampe ratusan triliun," kata netizen.

baca juga

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tata Cara Daftar BPJS PBI yang Diduga Dipakai Harvey Moeis, Ternyata Butuh Surat Keterangan Miskin?

Tata Cara Daftar BPJS PBI yang Diduga Dipakai Harvey Moeis, Ternyata Butuh Surat Keterangan Miskin?

Lifestyle | Minggu, 29 Desember 2024 | 13:51 WIB

Mengenal BPJS PBI untuk Fakir Miskin, Sandra Dewi dan Harvey Terdaftar Peserta Kelas 3

Mengenal BPJS PBI untuk Fakir Miskin, Sandra Dewi dan Harvey Terdaftar Peserta Kelas 3

Lifestyle | Minggu, 29 Desember 2024 | 13:45 WIB

Skandal Dana CSR BI: Anggota DPR Diduga Terlibat, NasDem Buka Suara

Skandal Dana CSR BI: Anggota DPR Diduga Terlibat, NasDem Buka Suara

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 13:44 WIB

Gaji dan Kekayaan Eko Haryanto, Hakim Kasus Harvey Moeis

Gaji dan Kekayaan Eko Haryanto, Hakim Kasus Harvey Moeis

Bisnis | Minggu, 29 Desember 2024 | 12:20 WIB

Intip 'Promo Akhir Tahun' Hukuman Korupsi ala Harvey Moeis: Negara Rugi Rp4,6 T Cuma Dipenjara Sebulan

Intip 'Promo Akhir Tahun' Hukuman Korupsi ala Harvey Moeis: Negara Rugi Rp4,6 T Cuma Dipenjara Sebulan

Lifestyle | Minggu, 29 Desember 2024 | 12:23 WIB

Prabowo: Bukan Saya Maafkan Koruptor, Tidak

Prabowo: Bukan Saya Maafkan Koruptor, Tidak

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 11:55 WIB

Terkini

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:05 WIB

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×