Palestina Kecam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Sebut sebagai Pembersihan Etnis

Bella

Selasa, 04 Februari 2025 | 08:24 WIB
Palestina Kecam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Sebut sebagai Pembersihan Etnis
Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)

Suara.com - Kantor Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam operasi militer Israel di Tepi Barat yang diduduki sebagai bentuk pembersihan etnis.

Pernyataan ini disampaikan pada Senin (5/2), menyusul laporan Kementerian Kesehatan Palestina yang menyebutkan bahwa pasukan Israel telah menewaskan 70 warga Palestina di wilayah tersebut sejak awal tahun ini.

Juru bicara kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeineh, menyatakan bahwa serangan yang dilakukan Israel merupakan bagian dari perang komprehensif otoritas pendudukan terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat yang bertujuan untuk menggusur warga dan melakukan pembersihan etnis.

Kementerian Kesehatan Palestina yang berbasis di Ramallah melaporkan bahwa dari 70 korban tewas, terdapat 10 anak-anak, satu perempuan, dan dua orang tua.

Data lebih lanjut mengungkapkan bahwa 38 korban tewas di Jenin dan 15 di Tubas, sementara satu korban tewas di Yerusalem Timur, wilayah yang dianeksasi oleh Israel.

Serangan besar-besaran Israel di Tepi Barat dimulai pada 21 Januari dengan tujuan membasmi kelompok-kelompok bersenjata Palestina di Jenin, wilayah yang telah lama menjadi pusat perlawanan.

Militer Israel mengklaim telah menewaskan lebih dari 50 "teroris" dalam operasi yang berlangsung sejak tanggal tersebut.

Menanggapi eskalasi ini, Abu Rudeineh menyerukan intervensi segera dari pemerintah Amerika Serikat untuk menghentikan agresi Israel terhadap rakyat dan tanah Palestina.

Pernyataan ini disampaikan bersamaan dengan kunjungan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, ke Washington, di mana ia dijadwalkan membahas tahap kedua gencatan senjata Israel dengan Hamas di Gaza. Tahap berikutnya ini diperkirakan akan mencakup pembebasan tawanan serta diskusi mengenai akhir perang yang lebih permanen.

baca juga

Konflik yang Terus Berlanjut

Serangan terbaru ini menambah panjang daftar korban di tengah konflik yang masih jauh dari penyelesaian. Sementara Palestina menuding Israel melakukan tindakan represif dan ekspansi pendudukan, Israel mengklaim operasinya bertujuan memberantas kelompok militan yang dianggap mengancam keamanannya.

Pihak internasional terus menyerukan gencatan senjata yang lebih permanen, namun situasi di lapangan menunjukkan bahwa ketegangan masih berlanjut dengan korban jiwa yang terus bertambah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Kecam Usulan Trump untuk Relokasi Warga Palestina, Sebut Sebagai Upaya Pembersihan Etnis

Iran Kecam Usulan Trump untuk Relokasi Warga Palestina, Sebut Sebagai Upaya Pembersihan Etnis

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:12 WIB

Trump Ragukan Gencatan Senjata Gaza Bertahan Lama, Hamas Siap Negosiasi Tahap Kedua

Trump Ragukan Gencatan Senjata Gaza Bertahan Lama, Hamas Siap Negosiasi Tahap Kedua

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:05 WIB

Hamas Siap Memulai Perundingan Tahap Kedua Gencatan Senjata di Gaza

Hamas Siap Memulai Perundingan Tahap Kedua Gencatan Senjata di Gaza

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 06:55 WIB

Negara-negara Arab Kirim Surat Protes Keras ke AS, Tolak Pemindahan Warga Palestina

Negara-negara Arab Kirim Surat Protes Keras ke AS, Tolak Pemindahan Warga Palestina

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 06:00 WIB

PBB: Serangan Israel di Tepi Barat "Kampanye Genosida"

PBB: Serangan Israel di Tepi Barat "Kampanye Genosida"

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 03:15 WIB

Jerman-Inggris Bersatu: Seruan untuk Gaza, Dukungan untuk Ukraina

Jerman-Inggris Bersatu: Seruan untuk Gaza, Dukungan untuk Ukraina

News | Senin, 03 Februari 2025 | 16:55 WIB

Mahmoud Abbas Desak DK PBB Hentikan Pembantaian di Jenin, Israel Ledakkan 21 Rumah

Mahmoud Abbas Desak DK PBB Hentikan Pembantaian di Jenin, Israel Ledakkan 21 Rumah

News | Senin, 03 Februari 2025 | 16:51 WIB

Pertukaran Sandera Sia-sia? Mantan Tahanan Palestina Gugur dalam Serangan Israel

Pertukaran Sandera Sia-sia? Mantan Tahanan Palestina Gugur dalam Serangan Israel

News | Senin, 03 Februari 2025 | 12:50 WIB

Pasca-Gencatan Senjata, Mesir Janjikan Rekonstruksi Gaza dan Keamanan Laut Merah

Pasca-Gencatan Senjata, Mesir Janjikan Rekonstruksi Gaza dan Keamanan Laut Merah

News | Senin, 03 Februari 2025 | 12:34 WIB

Tahanan Israel Puji Perlakuan Baik Hamas Selama di Gaza: "Mereka Penuhi Semua Kebutuhanku"

Tahanan Israel Puji Perlakuan Baik Hamas Selama di Gaza: "Mereka Penuhi Semua Kebutuhanku"

News | Senin, 03 Februari 2025 | 11:40 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×