Penasihat Trump Sebut AS Butuh Pemimpin Ukraina yang Siap Berdamai dengan Rusia

Bella

Senin, 03 Maret 2025 | 07:53 WIB
Penasihat Trump Sebut AS Butuh Pemimpin Ukraina yang Siap Berdamai dengan Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat terlibat cekcok dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval. (tangkapan layar/x)

Suara.com - Seorang penasihat utama Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS membutuhkan pemimpin Ukraina yang bersedia mencapai perdamaian jangka panjang dengan Rusia. Namun, hingga saat ini belum jelas apakah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy siap untuk mengambil langkah tersebut.

Pernyataan ini muncul beberapa hari setelah pertemuan tegang di Gedung Putih antara Trump, Zelenskyy, dan Wakil Presiden JD Vance. Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Mike Waltz, mengatakan bahwa Washington ingin mengupayakan perdamaian permanen antara Moskow dan Kyiv dengan skema yang melibatkan konsesi teritorial dari Ukraina sebagai imbalan atas jaminan keamanan yang dipimpin oleh negara-negara Eropa.

Ketika ditanya apakah Trump menginginkan Zelenskyy mengundurkan diri, Waltz menjawab dalam program State of the Union di CNN:

Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, saat mengambil sumpah pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari. Trump akan segera mengesahkan aturan terkait penetapan status darurat nasional di perbatasan bagian selatan negara itu. (ANTARA/youtube@foxnews)
Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, saat mengambil sumpah pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari. Trump akan segera mengesahkan aturan terkait penetapan status darurat nasional di perbatasan bagian selatan negara itu. (ANTARA/youtube@foxnews)

"Kita membutuhkan seorang pemimpin yang dapat bekerja sama dengan kita, yang pada akhirnya juga dapat bernegosiasi dengan Rusia dan mengakhiri perang ini." kata Trump.

Waltz menambahkan bahwa jika motif pribadi atau politik Zelenskyy tidak selaras dengan upaya untuk mengakhiri konflik di negaranya, maka hal itu akan menjadi masalah besar bagi Amerika Serikat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS, Mike Johnson, juga menyiratkan bahwa mungkin diperlukan pemimpin baru di Ukraina jika Zelenskyy tidak memenuhi tuntutan Washington.

"Harus ada perubahan. Entah dia sadar dan kembali ke meja perundingan dengan rasa terima kasih, atau ada orang lain yang memimpin Ukraina untuk melakukan itu," kata Johnson dalam wawancara di program Meet the Press di NBC.

Ketegangan antara Zelenskyy dan Trump semakin terlihat setelah pertemuan di Gedung Putih pada Jumat lalu, di mana kesepakatan kerja sama antara AS dan Ukraina mengenai pengelolaan sumber daya alam Ukraina tidak ditandatangani, sehingga perjanjian tersebut kini berada dalam ketidakpastian.

"Kami tidak yakin bahwa Presiden Zelenskyy benar-benar siap untuk bernegosiasi dengan itikad baik demi mengakhiri perang ini," ujar Waltz.

baca juga

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam program This Week di ABC mengonfirmasi bahwa ia belum berbicara dengan Zelenskyy sejak pertemuan di Gedung Putih pada Jumat, begitu pula dengan Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha.

Senator Demokrat Amy Klobuchar dalam program yang sama mengungkapkan keterkejutannya atas ketegangan yang terjadi di Oval Office. Ia menyatakan bahwa sebelum bertemu Trump, Zelenskyy tampak antusias untuk menandatangani perjanjian kerja sama terkait sumber daya mineral yang telah direncanakan.

"Masih ada peluang untuk kesepakatan damai," kata Klobuchar, menegaskan bahwa upaya diplomasi tetap bisa dilakukan meskipun hubungan antara kedua negara saat ini tengah diuji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Partai Republik Desak Presiden Ukraina Mundur, Zelenskyy: Saya Bisa Ditukar dengan NATO

Partai Republik Desak Presiden Ukraina Mundur, Zelenskyy: Saya Bisa Ditukar dengan NATO

News | Senin, 03 Maret 2025 | 06:46 WIB

Donald Trump dan Presiden Ukraina Tak Sejalan? Kremlin Sebut Kebijakan AS Sama dengan Visi Rusia

Donald Trump dan Presiden Ukraina Tak Sejalan? Kremlin Sebut Kebijakan AS Sama dengan Visi Rusia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 02:54 WIB

Kejutan! Kremlin Sebut Kebijakan Luar Negeri Trump Sejalan dengan Rusia

Kejutan! Kremlin Sebut Kebijakan Luar Negeri Trump Sejalan dengan Rusia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 04:50 WIB

Zelenskyy vs Trump:  Sekjen NATO Desak Perbaikan Hubungan Demi Ukraina

Zelenskyy vs Trump: Sekjen NATO Desak Perbaikan Hubungan Demi Ukraina

News | Senin, 03 Maret 2025 | 03:35 WIB

Zelensky 'Diperingatkan' Sebelum Pertemuan Memalukan dengan Trump, Apa yang Terjadi?

Zelensky 'Diperingatkan' Sebelum Pertemuan Memalukan dengan Trump, Apa yang Terjadi?

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 18:00 WIB

"Era Kezaliman Baru": Menlu Jerman Kecam Trump Soal Ukraina

"Era Kezaliman Baru": Menlu Jerman Kecam Trump Soal Ukraina

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 16:34 WIB

Trump Tetapkan Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Resmi AS, Situs Gedung Putih Bahasa Spanyol Dihapus

Trump Tetapkan Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Resmi AS, Situs Gedung Putih Bahasa Spanyol Dihapus

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 16:18 WIB

Kegagalan Total Volodymyr Zelenskyy Untuk Ukraina

Kegagalan Total Volodymyr Zelenskyy Untuk Ukraina

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 14:30 WIB

Jerman Desak Uni Eropa Bantu Ukraina Hadapi Trump, Siap Longgarkan Aturan Anggaran

Jerman Desak Uni Eropa Bantu Ukraina Hadapi Trump, Siap Longgarkan Aturan Anggaran

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 04:05 WIB

Kesepakatan Mineral Gagal, Rusia Sebut Kunjungan Zelenskyy ke AS Kegagalan Total

Kesepakatan Mineral Gagal, Rusia Sebut Kunjungan Zelenskyy ke AS Kegagalan Total

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 05:05 WIB

Terkini

Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua

Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:37 WIB

BRI Boyong Promo Spesial 17 Agustus, Diskon 17% King Koil Hingga Hadiah Eksklusif

BRI Boyong Promo Spesial 17 Agustus, Diskon 17% King Koil Hingga Hadiah Eksklusif

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:36 WIB

14 Ide Tebak-tebakan Lucu Bertema Pramuka yang Bisa Kamu Coba

14 Ide Tebak-tebakan Lucu Bertema Pramuka yang Bisa Kamu Coba

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:35 WIB

BMW hingga Senjata Api Disita dari Markas Narkoba Bos Gendut di Kampung Bahari

BMW hingga Senjata Api Disita dari Markas Narkoba Bos Gendut di Kampung Bahari

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Arthada Bawa Kembali Gaya 2016 di Perayaan Ulang Tahun ke-22

Arthada Bawa Kembali Gaya 2016 di Perayaan Ulang Tahun ke-22

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Kulkas Pintar Jadi Kunci Cegah Food Waste, Ini Cara Simpan Stok Makanan Mingguan agar Tetap Segar

Kulkas Pintar Jadi Kunci Cegah Food Waste, Ini Cara Simpan Stok Makanan Mingguan agar Tetap Segar

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran

Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian

Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI

Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:25 WIB

×