Pasca Ledakan Bom, 20 Ribu Polisi Jaga Lokasi Pidato Kenegaraan Presiden Filipina

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 Juli 2026 | 14:41 WIB
Pasca Ledakan Bom, 20 Ribu Polisi Jaga Lokasi Pidato Kenegaraan Presiden Filipina
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (instagram)
baca 10 detik
  • Aparat Filipina menetralkan dugaan bom rakitan di Gedung Senat jelang pidato Presiden Marcos Jr.

  • Ledakan terjadi di Kementerian Kehakiman Manila tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan fasilitas utama.

  • Sebanyak 20.000 personel polisi dikerahkan untuk mengamankan lokasi Pidato Kenegaraan di Quezon City.

Suara.com - Aparat keamanan Filipina menggagalkan potensi teror bom di Gedung Senat bersamaan dengan insiden ledakan bom di Kementerian Kehakiman Manila pada Senin (27/7/2026) pagi. Teror keamanan ini mencuat tepat beberapa jam sebelum Presiden Ferdinand Marcos Jr menyampaikan Pidato Kenegaraan.

Petugas Special Security Unit Senat menemukan benda mencurigakan yang diduga kuat bom rakitan (IED) saat menggelar patroli rutin sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Tim penjinak bahan peledak (EOD) Kepolisian Pasay langsung bergerak cepat dan berhasil menetralkan ancaman tersebut sebelum menimbulkan korban.

Aksi teror tidak berhenti di Senat karena sebuah ledakan yang diduga berasal dari IED juga menghantam area dekat pintu masuk Kementerian Kehakiman di Manila. Pihak kementerian mengonfirmasi bahwa seluruh fasilitas penting tetap aman dan situasi berhasil dikendalikan secara penuh tanpa ada korban jiwa.

Bongbong Marcos atau Ferdinand Marcos Jr kini kembali berseteru debgan mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (AFP)
Bongbong Marcos atau Ferdinand Marcos Jr kini kembali berseteru debgan mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (AFP)

Tim EOD Kepolisian Nasional Filipina telah diterjunkan ke lokasi ledakan untuk melakukan pemeriksaan teknis mendalam.

"Penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan sumber, sifat, dan keadaan di sekitar ledakan," kata kementerian, dikutip dari Anadolu, Senin siang.

Otoritas kepolisian hingga kini masih menyisir area sekitar demi membongkar motif dan pelaku di balik dua insiden teror yang saling berdekatan tersebut. Penyisiran ketat dilakukan untuk memastikan seluruh kompleks pemerintahan steril dari potensi ancaman susulan.

Langkah pengamanan berskala besar langsung diterapkan di seluruh sudut vital ibu kota untuk mengantisipasi gangguan stabilitas keamanan. Kantor berita Philippine News Agency melaporkan sebanyak 20.000 personel polisi diturunkan ke lapangan demi menjaga ketertiban umum.

Fokus utama pengamanan terpusat di wilayah Quezon City yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pidato Kenegaraan kelima Presiden Marcos Jr. Penjagaan ekstra ketat ini menjadi bukti kesiapan penuh pemerintah dalam menghadapi tekanan keamanan di momen penting negara.

Peristiwa teror di Senat dan Kementerian Kehakiman menandai eskalasi ancaman keamanan yang cukup serius di tengah persiapan agenda politik nasional. Meski demikian, kepolisian memastikan agenda kenegaraan tetap berjalan sesuai rencana dengan pengawalan berlapis dari jajaran kepolisian.

baca juga

Insiden penemuan dan ledakan rakitan bom ini menambah daftar panjang tantangan keamanan dalam negeri Filipina menjelang pidato tahunan presiden. Pihak berwenang berjanji akan menindak tegas pihak-pihak yang berusaha mengganggu stabilitas nasional.

Hingga saat ini, kondisi di sekitar kompleks Kementerian Kehakiman dan Gedung Senat Filipina dilaporkan sudah relatif kondusif di bawah pengawasan ketat aparat. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan hal-hal mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.

Ancaman bom menjelang agenda penting kenegaraan bukan hal baru dalam dinamika keamanan di Filipina. Setiap menjelang Pidato Kenegaraan Presiden, kewaspadaan nasional selalu ditingkatkan mengingat potensi gangguan dari berbagai kelompok kepentingan.

Pemerintah Filipina secara konsisten menempatkan ribuan personel keamanan untuk mengamankan jalur protokol dan tempat pelaksanaan pidato resmi presiden. Pengamanan ketat ini bertujuan menjamin kelancaran penyampaian laporan kinerja pemerintah di hadapan parlemen dan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina

Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:48 WIB

Laut China Selatan Memanas! Pasukan Xi Jinping Tembakan Meriam ke Kapal Filipina

Laut China Selatan Memanas! Pasukan Xi Jinping Tembakan Meriam ke Kapal Filipina

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:30 WIB

Sisi Gelap Filipina, Orangtua Suruh Anak Sendiri Lakukan Adegan Dewasa, Video Dijual ke Pria Nakal

Sisi Gelap Filipina, Orangtua Suruh Anak Sendiri Lakukan Adegan Dewasa, Video Dijual ke Pria Nakal

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:50 WIB

Terkini

30 Kali Teror Perempuan di Jalan Sepi, Pria Eksibisionis di Gresik Diciduk Berkat Keberanian Korban

30 Kali Teror Perempuan di Jalan Sepi, Pria Eksibisionis di Gresik Diciduk Berkat Keberanian Korban

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 11:12 WIB

Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya

Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:09 WIB

Wajan Stainless Steel yang Bagus Merk Apa? Ini Tips Memilih dan Rekomendasinya

Wajan Stainless Steel yang Bagus Merk Apa? Ini Tips Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:08 WIB

New Balance 530 Sepatu Lari atau Fashion? Ini Penjelasannya

New Balance 530 Sepatu Lari atau Fashion? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:06 WIB

Cetak 6 Gol 1 Pertandingan, Thierry Henry Bongkar Kengerian PSG yang Bikin Lawan Tak Berkutik

Cetak 6 Gol 1 Pertandingan, Thierry Henry Bongkar Kengerian PSG yang Bikin Lawan Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:05 WIB

Sarapan Sebaiknya Makanan Manis atau Gurih? Ini Pilihan yang Lebih Baik

Sarapan Sebaiknya Makanan Manis atau Gurih? Ini Pilihan yang Lebih Baik

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:04 WIB

Pasar Mobil Bensin China Merosot 40 Persen pada Agustus 2026

Pasar Mobil Bensin China Merosot 40 Persen pada Agustus 2026

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 11:01 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak Terhadap Konektivitas dan Distribusi di Aceh

Erupsi Anak Krakatau Berdampak Terhadap Konektivitas dan Distribusi di Aceh

Sumut | Jum'at, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Sekolah Ditutup karena Kabut Asap, Pekerja Malaysia Protes: Kami Bernapas Pakai Insang?

Sekolah Ditutup karena Kabut Asap, Pekerja Malaysia Protes: Kami Bernapas Pakai Insang?

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:55 WIB

Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?

Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:52 WIB

×