Mahasiswa UKI Tewas Diduga Dikeroyok saat Mabuk di Kampus, Penyebab Kematian Masih Didalami Polisi

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 07 Maret 2025 | 13:47 WIB
Mahasiswa UKI Tewas Diduga Dikeroyok saat Mabuk di Kampus, Penyebab Kematian Masih Didalami Polisi
Ilustrasi jenazah atau mayat. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Kenzha Walewangko tewas di parkiran kampus, Cawang, Jakarta Timur pada Selasa (4/3/2025) lalu. Kenzha diduga tewas usai dikeroyok oleh mahasiswa lain yang berbeda fakultas.

Aksi ini sempat viral di media sosial. Salah satu akun yang mengunggahnya yakni @balewartawanjakpus10.

“Infonya lagi nongkrong terus ada yang lewat terus tersinggung dengan ucapan korban,” tulis akun tersebut, dikutip Jumat (7/3/2025).

Sementara itu, hingga saat ini pihak kepolisian masih mencari penyebab kematian korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan sejauh ini sudah ada lima orang saksi telah dimintai keterangan terkait insiden ini.

Kelima orang saksi ini merupakan pihak keluarga korban, teman korban hingga dari pihak kampus maupun sekuriti.

Berdasarkan keterangan sementara, sebelum peristiwa itu korban diduga dalam kondisi mabuk usai sempat menenggak minuman keras jenis arak Bali di area taman perpustakaan.

"Terjadi cekcok mulut yang mana saksi tidak mengetahui penyebabnya, setelah itu suasana kembali mereda. Saksi, korban beserta temannya kembali minum bersama," kata Ade Ary kepada wartawan, Jumat (7/3/2025).

Ade Ary menuturkan, pertengkaran kembali pecah pada pukul 19:30 WIB. Pihak keamanan kampus sempat melerai, lalu korban dipapah oleh rekannya menuju pintu keluar.

baca juga

Saat itu rekan korban mengira, korban hendak pulang dan mengambil sepeda motornya. Ternyata korban malah berjalan ke arah pagar kampus sambil berteriak dan mengoyak pagar hingga akhirnya terjatuh bersama pagar tersebut.

"Korban diangkat oleh seseorang yang tidak teman korban kenal dengan kondisi muka dan hidung yang mengeluarkan darah," jelasnya.

Korban sempat dievakuasi ke IGD RS UKI Cawang Jakarta Timur. Namun, naas nyawa korban tidak tertolong.

Saat ini polisi telah melakukan olah TKP, dan masih mengumpulkan alat bukti terkait kematian korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Mahasiswa UKI Cawang Ditemukan Tewas di Kampus, Begini Kata Polisi

Geger Mahasiswa UKI Cawang Ditemukan Tewas di Kampus, Begini Kata Polisi

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 07:41 WIB

Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan Setelah Pengantin Pria Mabuk dan Kalungkan Bunga ke Wanita Lain

Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan Setelah Pengantin Pria Mabuk dan Kalungkan Bunga ke Wanita Lain

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 06:35 WIB

Sumpit Nyangkut di Belakang Mata Selama 3 Minggu, Pria Ini Tak Sadar!

Sumpit Nyangkut di Belakang Mata Selama 3 Minggu, Pria Ini Tak Sadar!

News | Sabtu, 25 Januari 2025 | 16:58 WIB

Tolak Ngasih Uang Rp2.000, Pria di Cempaka Putih Ditusuk Pengamen Punk Mabuk

Tolak Ngasih Uang Rp2.000, Pria di Cempaka Putih Ditusuk Pengamen Punk Mabuk

News | Sabtu, 25 Januari 2025 | 15:36 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:09 WIB

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

×