Tokoh Oposisi Iran Mehdi Karroubi Akhirnya Bebas!

Bella

Senin, 17 Maret 2025 | 20:33 WIB
Tokoh Oposisi Iran Mehdi Karroubi Akhirnya Bebas!
Tokoh oposisi Iran, Mehdi Karroubi, akhirnya dibebaskan dari tahanan rumah pada Senin (18/3) (Sumber:x.com)

Suara.com - Tokoh oposisi Iran, Mehdi Karroubi, akhirnya dibebaskan dari tahanan rumah pada Senin (18/3) setelah 14 tahun menjalani pembatasan ketat.

Kabar ini dikonfirmasi oleh media pemerintah dan semi-resmi Iran. Sementara itu, sekutunya, Mirhossein Mousavi, juga dijadwalkan akan dibebaskan dalam beberapa bulan mendatang.

Karroubi, 87 tahun, bersama dengan Mousavi, 83 tahun, merupakan dua tokoh reformis dalam pemilihan presiden 2009.

Tokoh oposisi Iran, Mehdi Karroubi, akhirnya dibebaskan dari tahanan rumah pada Senin (18/3) (Sumber:x.com)
Tokoh oposisi Iran, Mehdi Karroubi, akhirnya dibebaskan dari tahanan rumah pada Senin (18/3) (Sumber:x.com)

Mereka menentang kemenangan presiden garis keras Mahmoud Ahmadinejad yang memicu demonstrasi besar-besaran dengan tuduhan kecurangan pemilu.

Akibatnya, pada tahun 2011, keduanya dijatuhi tahanan rumah tanpa melalui proses peradilan terbuka.

Putra Mehdi Karroubi, Hossein Karroubi, mengatakan kepada surat kabar semi-resmi Jamaran bahwa petugas keamanan telah memberi tahu ayahnya tentang pencabutan tahanan rumahnya atas perintah Kepala Kehakiman Iran.

Meskipun telah dinyatakan bebas, petugas keamanan masih akan tetap berada di rumah Karroubi hingga 8 April untuk memastikan keselamatannya.

Kantor berita resmi Iran, IRNA, juga melaporkan pembebasan Karroubi, meski tidak menyebutkan status tahanan rumah Mousavi.

Namun, Hossein Karroubi menegaskan bahwa ayahnya tidak akan menerima pembebasannya jika Mousavi masih ditahan.

baca juga

Pembebasan kedua tokoh ini sebelumnya telah menjadi janji kampanye Presiden Iran saat ini, Masoud Pezeshkian. Pezeshkian, yang dikenal sebagai sosok moderat, berkomitmen untuk mengurangi ketegangan politik dalam negeri dan mendorong rekonsiliasi nasional.

Keputusan ini dipandang sebagai langkah signifikan dalam dinamika politik Iran, terutama bagi kelompok reformis yang selama ini menyerukan lebih banyak kebebasan politik dan transparansi pemerintahan. Namun, masih belum jelas bagaimana dampak pembebasan ini terhadap lanskap politik Iran ke depan.

Profil Singkat

Mehdi Karroubi lahir pada 26 September 1937 di Aligudarz, Lorestan, Iran. Ia menempuh pendidikan Hukum Islam di Universitas Teheran. Setelah menyelesaikan studinya, Ia menempuh profesi sebagai Ulama sekaligus politikus

Ia lantas menyandang beberapa jabatan penting, diantaranya Ketua Parlemen Iran (1989–1992, 2000–2004), Sekretaris Jenderal Partai Kepercayaan Nasional.

Awal Kehidupan dan Karier Politik

Mehdi Karroubi lahir di Aligudarz, provinsi Lorestan, dan mendapatkan pendidikan keagamaan di Qom sebelum melanjutkan studi hukum Islam di Universitas Teheran. Sejak muda, ia aktif dalam gerakan politik yang menentang rezim monarki Shah Mohammad Reza Pahlavi, yang kemudian menggulingkannya dalam Revolusi Islam 1979.

Setelah revolusi, Karroubi menjadi anggota kunci dalam pemerintahan Iran yang baru dibentuk oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini. Ia dipercaya memimpin Yayasan Syuhada, sebuah lembaga yang bertanggung jawab atas kesejahteraan keluarga para martir revolusi dan perang Iran-Irak.

Peran dalam Pemerintahan dan Politik Reformis

Karroubi menduduki posisi Ketua Parlemen Iran dalam dua periode, yakni 1989-1992 dan 2000-2004. Sebagai anggota politikus garis reformis, ia aktif dalam berbagai kebijakan yang bertujuan memberikan ruang lebih bagi kebebasan sipil dan politik di Iran.

Pada tahun 2005, ia mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu Iran, tetapi kalah dari Mahmoud Ahmadinejad. Ia mengkritik keras proses pemilu yang dianggapnya tidak adil dan sarat kecurangan. Setelah kekalahannya, ia mendirikan Partai Kepercayaan Nasional (Etemad-e Melli), yang menjadi salah satu partai oposisi terkemuka di Iran.

Krisis Pemilu 2009 dan Tahanan Rumah

Pada pemilu 2009, Karroubi kembali mencalonkan diri melawan Ahmadinejad, bersama kandidat reformis lainnya, Mirhossein Mousavi. Hasil pemilu yang mengembalikan Ahmadinejad ke kursi presiden memicu protes besar-besaran di seluruh Iran, yang dikenal sebagai Gerakan Hijau. Karroubi dan Mousavi menjadi tokoh utama dalam gerakan ini, menuding adanya kecurangan dalam pemilu.

Akibat peran aktifnya dalam demonstrasi, Karroubi dijatuhi tahanan rumah pada 2011 oleh pemerintah Iran tanpa proses pengadilan.

Selama 14 tahun dalam tahanan rumah, ia tetap vokal dalam menentang kebijakan pemerintah, meskipun aksesnya terhadap dunia luar sangat terbatas.

Pada 18 Maret 2025, ia akhirnya dibebaskan setelah keputusan dari Kepala Kehakiman Iran, sebagai bagian dari janji kampanye Presiden Masoud Pezeshkian.

Namun, status politiknya ke depan masih menjadi tanda tanya, terutama terkait pengaruhnya dalam dinamika oposisi Iran.

Warisan Politik

Mehdi Karroubi dianggap sebagai salah satu pemimpin reformis paling berpengaruh dalam politik Iran modern.
Meskipun mengalami penindasan politik, ia tetap menjadi simbol perlawanan terhadap otoritarianisme dan terus memperjuangkan kebebasan sipil di Iran.

Pembebasannya menandai perubahan signifikan dalam lanskap politik Iran dan dapat membuka jalan bagi kebangkitan kembali gerakan reformis di negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Yaman Membara: AS Serang Houthi, Iran Bantah Terlibat, Gencatan Senjata Gaza Terancam!

Konflik Yaman Membara: AS Serang Houthi, Iran Bantah Terlibat, Gencatan Senjata Gaza Terancam!

News | Senin, 17 Maret 2025 | 09:30 WIB

Sanksi AS Terkait Nuklir Disebut Ilegal, Tiongkok dan Rusia Desak Akhiri Tekanan ke Iran

Sanksi AS Terkait Nuklir Disebut Ilegal, Tiongkok dan Rusia Desak Akhiri Tekanan ke Iran

News | Jum'at, 14 Maret 2025 | 20:58 WIB

Mirip Kisah di Alkitab, Fenomena Hujan Darah di Iran Bikin Merinding

Mirip Kisah di Alkitab, Fenomena Hujan Darah di Iran Bikin Merinding

Tekno | Jum'at, 14 Maret 2025 | 13:10 WIB

Viral! Pantai di Iran Mendadak Berwarna Merah Darah Setelah Hujan, Apa yang Terjadi?

Viral! Pantai di Iran Mendadak Berwarna Merah Darah Setelah Hujan, Apa yang Terjadi?

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 14:20 WIB

AS Desak PBB Kecam Aktivitas Nuklir Iran, Sebut Sebagai Bentuk Perilaku Kurang Ajar

AS Desak PBB Kecam Aktivitas Nuklir Iran, Sebut Sebagai Bentuk Perilaku Kurang Ajar

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 10:01 WIB

Trump Kirim Surat Rahasia ke Iran Lewat UEA! Apa Isinya?

Trump Kirim Surat Rahasia ke Iran Lewat UEA! Apa Isinya?

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 09:00 WIB

Tiongkok, Rusia, Iran Gelar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Nuklir dan Ancaman Houthi

Tiongkok, Rusia, Iran Gelar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Nuklir dan Ancaman Houthi

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 09:05 WIB

Iran Tolak Negosiasi Nuklir di Bawah Tekanan AS

Iran Tolak Negosiasi Nuklir di Bawah Tekanan AS

News | Senin, 10 Maret 2025 | 14:36 WIB

Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

News | Senin, 10 Maret 2025 | 08:10 WIB

Israel Siapkan Serangan ke Iran? Latihan Militer di Gunung Hermon Ungkap Skenario Perang 2025!

Israel Siapkan Serangan ke Iran? Latihan Militer di Gunung Hermon Ungkap Skenario Perang 2025!

News | Sabtu, 08 Maret 2025 | 16:11 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×