Tawanan Israel Dilepas Hamas, Dua Agen Mossad Termasuk dalam Pertukaran Sandera

Andi Ahmad S

Minggu, 23 Februari 2025 | 05:05 WIB
Tawanan Israel Dilepas Hamas, Dua Agen Mossad Termasuk dalam Pertukaran Sandera
Sandera Israel yang dibebaskan Hamas (YouTube)

Suara.com - Gencatan senjata Hamas-Israel di jalur Gaza Palestina semakin nyata, meski hingga saat ini Tentara Zionis masih melakukan operasi di negara tersebut menurut media setempat.

Kali ini Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, pada Sabtu menyerahkan dua tawanan Israel kepada Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di Rafah, Gaza selatan.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pertukaran ketujuh berdasarkan kesepakatan gencatan senjata pada 19 Januari.

Kedua tawanan Israel yang dibebaskan adalah Tal Shoham, seorang agen badan intelijen Mossad Israel, dan Avera Mengistu, yang ditangkap secara misterius pada 2014 saat ia memasuki Gaza.

Perwakilan Palang Merah menandatangani protokol pemindahan resmi dengan Brigade Al-Qassam untuk memastikan pengiriman tawanan dengan aman.

Setelah menyelesaikan proses tersebut, tim Palang Merah meninggalkan lokasi bersama para tawanan Israel.

Tentara Israel dalam sebuah pernyataan mengonfirmasi telah menerima tawanan tersebut, dan mengatakan mereka sedang dalam perjalanan ke Tel Aviv untuk menjalani evaluasi medis awal.

Secara total, enam sandera Israel akan dibebaskan pada Sabtu, sebagai ganti untuk 602 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel. Empat lainnya akan dibebaskan di Nuseirat, Gaza bagian tengah.

Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)

Gencatan senjata diberlakukan pada bulan lalu, menghentikan perang genosida Israel, yang telah menewaskan lebih dari 48 ribu orang, yang sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta menyebabkan daerah kantong tersebut hancur.

baca juga

Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump vs Media: AP Gugat Larangan Liputan Akibat Tidak Ikut Istilah 'Gulf of America'

Trump vs Media: AP Gugat Larangan Liputan Akibat Tidak Ikut Istilah 'Gulf of America'

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 04:15 WIB

Donald Trump Ingin Hentikan Perang, Dorong Perundingan Antara Zelenskyy dan Putin

Donald Trump Ingin Hentikan Perang, Dorong Perundingan Antara Zelenskyy dan Putin

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 04:04 WIB

Dikhawatirkan Riya Unggah Bangun Masjid di Gaza, Reaksi Zaskia Adya Mecca Makjleb

Dikhawatirkan Riya Unggah Bangun Masjid di Gaza, Reaksi Zaskia Adya Mecca Makjleb

Entertainment | Sabtu, 22 Februari 2025 | 13:00 WIB

Terkini

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:31 WIB

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:27 WIB

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:25 WIB

Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan

Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:20 WIB

Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG

Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:15 WIB

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:12 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:52 WIB