Trump Ungkap Sedang Membahas Kesepakatan Ekonomi Besar dengan Putin

Bella

Selasa, 25 Februari 2025 | 07:33 WIB
Trump Ungkap Sedang Membahas Kesepakatan Ekonomi Besar dengan Putin
Donald Trump dan Vladimir Putin (REUTERS/Kevin Lamarque)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya sedang dalam pembicaraan serius dengan Presiden Rusia Vladimir Putin mengenai penyelesaian konflik Ukraina serta kesepakatan ekonomi besar antara kedua negara.

Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump menyatakan, "Saya tengah berdiskusi serius dengan Presiden Vladimir Putin dari Rusia mengenai berakhirnya Perang, dan juga transaksi Pembangunan Ekonomi besar yang akan berlangsung antara Amerika Serikat dan Rusia. Pembicaraan berjalan dengan sangat baik!"

Pernyataan ini muncul setelah Trump bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron menghadiri panggilan konferensi dengan para pemimpin negara-negara G7 di Gedung Putih, menandai tiga tahun sejak dimulainya invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.

Sekutu-sekutu AS di Eropa kini tengah mencari strategi untuk merespons kebijakan luar negeri Washington yang berubah sejak Trump kembali menjabat bulan lalu. Setelah bertahun-tahun AS dan Eropa memberikan dukungan kepada Ukraina dalam menghadapi Rusia, Trump kini memulai perundingan langsung dengan Moskow untuk mencari solusi damai. Namun, belum jelas sejauh mana Ukraina dan negara-negara Eropa terlibat dalam proses tersebut.

Sementara itu, Rusia masih berada di bawah sanksi internasional yang diberlakukan selama pemerintahan Presiden Joe Biden sebagai respons terhadap invasinya ke Ukraina. Trump mengindikasikan bahwa pencabutan sanksi dapat menjadi bagian dari kesepakatan ekonomi yang tengah dibahas, suatu langkah yang akan menjadi keuntungan besar bagi Putin.

Selain membahas penyelesaian konflik, Trump juga menekankan pentingnya kesepakatan ekonomi antara AS dan Ukraina terkait sumber daya alam. Dalam unggahannya, ia menyatakan bahwa dirinya telah mengusulkan "Kesepakatan Mineral Kritis dan Tanah Jarang" kepada para pemimpin G7.

“Saya menekankan pentingnya 'Kesepakatan Mineral Kritis dan Tanah Jarang' yang sangat penting antara Amerika Serikat dan Ukraina, yang kami harap akan segera ditandatangani!” tulis Trump.

Kesepakatan ini, menurut Trump, bertujuan untuk memastikan bahwa Amerika Serikat mendapatkan kembali puluhan miliar dolar serta peralatan militer yang telah dikirim ke Ukraina, sekaligus membantu perekonomian Ukraina berkembang setelah konflik berakhir.

Langkah Trump dalam perundingan ini terjadi di tengah skeptisisme terhadap komitmennya terhadap aliansi bersejarah seperti NATO. Ia sebelumnya beberapa kali mempertanyakan relevansi NATO dalam lanskap geopolitik saat ini dan mengkritik kontribusi keuangan negara-negara anggota lainnya dalam mempertahankan aliansi tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Optimis Perang Ukraina Berakhir Dalam Hitungan Minggu, Pasukan Penjaga Perdamaian Eropa Jadi Kunci

Trump Optimis Perang Ukraina Berakhir Dalam Hitungan Minggu, Pasukan Penjaga Perdamaian Eropa Jadi Kunci

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 06:59 WIB

Putin Undang AS Investasi Mineral Strategis di Ukraina yang Diduduki Rusia

Putin Undang AS Investasi Mineral Strategis di Ukraina yang Diduduki Rusia

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 06:53 WIB

Xi Jinping dan Putin Bahas Perkembangan Terbaru Konflik Ukraina, Ini Isi Pembicaraannya

Xi Jinping dan Putin Bahas Perkembangan Terbaru Konflik Ukraina, Ini Isi Pembicaraannya

News | Senin, 24 Februari 2025 | 22:08 WIB

Deelektrifikasi? 8 Ribu Port SPKLU di Gedung Pemerintahan Dimatikan

Deelektrifikasi? 8 Ribu Port SPKLU di Gedung Pemerintahan Dimatikan

Otomotif | Senin, 24 Februari 2025 | 17:23 WIB

Pejabat Rusia Kunjungi Indonesia untuk Bahas Keamanan dan Pertahanan

Pejabat Rusia Kunjungi Indonesia untuk Bahas Keamanan dan Pertahanan

News | Senin, 24 Februari 2025 | 15:25 WIB

Pembersihan Brutal USAID Berlanjut: 2.000 Karyawan Terdampak, Serikat Pekerja Meradang

Pembersihan Brutal USAID Berlanjut: 2.000 Karyawan Terdampak, Serikat Pekerja Meradang

News | Senin, 24 Februari 2025 | 12:07 WIB

James Carville Prediksi Pemerintahan Trump Akan Runtuh dalam Enam Minggu

James Carville Prediksi Pemerintahan Trump Akan Runtuh dalam Enam Minggu

News | Senin, 24 Februari 2025 | 11:09 WIB

Zelensky Tolak Kesepakatan Hak Mineral sebagai Pembayaran Balik Bantuan AS

Zelensky Tolak Kesepakatan Hak Mineral sebagai Pembayaran Balik Bantuan AS

News | Senin, 24 Februari 2025 | 10:57 WIB

Video Viral: Pria Bertopi Trump Teriakkan Cercaan Islamofobia di Masjid Nur Al Islam

Video Viral: Pria Bertopi Trump Teriakkan Cercaan Islamofobia di Masjid Nur Al Islam

News | Senin, 24 Februari 2025 | 08:49 WIB

Trump Kembali PHK 11 Ribu PNS Termasuk Karyawan Pajak hingga Anggota Militer

Trump Kembali PHK 11 Ribu PNS Termasuk Karyawan Pajak hingga Anggota Militer

Bisnis | Senin, 24 Februari 2025 | 08:58 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×