Suara.com Terpilih Ikuti Bootcamp Constructive Journalism di Boracay Filipina

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 03 Maret 2025 | 13:11 WIB
Suara.com Terpilih Ikuti Bootcamp Constructive Journalism di Boracay Filipina
Para peserta dan trainers pelatihan jurnalisme konstruktif dalam peliputan isu perubahan iklim dan lingkungan di Pulau Boracay, Filipina, 22-26 Februari 2025.(Dokumentasi Fyt Media)

Suara.com - International Media Support (IMS) mengundang puluhan jurnalis dari Asia Tenggara untuk mengikuti pelatihan constructive journalism atau jurnalisme konstruktif dalam peliputan isu perubahan iklim dan lingkungan. Rangkaian pelatihan digelar di Pulau Boracay, Filipina, pada 22 hingga 26 Februari 2025.

Menggandeng Fyt Media sebagai penyelenggara, pelatihan tersebut menghadirkan Henrik Grunnet, penasihat senior IMS dari Denmark sekaligus pengajar jurnalisme konstruktif, serta Ralf Andersson, konsultan senior IMS untuk wilayah Asia dan Timur Tengah yang juga merupakan akademisi dari Constructive Institute.

Ada empat media dari Indonesia yang diundang untuk mengikuti bootcamp tersebut, yaitu Suara.com, Narasi, Tempo, dan CNN Indonesia. Bersama beberapa media dari Kamboja, Malaysia, hingga Filipina, Suara.com dilatih untuk memahami konsep jurnalisme konstruktif dan penerapannya dalam peliputan.

Karena pelatihan ini ditujukan bagi para trainers alias Training of Trainers (ToT), para peserta tidak hanya diharapkan memahami konsep jurnalisme konstruktif, tetapi juga mampu memberikan pelatihan kepada khalayak mengenai konsep dan penerapannya.

Selain itu, peserta dibekali dengan pengetahuan tentang penerapan jurnalisme konstruktif dalam peliputan isu perubahan iklim dan lingkungan. Tak hanya itu, IMS juga berupaya meningkatkan kapasitas jurnalis dalam membuat konten serta melawan misinformasi, terutama yang berkaitan dengan perubahan iklim.

Peserta juga diajak berbagi pengalaman terkait mitigasi risiko, ancaman, dan keselamatan, serta penggunaan tools AI dalam pekerjaan di ruang redaksi. Pelatihan ini bukan hanya satu arah; para trainers juga mengajak peserta untuk berdiskusi, mengerjakan soal-soal pelatihan, dan mempresentasikan karya mereka.

Bagian yang paling seru adalah newsroom simulation. Di sesi ini, peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok diminta mengisi laman website—seolah itu merupakan media mereka—dengan artikel-artikel yang menerapkan metode jurnalisme konstruktif.

Sebagai sesi pamungkas, setiap peserta, bersama pasangan kelompoknya, diminta menyusun materi pelatihan jurnalisme konstruktif dan mempresentasikannya. Dalam sesi ini, penguji serta peserta lainnya turut memberikan feedback terkait konten dan penyampaian presentasi.

Jurnalisme Konstruktif

Henrik menjelaskan bahwa jurnalisme konstruktif berfokus pada pengungkapan dan penyelesaian masalah. Penulisan konstruktif mengandalkan tiga pilar utama: pencarian solusi, penguatan sudut pandang atau yang disebut nuance, serta percakapan demokratis.

Penerapan jurnalisme konstruktif merupakan respons terhadap maraknya negativity bias dalam pemberitaan. Akibat banyaknya bias negatif ini, masyarakat cenderung menghindari berita atau mengalami news avoidance.

Hal ini bukan tanpa alasan. Henrik mengatakan bahwa banyak jurnalis menganggap berita yang menarik dan disukai adalah berita-berita bermuatan negatif. Akibatnya, jurnalis lebih sering mengutamakan cerita dengan sudut pandang negatif dibandingkan yang positif.

"If it bleeds, it leads. Dalam negativity bias, kita lebih memperhatikan peristiwa buruk dibandingkan yang baik. Kita juga bereaksi lebih cepat dan emosional terhadap berita negatif dibandingkan yang positif," ujar Henrik.

Selain negativity bias, tantangan lain dalam dunia jurnalistik saat ini adalah information overload, jumlah berita yang semakin banyak, judul-judul yang sensasional, serta dominasi drama dan konflik dalam pemberitaan.

Kondisi ini semakin memperburuk bias negatif. "Masyarakat enggan mengakses berita karena pemberitaan hanya membuat mereka bad mood dan menyebarkan pengaruh buruk," tutur Henrik.

Berdasarkan data dari Reuters Institute, sebanyak 39 persen responden mengaku sering atau beberapa kali menghindari pemberitaan (news avoidance). Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2017, yang saat itu tercatat sebesar 29 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR

Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:21 WIB

Kembali Beraktivitas, Kim Soo Hyun Gabung Proyek Iklan untuk Merek Filipina

Kembali Beraktivitas, Kim Soo Hyun Gabung Proyek Iklan untuk Merek Filipina

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:53 WIB

Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina

Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina

Entertainment | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:30 WIB

Bencana dan Ketimpangan Struktural: Menggugat Realitas di Balik Gempa Filipina Selatan

Bencana dan Ketimpangan Struktural: Menggugat Realitas di Balik Gempa Filipina Selatan

Your Say | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:30 WIB

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB

Detik-detik Bangunan Ambruk di Belakang Siswa, Video Gempa Filipina Bikin Merinding

Detik-detik Bangunan Ambruk di Belakang Siswa, Video Gempa Filipina Bikin Merinding

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:18 WIB

Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:00 WIB

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:45 WIB

Terkini

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:55 WIB

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:42 WIB

×