Hukuman Berat Menanti! Warga Korut Dilarang Rayakan Natal dan Makan Hot Dog

Bella

Selasa, 07 Januari 2025 | 17:15 WIB
Hukuman Berat Menanti! Warga Korut Dilarang Rayakan Natal dan Makan Hot Dog
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/ Reuters)

Suara.com - Pemerintah Korea Utara kembali membuat aturan kontroversial. Kali ini, Kim Jong-un melarang warga mengonsumsi hot dog dan makanan yang dianggap bernuansa Barat, dengan ancaman berat bagi yang melanggar.

Hot dog, yang sebelumnya menjadi camilan populer di jalanan Korea Utara, kini dianggap sebagai simbol Barat yang bertentangan dengan nilai-nilai negara tersebut. Menurut laporan Radio Free Asia (RFA), penjualan makanan ini dihentikan secara paksa. Penjual yang tetap nekat menawarkan hot dog di pasar terancam dideportasi ke kamp kerja paksa.

Larangan ini turut berdampak pada hidangan populer bernama budae-jjigae atau “Army Base Stew”, yang diimpor dari Korea Selatan pada 2017. Hidangan ini terdiri dari kaldu kaya rasa umami, pasta cabai khas Korea, sosis, spam, kacang, serpihan mie, dan kimchi. Banyak warga Korea Utara yang menyukai hidangan pedas ini.

Ilustrasi Hot Dog (unsplash/ball brand)
Ilustrasi Hot Dog (unsplash/ball brand)

Namun, pemerintah kini melarang penjualan budae-jjigae di pasar, termasuk makanan lainnya seperti tteokbokki, kue beras kukus yang juga populer. Seorang pedagang di Provinsi Ryanggang mengungkapkan bahwa pihak berwenang terus mengawasi mereka.

"Penjualan budae-jjigae di pasar sudah dihentikan. Polisi dan pengelola pasar memperingatkan kami bahwa siapa pun yang ketahuan menjualnya akan langsung ditutup usahanya," ujar sang pedagang kepada The Sun.

Selain larangan makanan, Kim Jong-un juga menetapkan aturan keras terhadap pasangan yang ingin bercerai. Perceraian kini dianggap sebagai tindakan anti-sosialis yang dapat dijatuhi hukuman hingga enam bulan penjara.

"Kim Jong-un menganggap perceraian sebagai kejahatan sosial yang bertentangan dengan nilai-nilai kolektif negara," tulis laporan tersebut.

Tak hanya itu, peraturan baru lainnya menargetkan perayaan Natal. Kim Jong-un melarang keras perayaan tersebut, dan siapa pun yang tertangkap merayakan Natal terancam hukuman berat, termasuk eksekusi di tempat.

Menurut Timothy Cho, perwakilan organisasi amal Open Doors UK & Ireland yang mendukung umat Kristen yang teraniaya, umat Kristen di Korea Utara harus merayakan Natal secara sembunyi-sembunyi.

baca juga

"Para umat Kristen bawah tanah mungkin merayakan dalam kesunyian, menyanyikan himne dengan sangat pelan, dan membaca kitab suci, tetapi risikonya sangat besar. Hukuman paling ringan adalah dikirim ke kamp kerja paksa, dan yang terburuk, mereka bisa dieksekusi di tempat," jelas Timothy Cho.

Dengan aturan baru ini, kehidupan warga Korea Utara semakin terjepit di bawah rezim totaliter. Larangan makanan, pembatasan hak pribadi, hingga ancaman terhadap kebebasan beragama menunjukkan bagaimana pemerintah terus memperketat kendali atas kehidupan warganya.

Para pengamat internasional menilai bahwa kebijakan Kim Jong-un ini adalah upaya untuk memperkuat ideologi negara dan menekan pengaruh budaya asing. Namun, aturan-aturan tersebut dikhawatirkan akan semakin memperburuk kondisi sosial dan psikologis masyarakat Korea Utara yang selama ini hidup dalam tekanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil dan Agama Erick Thohir: Hari Natal Gelar Interview Pengganti Shin Tae-yong di Eropa

Profil dan Agama Erick Thohir: Hari Natal Gelar Interview Pengganti Shin Tae-yong di Eropa

Lifestyle | Selasa, 07 Januari 2025 | 10:10 WIB

Adab Erick Thohir Interview Pengganti Shin Tae-yong saat Natal Tuai Kecaman

Adab Erick Thohir Interview Pengganti Shin Tae-yong saat Natal Tuai Kecaman

Lifestyle | Selasa, 07 Januari 2025 | 09:17 WIB

Korut Tantang Dunia? Luncurkan Rudal Jelang Pelantikan Presiden AS Terpilih Donald Trump

Korut Tantang Dunia? Luncurkan Rudal Jelang Pelantikan Presiden AS Terpilih Donald Trump

News | Senin, 06 Januari 2025 | 16:45 WIB

Kim Jong Un Larang Hotdog di Korut, Menyajikan dan Memakan Termasuk Pengkhianatan

Kim Jong Un Larang Hotdog di Korut, Menyajikan dan Memakan Termasuk Pengkhianatan

News | Senin, 06 Januari 2025 | 11:25 WIB

Misa Malam Tahun Baru di Tengah Hutan, Jemaat Katolik di Padang Rela Terjang Jalan Gelap

Misa Malam Tahun Baru di Tengah Hutan, Jemaat Katolik di Padang Rela Terjang Jalan Gelap

Video | Sabtu, 04 Januari 2025 | 10:00 WIB

Mendag Ungkap Biang Kerok Harga Minyakita Mahal

Mendag Ungkap Biang Kerok Harga Minyakita Mahal

Bisnis | Jum'at, 03 Januari 2025 | 17:54 WIB

Detail Isi dan Makna Filosofis di Balik Hadiah Natal Habib Jafar

Detail Isi dan Makna Filosofis di Balik Hadiah Natal Habib Jafar

Entertainment | Jum'at, 03 Januari 2025 | 15:37 WIB

Winona Baru Buka Hampers Natal dari Habib Jafar: Isinya di Luar Ekspektasi

Winona Baru Buka Hampers Natal dari Habib Jafar: Isinya di Luar Ekspektasi

Lifestyle | Jum'at, 03 Januari 2025 | 13:36 WIB

Rumah Jokowi di Solo Jadi Destinasi Wisata Dadakan saat Nataru!

Rumah Jokowi di Solo Jadi Destinasi Wisata Dadakan saat Nataru!

Video | Jum'at, 03 Januari 2025 | 06:00 WIB

Natal di Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir

Natal di Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir

Video | Jum'at, 03 Januari 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×